Tragedi di Pantai Senekip Pambang, Dua Remaja Meninggal Dunia Terseret Arus Laut

Jumat, 9 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto: Personel TNI AL bersama Basarnas mengevakuasi korban yang terseret arus dan gelombang laut di Pantai Senekip, Desa Teluk Pambang, Bengkalis.

Keterangan foto: Personel TNI AL bersama Basarnas mengevakuasi korban yang terseret arus dan gelombang laut di Pantai Senekip, Desa Teluk Pambang, Bengkalis.

Bengkalis, NagaNews.co – Tiga remaja yang hendak memancing di Pantai Senekip, Desa Teluk Pambang, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, terseret arus dan gelombang laut saat air pasang, Jumat (9/10/2026).

Dalam peristiwa tersebut, dua orang ditemukan meninggal dunia, sementara satu lainnya berhasil selamat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ketiga remaja tersebut hendak menuju lokasi pemancingan dengan berjalan kaki menyusuri pantai. Lokasi yang dituju berada tidak jauh dari tambak udang setempat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, saat melintas di kawasan batu pemecah gelombang sekitar pukul 09.40 WIB, kondisi air laut sedang pasang dengan arus yang cukup kuat. Ketiganya kemudian terseret gelombang dan hanyut.
Kepala Desa Teluk Pambang, M. Ali B., membenarkan peristiwa tersebut saat dikonfirmasi wartawan.

Ia menjelaskan, setelah dilakukan pencarian selama beberapa jam, tim gabungan bersama warga berhasil menemukan ketiga korban. Dua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sedangkan satu korban lainnya berhasil diselamatkan.

“Korban sebanyak tiga orang terseret air pasang dan gelombang saat hendak memancing sekitar pukul 09.40 WIB pagi tadi di Pantai Senekip, Desa Teluk Pambang. Dua orang sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan satu orang lagi selamat,” ungkap M. Ali B., Jumat (9/10/2026).

Proses pencarian dan evakuasi melibatkan warga serta perangkat desa setempat, dengan bantuan TNI Angkatan Laut (TNI AL) Bantan, Basarnas, dan sejumlah instansi terkait.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama ketika air laut pasang dan arus sedang kuat. (N.03)

Penulis : N. 03

Editor : Redaksi

Berita Terkait

BPBD Juara Badminton Antarinstansi, Suhartini Apresiasi Sportivitas ASN Langsa
Camat Buway Bahuga Tanggapi Dugaan Proyek Asal Jadi di Sritunggal, Dana APBN Jadi Sorotan
Sabu Senilai Rp84,5 Miliar Digagalkan Masuk Riau, Dua Kurir Dibekuk
Mahasiswa Unilak dan UIR Geruduk Kantor Gubernur Riau, Desak Penanganan Karhutla hingga Transparansi Beasiswa
Karhutla Seluas 3 Hektare di Bengkalis Padam, TNI dan Tim Gabungan Bergerak Cepat
Polres Kampar Bongkar Peredaran 1,1 Kg Sabu, Kurir Dibayar Rp500 Ribu
PHR Ajak Anak Usia Dini Belajar Beternak dan Bertani, Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini
Sambut Mahasiswa Baru, HIMPALA Langsa Tutup PMB 2026/2027 dengan Tradisi Bakar Batu
Berita ini 6 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:56 WIB

BPBD Juara Badminton Antarinstansi, Suhartini Apresiasi Sportivitas ASN Langsa

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Camat Buway Bahuga Tanggapi Dugaan Proyek Asal Jadi di Sritunggal, Dana APBN Jadi Sorotan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:37 WIB

Sabu Senilai Rp84,5 Miliar Digagalkan Masuk Riau, Dua Kurir Dibekuk

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Mahasiswa Unilak dan UIR Geruduk Kantor Gubernur Riau, Desak Penanganan Karhutla hingga Transparansi Beasiswa

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Karhutla Seluas 3 Hektare di Bengkalis Padam, TNI dan Tim Gabungan Bergerak Cepat

Berita Terbaru