Pekanbaru, NagaNews.co, – Semangat kebersamaan dan pelestarian budaya antar-etnis menjelang Kenduri Akbar Melayu Nusantara 2026 kian menguat. Ketua Harian Ikatan Batak Riau (IKBR), Fajar Menanti Simanjuntak, secara resmi menyatakan dukungan terhadap pemecahan Rekor MURI pemakaian 9.000 tanjak, yang menjadi salah satu agenda utama dalam perhelatan tersebut.
Pernyataan dukungan disampaikan dalam pertemuan silaturahmi yang berlangsung hangat pada Selasa siang, 26 Mei 2026, di Pekanbaru. Kehadiran tokoh masyarakat Batak Riau yang juga pernah menjadi anggota DPRD Riau itu, disambut langsung oleh Panglima Barisan Muda Laskar Melayu Bijuangsa Nusantara, Indra Gunawan, S.E., didampingi Sekretaris Jenderal Tega Maulana Fitra, S.I.P.
Turut hadir Ketua DPW Riau Rumpun Masyarakat Riau Bersatu (RMRB), Putra Rezeky, S.Pd.I, Sekjen RMRB Ramadani, serta tokoh muda Riau, Erlangga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Panglima Barisan Muda Laskar Melayu Bijuangsa Nusantara, Indra Gunawan, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas dukungan moril dari keluarga besar Batak Riau.
“Dukungan dari Bang Fajar Menanti Simanjuntak dan IKBR adalah bukti nyata bahwa kebudayaan Melayu adalah payung negeri yang merangkul semua suku di Bumi Lancang Kuning. Pertemuan ini bukan sekadar seremonial, melainkan simbol kuatnya sinergi dan harmoni antar-etnis di Riau,” ujar Indra.
Sementara itu, Fajar Menanti Simanjuntak menegaskan bahwa sebagai bagian dari masyarakat Riau, komunitas Batak berkomitmen penuh menjaga, menghormati, dan menyukseskan agenda kebudayaan tempatan.
“Ini bukan hanya milik masyarakat Melayu, tetapi kebanggaan bagi seluruh warga Riau,” tegasnya.
Kenduri Akbar Melayu Nusantara 2026 diproyeksikan menjadi salah satu festival budaya terbesar tahun ini. Pemakaian 9.000 tanjak secara serentak dirancang untuk menggaungkan identitas budaya Melayu sekaligus menarik perhatian pariwisata nasional melalui piagam penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Pertemuan silaturahmi yang berlangsung interaktif itu diakhiri dengan diskusi teknis keterlibatan berbagai elemen masyarakat serta foto bersama sebagai simbol solidnya persatuan lintas suku di Provinsi Riau. (MS***)
Penulis : MS
Editor : Redaksi






