Janji Jatah Hidup (Jadup) Banjir Langsa Tak Kunjung Cair, Warga: Jangan Beri Harapan Palsu

Senin, 25 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Benner foto Mak-mak, yang meminta kejelasan pembagian Jadup

Keterangan foto : Benner foto Mak-mak, yang meminta kejelasan pembagian Jadup

Langsa, NagaNews.co, – Nilai bantuan Jatah Hidup (Jadup) untuk korban banjir yang akan diberikan pemerintah pusat melalui kementerian terkait, bukanlah persoalan utama bagi masyarakat terdampak banjir di Kota Langsa.

Yang menjadi masalah adalah janji yang lebih mengikat dan berujung pada harapan, namun harapan itu tak kunjung kesampaian hingga akhirnya membuahkan kekecewaan mendalam. Terkait realita tersebut, sejumlah warga mengungkapkan bahwa pemerintah pusat melalui kementerian terkait jangan memberi harapan palsu jika Jadup tidak segera dicairkan.

“Kalau hanya janji-janji ada bantuan Jadup yang akan diberikan kepada korban terdampak banjir, tapi tidak kunjung terealisasi, buat apa dijanjikan? Jangan beri harapan palsu yang bisa memicu kegaduhan di daerah,” ungkap salah seorang warga dalam bincang-bincangnya di salah satu warung kopi di Kota Langsa, Senin (25/5/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, warga menjelaskan bahwa semua data nama penerima Jadup sudah dikirimkan oleh Dinas Sosial Langsa ke kementerian. Namun, kepastian pencairannya tidak satu pun orang berani menjamin.

“Petugas yang ada di pusat juga bungkam, tidak ada instruksi atau pemberitahuan kapan bantuan Jadup bisa cair. Kami berharap, dan kami kecewa atas janji yang tidak kunjung terealisasi,” ucap warga tersebut lirih mengakhiri perbincangannya.

Sementara itu, warga lainnya menyatakan dugaan bahwa pemerintah pusat melalui kementerian terkait sengaja ingin membuat gaduh situasi di wilayah dengan janji bantuan Jadup.

“Perlu diingat, situasi Kota Langsa sebelumnya aman dan kondusif. Tapi karena ada janji pemberian Jadup yang tidak kunjung terealisasi, hal itu telah memicu berbagai reaksi dampak dari kekecewaan masyarakat yang sasarannya justru ke Pemerintah Kota Langsa,” ujarnya.

“Seharusnya hal itu tidak perlu terjadi jika pemerintah pusat cepat tanggap dengan keluh kesah yang berbalut harapan, bahwa Jadup akan segera cair dan diterima oleh warga terdampak banjir Kota Langsa. Namun hingga hari ini masih terindikasi harapan palsu, tidak ada kepastian yang konkret atas bantuan Jadup tersebut,” tutupnya. (B.01)

Penulis : Baihaqi

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Dua Hari Dilanda Hujan Intensitas Tinggi, Banjir Kembali Rendam Pemukiman Warga Tapanuli Tengah
Polsek Bunut Ringkus Pelaku Curanmor di Pelalawan, Satu DPO Masih Buron
Tinjau Banjir di Sipange, Bupati Masinton Pasaribu Instruksikan Percepatan Normalisasi Sungai
Bupati Tapteng dan Anggota DPR RI Rapidin Simbolon Salurkan Bantuan PIP kepada 148 Siswa
For-WIN Gelar Lomba Artikel Bertema “81 Tahun RI Merdeka, Apakah Kita Sudah Merdeka?”
Pembangunan Mangkrak, DPP-SPKN Sorot Dugaan Korupsi Pasar Bawah Pekanbaru dan Minta APH Periksa
Ketua Umum FOR-WIN: “Permintaan Maaf Akhiri Perkara, Tapi Tak Hapus Luka Marwah Wartawan”
Program PKG/CKG Pusat Sukses Digalakkan Dinkes Langsa, Peserta Tembus Ribuan Orang
Berita ini 168 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:58 WIB

Dua Hari Dilanda Hujan Intensitas Tinggi, Banjir Kembali Rendam Pemukiman Warga Tapanuli Tengah

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Polsek Bunut Ringkus Pelaku Curanmor di Pelalawan, Satu DPO Masih Buron

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:27 WIB

Tinjau Banjir di Sipange, Bupati Masinton Pasaribu Instruksikan Percepatan Normalisasi Sungai

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:14 WIB

Bupati Tapteng dan Anggota DPR RI Rapidin Simbolon Salurkan Bantuan PIP kepada 148 Siswa

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:59 WIB

For-WIN Gelar Lomba Artikel Bertema “81 Tahun RI Merdeka, Apakah Kita Sudah Merdeka?”

Berita Terbaru