Perkuat PAD, Pedagang Kue Lebaran Harus Terorganisir dan Terpusat di Satu Lokasi)

Sabtu, 14 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langsa, NagaNews.co – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1448 H/2026, aktivitas masyarakat di Kota Langsa mulai meningkat. Hal ini terpantau oleh NagaNews.co di sejumlah lokasi strategis tempat perbelanjaan, Sabtu (14 Maret 2026).

Berdasarkan pengamatan wartawan, terlihat masyarakat lalu lalang mencari berbagai keperluan sebagai persiapan untuk merayakan hari kemenangan. Seperti tahun-tahun sebelumnya, tradisi masyarakat Aceh pada momen Lebaran menjadikan baju baru dan kue kering sebagai fokus utama yang harus tersedia.

Di sisi lain, momen Lebaran tidak hanya memberikan keuntungan bagi para pedagang, tetapi juga berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui hasil sewa lapak yang dikelola oleh pihak ketiga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terkait hal tersebut, pihak ketiga yang dipercaya mengelola lapak para pedagang diharapkan mampu mengelompokkan mereka sesuai dengan jenis dagangan yang diperjualbelikan. Seperti yang telah berlangsung beberapa tahun terakhir, para pedagang kue Lebaran terpusat di lokasi Jalan Rel, Gampong Blang, tepatnya di kawasan arah Tugu.

Menyikapi hal itu, para pedagang kue Lebaran yang telah menyewa lapak di lokasi Jalan Rel arah Tugu, Gampong Blang, berharap pihak ketiga bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dapat menertibkan dan mengarahkan seluruh pedagang kue agar berjualan di satu tempat yang telah ditentukan.

“Kami sebagai pedagang kue Lebaran yang ada di lokasi Jalan Rel Gampong Blang berharap lokasi ini menjadi satu-satunya tempat penjualan kue Lebaran. Artinya, tidak boleh ada lapak lain yang berdiri di luar lokasi ini,” ujar salah seorang pedagang yang mewakili rekan-rekannya, Sabtu (14/3/2026).

Menurutnya, untuk mewujudkan hal tersebut, peran aktif pihak ketiga dan Satpol PP sangat diharapkan. Jika masih ada pedagang kue yang berjualan di lokasi lain dalam wilayah perkotaan, dikhawatirkan hal itu dapat menurunkan daya beli masyarakat ke lokasi resmi yang telah ditetapkan.

“Jika itu terjadi, tentu akan menjadi kendala bagi kami untuk memenuhi kewajiban, seperti biaya sewa lapak, biaya listrik, dan retribusi kebersihan. Karena itu, kami sangat mengharapkan peran pihak ketiga bersama Satpol PP,” ungkapnya.

Ia enggan menyebutkan namanya saat diminta identitasnya oleh NagaNews.co.

Sementara itu, pihak ketiga pengelola lapak pedagang Kota Langsa belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi terkait perkembangan situasi di lapangan hingga berita ini diterbitkan. (B.01)

Penulis : Baihaqi

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Mahasiswa KKN IAIN Langsa Gelar Sosialisasi dan Pendampingan Belajar di MIS Al-Muttaqin
Masyarakat Minta Satpol PP-WH Tingkatkan Pengawasan Tempat Gym di Langsa
Dua Hari Dilanda Hujan Intensitas Tinggi, Banjir Kembali Rendam Pemukiman Warga Tapanuli Tengah
Polsek Bunut Ringkus Pelaku Curanmor di Pelalawan, Satu DPO Masih Buron
Tinjau Banjir di Sipange, Bupati Masinton Pasaribu Instruksikan Percepatan Normalisasi Sungai
Bupati Tapteng dan Anggota DPR RI Rapidin Simbolon Salurkan Bantuan PIP kepada 148 Siswa
For-WIN Gelar Lomba Artikel Bertema “81 Tahun RI Merdeka, Apakah Kita Sudah Merdeka?”
Pembangunan Mangkrak, DPP-SPKN Sorot Dugaan Korupsi Pasar Bawah Pekanbaru dan Minta APH Periksa
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:06 WIB

Mahasiswa KKN IAIN Langsa Gelar Sosialisasi dan Pendampingan Belajar di MIS Al-Muttaqin

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:28 WIB

Masyarakat Minta Satpol PP-WH Tingkatkan Pengawasan Tempat Gym di Langsa

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:58 WIB

Dua Hari Dilanda Hujan Intensitas Tinggi, Banjir Kembali Rendam Pemukiman Warga Tapanuli Tengah

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Polsek Bunut Ringkus Pelaku Curanmor di Pelalawan, Satu DPO Masih Buron

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:27 WIB

Tinjau Banjir di Sipange, Bupati Masinton Pasaribu Instruksikan Percepatan Normalisasi Sungai

Berita Terbaru