Gempong Teulaga Tujuh, Wilayah Pesisir Yang Rentan Banjir

Minggu, 15 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket. Foto : kompleks perumahan Warga, yang rentan banjir

Ket. Foto : kompleks perumahan Warga, yang rentan banjir

Langsa, NagaNews. Co, – Gampong Teulaga Tujuh, yang lebih dikenal dengan nama Pusong Langsa, di Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa, merupakan wilayah pesisir yang rentan terhadap banjir.

Masalah banjir bukan hal baru bagi warga yang bermukim di sana. Pasalnya, setiap air laut pasang, debit air dengan cepat meluap masuk ke permukiman warga. Banjir yang dikenal sebagai banjir ROB ini mencapai ketinggian 50 cm hingga 100 cm.

Fenomena pasang surut air laut di wilayah tersebut tidak hanya menyebabkan terhentinya aktivitas warga. Banjir ROB yang terjadi sebulan sekali dengan ketinggian bervariasi, tergantung pada jarak bulan ke bumi, juga berdampak pada kerusakan rumah warga, terutama yang berada di titik-titik rawan banjir ROB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, informasi yang dihimpun media ini dari berbagai sumber warga Gampong setempat, pada Minggu (15 Maret 2026), menyebutkan bahwa sebelum banjir besar melanda Kota Langsa, rumah warga di Gampong Teulaga Tujuh hancur diterjang angin puting beliung yang disertai banjir ROB.

Menurut sejumlah sumber, bencana angin puting beliung dan banjir ROB besar tersebut terjadi pada 9 November 2025. Akibat bencana itu, diperkirakan sebanyak 103 rumah mengalami kerusakan pada bagian atap.

“Benar, sebelum banjir besar melanda wilayah Kota Langsa, Gampong kami Teulaga Tujuh sudah lebih dulu dihantam bencana. Angin puting beliung dan banjir ROB telah meluluhlantakkan tempat kediaman kami,” ujar seorang sumber.

“Atas kejadian tersebut, kami berharap kepedulian dari Pemerintah Kota (Pemko) Langsa. Alhamdulillah, untuk rumah warga yang rusak akibat banjir ROB dan angin puting beliung itu, disambut baik oleh Wali Kota Langsa dengan program rehab rumah warga terdampak banjir lainnya,” ungkap sumber itu menambahkan.

Atas bencana angin puting beliung yang menimpa permukiman warga di Gampong Teulaga Tujuh, sebagai wujud kepedulian Wali Kota Jeffry Sentana S. Putra, S.E., terhadap warganya, dua nama warga Gampong Teulaga Tujuh masuk dalam data penerima bantuan rehab rumah. Hal tersebut tercantum dalam lampiran Keputusan Wali Kota Langsa Nomor 151/900/2026 tanggal 12 Februari 2026.

Perlu diketahui, bencana banjir tidak hanya dirasakan warga Kota Langsa pada 26 November 2025. Lebih dari itu, warga Gampong Teulaga Tujuh setiap bulan mengalami banjir pasang surut air laut (ROB) dengan ketinggian yang bervariasi, sehingga perlu perhatian pemerintah.

Selain banjir ROB, bencana angin puting beliung juga terjadi di sana sebelum banjir besar melanda Kota Langsa. Dalam peristiwa tersebut, diperkirakan sebanyak 103 rumah mengalami kerusakan signifikan dan memerlukan perhatian dari pihak terkait di Pemko Langsa.

Atas fakta itu, Pemerintah Kota Langsa meminta agar masyarakat tidak terprovokasi oleh isu-isu negatif yang beredar, baik di media maupun sarana informasi lainnya. Pendataan yang dilakukan tim terkait Pemko Langsa telah melalui proses dan pertimbangan matang sesuai ketentuan yang berlaku. (B.01)

Penulis : Baihaqi

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Proyek Siring Irigasi APBN di Way Kanan Diduga Bermasalah, Dinding Diduga Hanya Polesan
Pemko Langsa Percepat Input Data SIKN-JIKN, Dorong Tata Kelola Kearsipan Digital yang Akuntabel
Program Unggulan Nikah Gratis Pemko Langsa Semakin Digandrungi Masyarakat, Ini Faktanya
Forum Diskusi Radio Riau Desak Komisioner KPID Segera Dilantik
Media Visit AJP 2026, PHR Dorong Kemandirian Kelompok Disabilitas di Zona Rokan
Rajut Kebersamaan, Wali Kota Langsa Silaturahmi dan Temu Ramah dengan Insan Pers
Abana Murdani Kembali Memimpin PW HUDA Kota Langsa Periode 2026–2030
Ribuan Pomparan Toga Sinaga Hadiri Pelantikan PPTSB Samosir, Pemkab Siap Perkuat Sinergi
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 17:04 WIB

Proyek Siring Irigasi APBN di Way Kanan Diduga Bermasalah, Dinding Diduga Hanya Polesan

Selasa, 22 September 2026 - 15:41 WIB

Pemko Langsa Percepat Input Data SIKN-JIKN, Dorong Tata Kelola Kearsipan Digital yang Akuntabel

Selasa, 22 September 2026 - 12:43 WIB

Program Unggulan Nikah Gratis Pemko Langsa Semakin Digandrungi Masyarakat, Ini Faktanya

Selasa, 22 September 2026 - 12:12 WIB

Forum Diskusi Radio Riau Desak Komisioner KPID Segera Dilantik

Selasa, 22 September 2026 - 11:37 WIB

Media Visit AJP 2026, PHR Dorong Kemandirian Kelompok Disabilitas di Zona Rokan

Berita Terbaru