Anggaran Rilis Berita Makin Menyusut, Kinerja Kominfo Dipertanyakan

Kamis, 4 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Karikatur kinerja Kepala Dinas Kominfo Kota Langsa.

Keterangan foto : Karikatur kinerja Kepala Dinas Kominfo Kota Langsa.

Langsa, NagaNews.co, – Kinerja Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Langsa mulai dipertanyakan. Dinas yang seharusnya menjadi wadah bagi pekerja media itu dinilai lemah dalam memperjuangkan hak-hak wartawan dan pekerja pers di wilayah setempat.

Berdasarkan pantauan NagaNews.co, indikasi melemahnya kinerja Kominfo terlihat dari peran yang tidak berpihak pada kesejahteraan pekerja pers.

Indikasi ini semakin kuat setelah muncul kebijakan yang mewajibkan pekerja media mitra Kominfo menyerahkan 10 rilis berita. Padahal, satu rilis hanya dihargai Rp15.000.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara keseluruhan, total pembayaran yang akan diterima pekerja pers hanya Rp150.000, belum termasuk potongan pajak dan biaya cetak atau print berita.

Sebelumnya, Kominfo Kota Langsa pernah merealisasikan pembayaran untuk 50 lembar rilis. Namun kali ini, jumlah rilis yang diminta jauh lebih sedikit dibanding periode sebelumnya.

Selain nilai yang rendah, proses pembayaran rilis juga terindikasi berbelit-belit. Hingga kini, pekerja media yang sudah menyerahkan 10 rilis mengaku belum menerima anggaran tersebut.

“Belum masuk anggaran rilis ke rekening. Rilis sudah kami serahkan ke Kominfo sebelum Lebaran Idul Adha untuk diproses, tapi sampai sekarang belum cair. Atas hal itu, layak kita pertanyakan kinerja Kominfo selama ini,” ujar salah seorang pekerja pers di wilayah Kota Langsa.

Sementara itu, NagaNews.co juga menemukan indikasi kurangnya kepedulian dari dinas yang menaungi pekerja media tersebut. Sejak momen Idul Fitri hingga Idul Adha, tidak ada bentuk kompensasi apa pun yang diberikan Kominfo.

Fakta ini sangat berbeda dengan kondisi sebelumnya, di mana meskipun anggaran terbatas, kepedulian Kominfo saat itu tetap berjalan.

Sebagai perimbangan pemberitaan, Kepala Dinas Kominfo Kota Langsa, Ade Putra Wijaya Siregar, ST., MM., saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu mengakui bahwa rilis berita kali ini terpaksa dibagi rata karena anggaran yang sangat terbatas, hanya sekitar Rp20 juta.

“Enggak ada anggaran, cuma Rp20 jutaan untuk kami realisasikan ke awak media yang jumlahnya seratusan orang lebih. Saya tidak mau jadi pembicaraan nantinya. Makanya saya bagi rata sesuai anggaran yang tersedia,” ungkap Putra pasrah dengan keadaan. (B.01)

Penulis : Baihaqi

Editor : Redaksi

Berita Terkait

BPBD Juara Badminton Antarinstansi, Suhartini Apresiasi Sportivitas ASN Langsa
Camat Buway Bahuga Tanggapi Dugaan Proyek Asal Jadi di Sritunggal, Dana APBN Jadi Sorotan
Sabu Senilai Rp84,5 Miliar Digagalkan Masuk Riau, Dua Kurir Dibekuk
Mahasiswa Unilak dan UIR Geruduk Kantor Gubernur Riau, Desak Penanganan Karhutla hingga Transparansi Beasiswa
Karhutla Seluas 3 Hektare di Bengkalis Padam, TNI dan Tim Gabungan Bergerak Cepat
Polres Kampar Bongkar Peredaran 1,1 Kg Sabu, Kurir Dibayar Rp500 Ribu
PHR Ajak Anak Usia Dini Belajar Beternak dan Bertani, Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini
Sambut Mahasiswa Baru, HIMPALA Langsa Tutup PMB 2026/2027 dengan Tradisi Bakar Batu
Berita ini 98 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:56 WIB

BPBD Juara Badminton Antarinstansi, Suhartini Apresiasi Sportivitas ASN Langsa

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Camat Buway Bahuga Tanggapi Dugaan Proyek Asal Jadi di Sritunggal, Dana APBN Jadi Sorotan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:37 WIB

Sabu Senilai Rp84,5 Miliar Digagalkan Masuk Riau, Dua Kurir Dibekuk

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Mahasiswa Unilak dan UIR Geruduk Kantor Gubernur Riau, Desak Penanganan Karhutla hingga Transparansi Beasiswa

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Karhutla Seluas 3 Hektare di Bengkalis Padam, TNI dan Tim Gabungan Bergerak Cepat

Berita Terbaru