Mangkrak 7 Tahun, Ninik Mamak dan Tokoh Masyarakat Rumbio Minta Pemerintah Lanjutkan Pembangunan Jembatan

Minggu, 29 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket. Foto : Ninik mamak dan tokoh masyarakat Kenegerian Umbio, meninjau Jembatan Pasar Rumbio yang terbengkalai sejak tujuh tahun lalu.

Ket. Foto : Ninik mamak dan tokoh masyarakat Kenegerian Umbio, meninjau Jembatan Pasar Rumbio yang terbengkalai sejak tujuh tahun lalu.

Kampar, NagaNews. Co, – Ninik mamak dan tokoh masyarakat Kenegerian Umbio meminta pembangunan Jembatan Pasar Rumbio yang terbengkalai sejak tujuh tahun lalu dilanjutkan kembali.

Hal ini disampaikan dalam musyawarah bersama yang digelar dalam rangka halalbihalal tahun 1447 Hijriah di Masjid Jami’ Kenegerian Umbio, Minggu (29/3/2026).

“Sejak wabah COVID-19 melanda, pembangunan jembatan ini terhenti. Karena itu, kita harus bergerak bersama dan menyamakan persepsi agar pembangunan Jembatan Pasar Rumbio ini kembali dilanjutkan oleh pemerintah,” kata Bustami HY, mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Bengkalis, saat memandu musyawarah tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Musyawarah tersebut dihadiri tokoh masyarakat Kenegerian Umbio, antara lain Prof. Munzir Hitami, Prof. Masadi, Dr. Nurhamin, Datuk Kampar Dr. (H.C.) Munasir, Ketua Komisi III DPRD Riau Edi Basri, Anggota DPRD Kampar Zulfan Azmi, Datuok Godang Kenegerian Umbio Edi Susanto beserta datuk seluruh persukuan, Camat Kampar, Camat Rumbio Jaya, 12 kepala desa se-Kenegerian Umbio, dan puluhan tokoh masyarakat lainnya.

Dalam musyawarah tersebut juga disepakati pembentukan Tim Percepatan Pembangunan Jembatan Pasar Rumbio yang terdiri dari 13 orang dari berbagai unsur dan keilmuan. Datuk Kampar H. Munasir ditunjuk sebagai ketua tim.

“Jembatan ini sangat penting untuk menghubungkan 12 desa yang ada di Kenegerian Umbio. Kami akan bergerak secepatnya, dimulai dengan mengumpulkan dukungan dari warga di 12 desa, dan akan beraudiensi dengan pihak pemerintah, baik Bupati Kampar, Gubernur Riau, maupun ke Kementerian PUPR,” kata Munasir.

Berbagai pandangan dan masukan juga disampaikan peserta musyawarah untuk terlaksananya pembangunan jembatan ini.
“Kami merasakan ketimpangan pembangunan infrastruktur antara Kenegerian Umbio dengan kenegerian lainnya. Inilah yang membuat kami anak kemenakan merasa miris, mengapa daerah kami tidak mendapat perhatian,” kata Jayusman, mantan Kepala Bidang (Kabid) Dispora Riau, yang hadir bersama A. Saat, mantan Kabid di Dinas PUPR Riau.

Usai bermusyawarah, ninik mamak dan tokoh masyarakat Kenegerian Umbio langsung meninjau kondisi tiang pancang penyangga jembatan yang mangkrak tersebut. (*rilis)

Penulis : MS

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Antrean Solar Subsidi Membeludak, Polsek Medan Labuhan Turun Atur Lalu Lintas di SPBU
Harga Bapokting di Kota Langsa Stabil Sepekan, Sejumlah Komoditas Alami Fluktuasi Ringan
Wamen Dikdasmen RI Kunjungi Sekolah Maitreyawira Dumai: Guru Adalah Arsitek Masa Depan Bangsa
Green Policing di Pesisir Dumai: Kapolda Riau Tanam Mangrove untuk Masa Depan Lancang Kuning
Peringatan Diabaikan, Wako Agung Tertibkan Kabel Semrawut: Provider Tak Berizin Kena Sanksi
Polda Riau Gelar Operasi Katarak Gratis untuk 310 Warga Sambut Hari Bhayangkara ke-80
Tahapan Pilchiksung Kota Langsa Berlanjut, P2G dari 47 Gampong Ikuti Bimbingan Teknis
Pemprov Riau Gelar Penandatanganan Pakta Integritas untuk SPMB Bersih dan Berkeadilan
Berita ini 23 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:18 WIB

Antrean Solar Subsidi Membeludak, Polsek Medan Labuhan Turun Atur Lalu Lintas di SPBU

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:35 WIB

Harga Bapokting di Kota Langsa Stabil Sepekan, Sejumlah Komoditas Alami Fluktuasi Ringan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:25 WIB

Wamen Dikdasmen RI Kunjungi Sekolah Maitreyawira Dumai: Guru Adalah Arsitek Masa Depan Bangsa

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:52 WIB

Green Policing di Pesisir Dumai: Kapolda Riau Tanam Mangrove untuk Masa Depan Lancang Kuning

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:26 WIB

Peringatan Diabaikan, Wako Agung Tertibkan Kabel Semrawut: Provider Tak Berizin Kena Sanksi

Berita Terbaru