Batik Mandau dan Batik Dumai: Kemandirian Ekonomi yang Dilukis dalam Helai Pelestarian Budaya

Sabtu, 3 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto: Pengerajin Batik Mandau saat bekerja di Workshop binaan PHR.

Keterangan foto: Pengerajin Batik Mandau saat bekerja di Workshop binaan PHR.

Pekanbaru, NagaNews.co – Dua wanita piawai melukiskan canting di atas kain putih. Jemari mereka lentur mengikuti garis dan pola yang menawan. Seketika, kain putih yang dibentang dengan bingkai lima meter persegi itu berubah menjadi kain batik yang cantik, lengkap dengan ornamen khas Tanah Melayu.

“Ini namanya motif nenas,” kata Aslinda, pengrajin batik, saat ditemui di Workshop Batik Mandau, Jalan Jenderal Sudirman, Duri, Bengkalis, Riau.

Pengrajin lainnya tampak teliti membuat pola batik menggunakan canting cap. Motifnya tak kalah menarik, membentuk gambar pompa angguk yang lazim terlihat di lapangan industri migas. Motif pompa angguk belakangan menjadi ikon Batik Mandau. Tak sekadar unik, motif pompa angguk memiliki makna dan filosofi yang melekat dengan kehidupan masyarakat Duri, Bengkalis, sebagai daerah pemilik lapangan migas terbesar di Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain motif bernuansa migas, Batik Mandau yang digerakkan oleh sekelompok perempuan kreatif dari Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kecamatan Mandau ini tak lantas melupakan aspek budaya Melayu. Berbagai motif batik bernuansa Melayu juga ditawarkan, mulai dari pucuk rebung, bunga melati, daun duri, bolu kemojo, hingga lambang “Bermasa”, semboyan Kabupaten Bengkalis yang merupakan singkatan dari bermarwah, maju, dan sejahtera.

Batik Mandau merupakan salah satu pusat kerajinan ekonomi kreatif binaan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona Rokan. Melalui program Community Involvement and Development (CID), PHR menggandeng Politeknik Bengkalis untuk mendukung aktivitas kerajinan batik PKK Mandau. Keberadaan Batik Mandau dan Batik Dumai berangkat dari semangat kaum perempuan untuk terus berkarya. Gayung bersambut, semangat berkreasi itu didukung penuh Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Kota Dumai, dan Pertamina Hulu Rokan.

“PHR sangat memperhatikan kami, mendukung peralatan membatik mulai dari canting, cap, dan perlengkapan lainnya,” kata Ketua Tim Penggerak PKK Mandau, Dewi Asdinar.

Batik Mandau perlahan bergerak maju dan berkembang. Produk kain Batik Mandau mulai dikenal di seantero Riau. Pesanan berdatangan, mulai dari instansi pemerintahan hingga perusahaan.

Kota Dumai tak kalah menarik. TP PKK Dumai juga memiliki batik unggulan, yakni Sunting Putri Tujuh yang terinspirasi dari budaya dan cerita rakyat asal usul daerah itu. Ada juga motif periuk beruk, berbentuk tumbuhan kantong semar yang unik, bunga kembang loyang, dan bunga tanjung sebagai representasi flora khas Kota Dumai, serta tak ketinggalan motif kapal lancang kuning sebagai simbol kejayaan Melayu. Motif-motif tersebut tersusun rapi di galeri Batik Dumai, Aula Khairul Anwar, Jl. Putri Tujuh, Komplek Perumahan Wali Kota Dumai.

Kreativitas para anggota yang mampu menghasilkan kain bermotif indah itu kini berkembang menjadi kegiatan produktif. Pemasarannya terus dikembangkan. Galeri Batik Dumai juga dapat ditemui di pusat pertokoan sekitar Dumai Islamic Center (DIC) dan toko daring. Pemesannya pun beragam, mulai dari perorangan hingga instansi pemerintahan, baik lokal maupun luar daerah, bahkan wisatawan Malaysia. Ketua TP PKK Kota Dumai, Leni Ramaini, mengapresiasi kontribusi PHR atas kemajuan Batik Dumai. Pelatihan membatik yang digelar PHR tidak sekadar mengasah keterampilan, tetapi kini mampu memberikan dampak ekonomi bagi anggotanya.

PHR terus berkomitmen mendukung keberlanjutan warisan budaya nusantara sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di sekitar area operasinya. Melalui program Community Development and Involvement (CID), PHR secara konsisten mendampingi para pengrajin dan UMKM Batik Mandau dan Dumai agar terus maju dan berkembang. Dukungan PHR tidak hanya berfokus pada pelestarian seni dan budaya lokal, tetapi juga pada peningkatan kapasitas produksi, pelatihan manajemen usaha, bantuan sarana dan prasarana membatik, hingga pembukaan akses pasar yang lebih luas.

Kolaborasi yang baik antara PHR dan pemerintah daerah ini terbukti mampu menggerakkan potensi para perempuan lokal dan kelompok ibu rumah tangga hingga menjadi pelaku ekonomi kreatif yang mandiri. Melalui program pemberdayaan UMKM batik ini, Pertamina Hulu Rokan terus membuktikan komitmennya dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), dengan membuka akses pertumbuhan ekonomi serta penyediaan ruang berdaya bagi perempuan. (MS/Hms PHR)

Penulis : MS

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Ungkap Kasus Narkotika di Bumi Ratu, Polres Way Kanan Amankan Dua Tersangka dan Seorang ABH
LAMR Tepuk Tepung Tawar Kapolda Riau Arman Achdiat, Simbol Doa dan Restu Adat Melayu
Herry Heryawan Pamit, Arman Achdiat Resmi Lanjutkan Kepemimpinan Polda Riau
HUT ke-81 TNI, Polda Riau Gandeng Ratusan Buruh F. SPTI Hijaukan Lahan Eks Karhutla
Oknum ASN Aceh Timur Diduga Terlibat Aksi Demo Mengatasnamakan LSM, BKPSDM Diminta Turun Tangan
PHR Raih Upstream Energy Transformation Award, Perkuat Transformasi Digital Berbasis AI
Tragedi di Pantai Senekip Pambang, Dua Remaja Meninggal Dunia Terseret Arus Laut
Antisipasi Dampak Kabut Asap Karhutla, Rumkit dr. Sukirman Lanud Roesmin Nurjadin Bagikan Masker kepada Warga Pekanbaru
Berita ini 12 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Ungkap Kasus Narkotika di Bumi Ratu, Polres Way Kanan Amankan Dua Tersangka dan Seorang ABH

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:04 WIB

LAMR Tepuk Tepung Tawar Kapolda Riau Arman Achdiat, Simbol Doa dan Restu Adat Melayu

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Herry Heryawan Pamit, Arman Achdiat Resmi Lanjutkan Kepemimpinan Polda Riau

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:32 WIB

HUT ke-81 TNI, Polda Riau Gandeng Ratusan Buruh F. SPTI Hijaukan Lahan Eks Karhutla

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:13 WIB

Oknum ASN Aceh Timur Diduga Terlibat Aksi Demo Mengatasnamakan LSM, BKPSDM Diminta Turun Tangan

Berita Terbaru