KOPAZKA Desak Pemerintah Pusat Tetapkan Status Bencana Nasional untuk Banjir Aceh

Minggu, 7 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket. Foto : Ketua Umum KOPAZKA, Muhammad Mundzir,

Ket. Foto : Ketua Umum KOPAZKA, Muhammad Mundzir,

Aceh, NagaNews. Co – Korps Alumni IAIN Zawiyah Cot Kala Langsa (KOPAZKA) secara resmi mendesak pemerintah pusat **menetapkan status bencana nasional** menyusul banjir besar dan longsor yang semakin meluas di berbagai wilayah Aceh. Situasi di lapangan dilaporkan semakin memburuk, sebab puluhan ribu warga masih terisolir dan akses bantuan terhenti akibat rusaknya jalur transportasi utama.

Ketua Umum KOPAZKA, Muhammad Mundzir, dalam rilis mendadak yang diterima redaksi menyampaikan bahwa kondisi Aceh tidak lagi dapat ditangani oleh pemerintah daerah. Mundzir menegaskan bahwa *akses internasional harus segera dibuka* untuk mempercepat penyaluran bantuan dan evakuasi korban.

> “Sampai hari ini puluhan ribu warga masih terisolir dan belum mendapat bantuan. Kami meminta pemerintah pusat membuka izin bagi bantuan internasional dan menetapkan status bencana nasional,” tegas Mundzir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

*Kondisi Semakin Kritis*

Menurut laporan terbaru pemerintah Aceh, sejumlah wilayah pedalaman masih tidak dapat dijangkau. Jalur darat terputus total, jembatan roboh, dan beberapa daerah hanya dapat ditembus lewat jalur sungai. Petugas gabungan dilaporkan kesulitan mengevakuasi korban, bahkan **sejumlah jenazah belum dapat dievakuasi** akibat lumpur tebal dan akses yang terputus.

Di berbagai titik, warga masih bertahan di dataran tinggi tanpa logistik yang memadai. Kelangkaan BBM terjadi di banyak kabupaten, memicu lonjakan harga kebutuhan pokok dan memperparah situasi pengungsian.

*Rumah Sakit & Sekolah Lumpuh*

Rumah sakit serta puskesmas di lintas timur Aceh, termasuk Aceh Tamiang, Kota Langsa, Aceh Timur hingga Aceh Utara, dilaporkan *tidak lagi berfungsi optimal*. Banyak fasilitas terendam banjir, listrik padam, dan alat kesehatan rusak.

Di sektor pendidikan, sekolah-sekolah terpaksa diliburkan hingga pertengahan Desember setelah bangunan rusak dan dipenuhi lumpur. Ribuan fasilitas pendidikan dilaporkan tidak dapat digunakan.

*Kerugian Capai Triliunan Rupiah*

KOPAZKA menyebut kerusakan infrastruktur publik, rumah warga, fasilitas kesehatan, pendidikan, hingga layanan transportasi mencapai nilai *triliunan rupiah* Menurut mereka, skala kerusakan ini mustahil ditangani hanya dengan anggaran daerah.

> “Kerusakan ini masif. Pemerintah daerah tidak mungkin mampu menangani sendiri. Penetapan bencana nasional sangat mendesak,” tambah Mundzir.

KOPAZKA menyatakan langkah cepat pemerintah pusat sangat dibutuhkan untuk mempercepat evakuasi, memulihkan infrastruktur vital, dan memastikan tidak ada lagi warga yang terjebak tanpa bantuan.

Situasi Aceh disebut sebagai salah satu bencana terburuk dalam beberapa dekade terakhir, dengan dampak meluas ke hampir seluruh wilayah provinsi. (B.01/Ril)

Berita Terkait

Walikota Langsa Lantik 47 Geuchik Hasil Pilchiksung
Sentuh Hati Keluarga Prajurit, Kodam XIX/Tuanku Tambusai Salurkan Bantuan dan Dukungan Moral
Peringati HUT Kodam XIX/Tuanku Tambusai, Koramil 06/Siak dan Koramil 05/Siak Hulu Gelar Aksi Bersih-Bersih Pasar Bersama PAC PP Siak Hulu
Oknum P3K Langsa Bantah Tuduhan Mesum, Siap Tempuh Jalur Hukum
Kodam XIX/Tuanku Tambusai Matangkan Latihan Operasi Terintegrasi dan Kesiapan Satgas Pamtas Yonif 132/Bima Sakti
Revitalisasi Sekolah Diduga Menyimpang, Material Tak Sesuai Spesifikasi
Semarak Riau Bhayangkara Run 2026: Pangdam XIX Ikut Kawal Green Policing dan Lawan Karhutla
Ketua For-WIN Lampung Barat Sayangkan Kebijakan Star Energy Batasi Akses Media ke Proyek Geothermal
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:49 WIB

Walikota Langsa Lantik 47 Geuchik Hasil Pilchiksung

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:15 WIB

Sentuh Hati Keluarga Prajurit, Kodam XIX/Tuanku Tambusai Salurkan Bantuan dan Dukungan Moral

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:05 WIB

Peringati HUT Kodam XIX/Tuanku Tambusai, Koramil 06/Siak dan Koramil 05/Siak Hulu Gelar Aksi Bersih-Bersih Pasar Bersama PAC PP Siak Hulu

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:16 WIB

Oknum P3K Langsa Bantah Tuduhan Mesum, Siap Tempuh Jalur Hukum

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:04 WIB

Kodam XIX/Tuanku Tambusai Matangkan Latihan Operasi Terintegrasi dan Kesiapan Satgas Pamtas Yonif 132/Bima Sakti

Berita Terbaru

Keterangan Foto: Walikota Langsa, Jeffry Sentana S Putra, S.E., memimpin pengambilan sumpah dan pelantikan 47 geuchik terpilih dari lima kecamatan di Kota Langsa, Kamis (30/7/2026).

Berita

Walikota Langsa Lantik 47 Geuchik Hasil Pilchiksung

Kamis, 30 Jul 2026 - 11:49 WIB