Bengkalis, NagaNews.co – Tiga remaja yang hendak memancing di Pantai Senekip, Desa Teluk Pambang, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, terseret arus dan gelombang laut saat air pasang, Jumat (9/10/2026).
Dalam peristiwa tersebut, dua orang ditemukan meninggal dunia, sementara satu lainnya berhasil selamat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, ketiga remaja tersebut hendak menuju lokasi pemancingan dengan berjalan kaki menyusuri pantai. Lokasi yang dituju berada tidak jauh dari tambak udang setempat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, saat melintas di kawasan batu pemecah gelombang sekitar pukul 09.40 WIB, kondisi air laut sedang pasang dengan arus yang cukup kuat. Ketiganya kemudian terseret gelombang dan hanyut.
Kepala Desa Teluk Pambang, M. Ali B., membenarkan peristiwa tersebut saat dikonfirmasi wartawan.
Ia menjelaskan, setelah dilakukan pencarian selama beberapa jam, tim gabungan bersama warga berhasil menemukan ketiga korban. Dua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sedangkan satu korban lainnya berhasil diselamatkan.
“Korban sebanyak tiga orang terseret air pasang dan gelombang saat hendak memancing sekitar pukul 09.40 WIB pagi tadi di Pantai Senekip, Desa Teluk Pambang. Dua orang sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan satu orang lagi selamat,” ungkap M. Ali B., Jumat (9/10/2026).
Proses pencarian dan evakuasi melibatkan warga serta perangkat desa setempat, dengan bantuan TNI Angkatan Laut (TNI AL) Bantan, Basarnas, dan sejumlah instansi terkait.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama ketika air laut pasang dan arus sedang kuat. (N.03)
Penulis : N. 03
Editor : Redaksi






