Pekanbaru, NagaNews.co – Polda Riau bekerja sama dengan Rumah Sakit Awal Bros, Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Riau-Kepri, serta Sekar Ayu Jiwanta Foundation menggelar bakti sosial operasi katarak gratis bagi 310 warga dari berbagai daerah di Provinsi Riau, Jumat (5/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Rumah Sakit Awal Bros Panam, Pekanbaru, ini merupakan rangkaian menyambut peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada 1 Juli mendatang.
Acara tersebut dihadiri perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Riau, jajaran Perdami Riau-Kepri, pimpinan Rumah Sakit Awal Bros Group, dokter spesialis mata, pejabat utama Polda Riau, relawan sosial, serta ratusan peserta operasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolda: Ini Wujud Solidaritas Kemanusiaan
Kapolda Riau, Irjen Dr H Herry Heryawan, SIK, MH, M.Hum, mengatakan bahwa bakti sosial ini merupakan wujud nyata kolaborasi kemanusiaan lintas sektor dalam menghadirkan layanan kesehatan bagi masyarakat sekaligus mengembalikan harapan bagi penderita katarak.
“Kegiatan ini merupakan upaya menguatkan nilai yang sangat penting, yakni human solidarity. Sebaik-baiknya manusia adalah yang memberikan manfaat kepada sesama manusia,” ujar alumni Akpol 1996 tersebut, Jumat (5/6/2026).
Dalam kesempatan itu, Kapolda yang akrab disapa Herimen juga membagikan pengalaman pribadinya saat mendampingi sang ayah yang mengalami gangguan penglihatan ketika beribadah di Tanah Suci. Pengalaman tersebut membuatnya memahami betapa berharganya kemampuan melihat bagi kualitas hidup seseorang.
“Saya merasakan sendiri bagaimana seseorang harus menjalani aktivitas dengan keterbatasan karena tidak dapat melihat dengan baik. Karena itu, ketika hari ini ada 310 masyarakat yang mendapatkan kesempatan untuk kembali melihat dunia dengan lebih jelas, maka sesungguhnya kita sedang menghadirkan harapan dan kebahagiaan bagi mereka dan keluarganya,” ucapnya.
“Ketika seseorang kembali bisa melihat, ia bisa melihat anak dan cucunya, bisa berjalan lebih mandiri, bisa beraktivitas kembali, dan bisa menikmati kehidupan dengan lebih baik. Inilah makna sesungguhnya dari pengabdian kepada sesama,” lanjutnya.
Sekar Ayu Foundation: Kebaikan Harus Diwujudkan dalam Tindakan Nyata
Ketua Pembina Sekar Ayu Jiwanta Foundation, Emi Wiranto, mengatakan bahwa operasi katarak gratis ini merupakan bagian dari komitmen yayasan untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya mereka dengan keterbatasan akses layanan kesehatan mata.
“Kami percaya bahwa kebaikan harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Melalui kolaborasi bersama Polda Riau, Rumah Sakit Awal Bros, dan Perdami, kami ingin membantu masyarakat yang selama ini hidup dengan keterbatasan penglihatan agar dapat kembali melihat dan menjalani hidup dengan lebih baik,” kata Emi.
Ia menjelaskan, tingginya jumlah peserta menunjukkan bahwa masih banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan layanan kesehatan mata. Kebahagiaan yang sesungguhnya, menurutnya, adalah ketika para peserta dapat kembali melihat wajah keluarga mereka, kembali beraktivitas, dan kembali memiliki harapan.
Emi juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Riau yang memberikan dukungan penuh, serta kepada RS Awal Bros dan para dokter spesialis mata yang telah menyukseskan operasi katarak gratis ini.
CEO RS Awal Bros: Green Policing Bukan Hanya Soal Penghijauan
CEO Rumah Sakit Awal Bros, Arfan Awaloeddin, menyatakan bahwa kolaborasi ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk memperluas akses pelayanan kesehatan mata.
“Katarak bukan penyakit tanpa solusi. Yang sering menjadi tantangan adalah bagaimana masyarakat dapat menjangkau layanan kesehatan yang mereka butuhkan. Karena itu, hari ini kami bersama Polda Riau, Perdami, dan Sekar Ayu Jiwanta Foundation berupaya menghadirkan pelayanan tersebut secara langsung kepada masyarakat,” katanya.
Arfan juga mengapresiasi gagasan Green Policing yang diinisiasi Kapolda Riau. Menurutnya, konsep tersebut tidak hanya berbicara tentang lingkungan, tetapi juga tentang menghadirkan manfaat nyata bagi kehidupan manusia.
“Awalnya saya mengira Green Policing hanya bicara soal penghijauan. Namun semakin saya memahami, ternyata filosofi yang dibangun jauh lebih besar, yaitu bagaimana menjaga kehidupan dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Semangat itulah yang kami rasakan dalam kegiatan ini,” pungkasnya.
Seluruh peserta operasi mendapatkan pelayanan menggunakan teknologi phacoemulsification modern, standar layanan operasi katarak di Rumah Sakit Awal Bros. (MS***)
Penulis : MS
Editor : Redaksi






