Bahayakan Pengandara, Proyek Peningkatan Jalan Kawasan Unsam Diduga Dikerjakan Tidak Sesuai Spek

Sabtu, 1 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langsa, NagaNews.co, – Proyek Peningkatan jalan yang berada di kawasan Universitas Samudra, Kecamatan Langsa Lama Pemko Langsa berpotensi bahayakan pengguna jalan pada saat melintas melalui jalan yang menghubungkan satu Kampus ke Kampus lainnya dikawasan tersebut, Sabtu (1 Oktober 2025).

Dari amatan yang dilakukan media ini terlihat Base course yang diampar oleh rekanan diduga tidak sesuai spek. Pasalnya Base course yang sudah di ampar terlihat tidak mengikat satu sama lain.

Menurut salah seorang sumber yang paham dengan proyek jalan, Base course yang digunakan rekanan tersebut minim dari abu batu, akibatnya Base course terburai tidak mengikat satu sama lain.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Iya, kalau kita lihat dari material Base course yang digunakan oleh rekanan, ada dugaan kurangnya abu batu.

“Hal ini sambungnya lagi, bisa terlihat dari kondisi material yang terburai, tidak mengikat satu dengan lain, kondisi ini akan membahayakan bagi pengguna jalan yang melintas melalui jalan itu nantinya, ungkapnya..

Dalam pada itu, dari pantauan dilakukan media ini, dilokasi proyek tidak lagi ditemukan adanya papan plang proyek yang berfungsi untuk keterbukaan informasi publik seperti sumber anggaran yang digunakan.

Selanjutnya besaran anggaran, serta panjang jalan yang dikerjakan, dan hal lain yaitu tanggal mulai dan tanggal selesai dari proyek tersebut.

Sementara itu terkait temuan proyek jalan kawasan Unsam yang dikerjakan rekanan diduga tidak sesuai spek, guna perimbangan pemberitaan, media ini belum berhasil mendapatkan informasi lebih lanjut siapa rekanan proyek jalan itu untuk di konfirmasi lebih lanjut, selanjutnya berita dikirim naik tayang di meja Redaksi. (Tim)

Berita Terkait

Antrean Solar Subsidi Membeludak, Polsek Medan Labuhan Turun Atur Lalu Lintas di SPBU
Harga Bapokting di Kota Langsa Stabil Sepekan, Sejumlah Komoditas Alami Fluktuasi Ringan
Wamen Dikdasmen RI Kunjungi Sekolah Maitreyawira Dumai: Guru Adalah Arsitek Masa Depan Bangsa
Green Policing di Pesisir Dumai: Kapolda Riau Tanam Mangrove untuk Masa Depan Lancang Kuning
Peringatan Diabaikan, Wako Agung Tertibkan Kabel Semrawut: Provider Tak Berizin Kena Sanksi
Polda Riau Gelar Operasi Katarak Gratis untuk 310 Warga Sambut Hari Bhayangkara ke-80
Tahapan Pilchiksung Kota Langsa Berlanjut, P2G dari 47 Gampong Ikuti Bimbingan Teknis
Pemprov Riau Gelar Penandatanganan Pakta Integritas untuk SPMB Bersih dan Berkeadilan
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:18 WIB

Antrean Solar Subsidi Membeludak, Polsek Medan Labuhan Turun Atur Lalu Lintas di SPBU

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:35 WIB

Harga Bapokting di Kota Langsa Stabil Sepekan, Sejumlah Komoditas Alami Fluktuasi Ringan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:25 WIB

Wamen Dikdasmen RI Kunjungi Sekolah Maitreyawira Dumai: Guru Adalah Arsitek Masa Depan Bangsa

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:52 WIB

Green Policing di Pesisir Dumai: Kapolda Riau Tanam Mangrove untuk Masa Depan Lancang Kuning

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:26 WIB

Peringatan Diabaikan, Wako Agung Tertibkan Kabel Semrawut: Provider Tak Berizin Kena Sanksi

Berita Terbaru