Mendagri Minta Pemda NTT Segera Data Kerusakan Sekolah dan Rumah Ibadah Akibat Gempa

Selasa, 18 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto: Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian saat meninjau lokasi bencana gempa di Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, NTT, Senin (17/8/2026).

Keterangan foto: Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian saat meninjau lokasi bencana gempa di Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, NTT, Senin (17/8/2026).

Manggarai Timur, NagaNews.co – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta pemerintah daerah (Pemda) di Nusa Tenggara Timur untuk segera melakukan pendataan menyeluruh terhadap sekolah dan rumah ibadah yang rusak akibat gempa. Permintaan itu disampaikan usai ia meninjau langsung lokasi masjid yang roboh di Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Senin (17/8/2026).

Menurut Mendagri, data akurat mengenai tingkat kerusakan kedua fasilitas publik tersebut sangat krusial agar kementerian terkait dapat bergerak cepat melakukan perbaikan. Dengan demikian, kebutuhan masyarakat akan pendidikan dan tempat ibadah tetap terjamin.

“Pak Bupati, tolong didatakan sekolah-sekolah dan rumah ibadah, berapa jumlah SD, SMP, SMA, atau PAUD. Lalu kategorikan tingkat kerusakannya: ringan, sedang, atau berat. Semakin cepat didata, semakin cepat kita turun tangan,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mendagri mengungkapkan bahwa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) selama ini terbukti sigap dalam menangani persoalan pendidikan pascabencana. Ia mencontohkan, dari 4.922 sekolah yang rusak akibat longsor di Sumatera—meliputi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat—hampir 80 hingga 90 persen kini sudah direhabilitasi dan beroperasi normal kembali.

“Di Sumatera itu 4.922 sekolah rusak. Sebagian besar sudah 80-90 persen selesai direhab dan direkonstruksi,” jelasnya.

Mendagri menegaskan, pemerintah pusat sangat memperhatikan kelangsungan pendidikan anak-anak di daerah terdampak bencana. Untuk bangunan sekolah dengan kerusakan berat, Kemendikdasmen akan mengirimkan tenda darurat serta perlengkapan belajar seperti kursi lipat agar proses belajar-mengajar tetap dapat berjalan.

“Yang utama kita pikirkan bagaimana proses belajar-mengajar tetap berjalan. Kemendikdasmen sudah punya perlengkapannya—tenda, kursi lipat, dan lain-lain,” ujarnya.

Setelah berkeliling dan berdialog dengan para pengungsi di posko, Mendagri juga menyempatkan diri mengunjungi SMP Abdurrahman Wahid di Kecamatan Lamba Leda Utara yang mengalami kerusakan parah. Di sekolah yang terletak di pesisir utara Manggarai Timur itu, ia menyerahkan bantuan pribadi secara langsung kepada pengurus sekolah. (MS**)

Penulis : MS

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Opini: Karhutla Bukan Musibah, Melainkan Pelanggaran Amanah
Dua Excavator Dikerahkan, Pemko Langsa Percepat Normalisasi Krueng Langsa
Gerak Cepat Tangani Banjir, Pemko Langsa Bantu Warga dan Tinjau Aliran Sungai
NagaNews.co Tegaskan Berita Dana Desa Sesuai Kode Etik, Bantah Tudingan Giring Opini Tanpa Bukti
Dituding Opini Tanpa Data, NagaNews.co Tegaskan Pemberitaan Berdasar Konfirmasi
Kunjungi SLH Gunung Moria, Wamendagri Ribka Haluk Dorong Anak-Anak Tanah Papua Jadi Agen Perubahan
Demo Kejati Riau: Massa Minta Kebun Sawit Sitaan Tak Kembali ke Oligarki
Mendagri Tito Dukung Perkada Tapteng: Saya Back Up Jika DPRD Tak Setuju
Berita ini 10 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 18:05 WIB

Opini: Karhutla Bukan Musibah, Melainkan Pelanggaran Amanah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:22 WIB

Dua Excavator Dikerahkan, Pemko Langsa Percepat Normalisasi Krueng Langsa

Sabtu, 12 September 2026 - 13:54 WIB

Gerak Cepat Tangani Banjir, Pemko Langsa Bantu Warga dan Tinjau Aliran Sungai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:06 WIB

NagaNews.co Tegaskan Berita Dana Desa Sesuai Kode Etik, Bantah Tudingan Giring Opini Tanpa Bukti

Jumat, 11 September 2026 - 23:47 WIB

Dituding Opini Tanpa Data, NagaNews.co Tegaskan Pemberitaan Berdasar Konfirmasi

Berita Terbaru

Penulis: Muhammad Rusdi bin Muhammaddiah, Lc. MA
(Dosen Fakultas Syariah IAIN Langsa)

Berita

Opini: Karhutla Bukan Musibah, Melainkan Pelanggaran Amanah

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:05 WIB