Manggarai Timur, NagaNews.co – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta pemerintah daerah (Pemda) di Nusa Tenggara Timur untuk segera melakukan pendataan menyeluruh terhadap sekolah dan rumah ibadah yang rusak akibat gempa. Permintaan itu disampaikan usai ia meninjau langsung lokasi masjid yang roboh di Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Senin (17/8/2026).
Menurut Mendagri, data akurat mengenai tingkat kerusakan kedua fasilitas publik tersebut sangat krusial agar kementerian terkait dapat bergerak cepat melakukan perbaikan. Dengan demikian, kebutuhan masyarakat akan pendidikan dan tempat ibadah tetap terjamin.
“Pak Bupati, tolong didatakan sekolah-sekolah dan rumah ibadah, berapa jumlah SD, SMP, SMA, atau PAUD. Lalu kategorikan tingkat kerusakannya: ringan, sedang, atau berat. Semakin cepat didata, semakin cepat kita turun tangan,” tegasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mendagri mengungkapkan bahwa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) selama ini terbukti sigap dalam menangani persoalan pendidikan pascabencana. Ia mencontohkan, dari 4.922 sekolah yang rusak akibat longsor di Sumatera—meliputi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat—hampir 80 hingga 90 persen kini sudah direhabilitasi dan beroperasi normal kembali.
“Di Sumatera itu 4.922 sekolah rusak. Sebagian besar sudah 80-90 persen selesai direhab dan direkonstruksi,” jelasnya.
Mendagri menegaskan, pemerintah pusat sangat memperhatikan kelangsungan pendidikan anak-anak di daerah terdampak bencana. Untuk bangunan sekolah dengan kerusakan berat, Kemendikdasmen akan mengirimkan tenda darurat serta perlengkapan belajar seperti kursi lipat agar proses belajar-mengajar tetap dapat berjalan.
“Yang utama kita pikirkan bagaimana proses belajar-mengajar tetap berjalan. Kemendikdasmen sudah punya perlengkapannya—tenda, kursi lipat, dan lain-lain,” ujarnya.
Setelah berkeliling dan berdialog dengan para pengungsi di posko, Mendagri juga menyempatkan diri mengunjungi SMP Abdurrahman Wahid di Kecamatan Lamba Leda Utara yang mengalami kerusakan parah. Di sekolah yang terletak di pesisir utara Manggarai Timur itu, ia menyerahkan bantuan pribadi secara langsung kepada pengurus sekolah. (MS**)
Penulis : MS
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Puspen Kemendagri






