Relawan Penanggulangan Bencana Aceh : “Pertanyakan Keberadaan Posko Darurat Pemko Langsa”

Senin, 1 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Langsa, NagaNews.com, – Relawan Penanggulangan Bencana Aceh (RPBA) Perdana Rommy Saputra, menyampaikan kekecewaan terhadap kinerja Pemerintah Kota Langsa, khususnya terkait keterlambatan penyaluran bantuan sosial/kemanusiaan yang sangat dibutuhkan oleh warga Kota Langsa.

Keterlambatan ini dinilai telah menghambat pemulihan dan bahkan memperburuk kondisi hidup warga Kota Langsa yang terdampak. Apalagi tidak adanya posko bantuan dan penanganan musibah banjir ini. Terlebih lagi dampak banjir yang mengakibatkan kenaikan harga pangan yang meroket, kurangnya suplai BBM, sembako, obat-obatan, dan makanan.

“Saya menghimpun banyak informasi dari berbagai warga Kota Langsa, dimana pada umunya warga mengeluh dan menilai tidak adanya keseriusan dari lembaga pemerintah Kota Langsa terkait penanggulangan bencana tersebut. Seperti tidak adanya posko-posko bantuan kemanusian yg disiapkan pemerintah terkait penanggulangan bencana ini,” tegas Rommy

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masyarakat Kota Langsa sudah menunggu beberapa hari atas keterlambatan bantuan tersebut dan mendesak kinerja serius Pemerintah Kota Langsa agar memberikan suplai kebutuhan pokok seperti makanan, obat-obatan, dan suplai BBM.

“Kami menghimpun keluhan dan tuntutan Masyarakat Kota Langsa menyoroti bahwa keterlambatan ini tidak hanya menunjukkan kurangnya empati. Tetapi juga kegagalan sistematis dalam manajemen krisis kepemimpinan dan distribusi bantuan logistik dan sembako di tingkat Pemerintah Kota Langsa.” tegas Rommy

Dampak nyatanya adalah banyak Warga Kota Langsa yang harus berutang atau terpaksa mengorbankan kebutuhan esensial lainnya karena bantuan yang dijanjikan tak kunjung tiba. Lebih parahnya lagi harga Sembako di Kota Langsa terus naik hingga 3 kali lipat Dari harga normal.

“Warga Kota Langsa juga mempertanyakan kejelasan data, alokasi anggaran, dan koordinasi antar instansi di Pemko Langsa yang seharusnya bekerja cepat dalam situasi darurat. Pemerintah Kota Langsa jangan menganggap sepele dan penyaluran bantuan harus segera dipercepat,” tegas Rommy

Masyarakat Langsa mengingatkan bahwa kepercayaan publik adalah modal utama kepemimpinan dalam pemerintahan. Pemerintah Kota harus membuktikan bahwa mereka benar-benar hadir untuk rakyat. Bukan hanya pada saat kampanye, tetapi terutama di saat warga membutuhkan saat musibah.

Rommy menambahkan, Pemerintah Kota Langsa memberikan penjelasan yang transparan dan akuntabel mengenai alasan spesifik keterlambatan dan di mana posisi logistik bantuan saat ini. Lalu evaluasi kinerja dilakukan menyeluruh terhadap pejabat atau dinas terkait yang bertanggung jawab atas kegagalan distribusi ini, demi perbaikan tata kelola di masa mendatang. (B.01/ril)

Berita Terkait

Ropii Siregar: APE untuk TK Siabu, Wujud Nyata Kepedulian pada Pendidikan Anak Usia Dini
Kadisdikbud Langsa Turun Langsung Pantau TKA SD Hari Pertama
Polisi Tangkap Dua Pelaku Pembunuhan Ketua Golkar Nus Kei dalam Dua Jam
Kisah Puspa Rini, Ibu Paruh Baya yang Dipisahkan dari Anak karena Brondolan Sawit, Kini Bisa Kembali ke Keluarga Berkat Kepedulian Wali Kota Jeffry
Transparan dan Akuntabel, Pengadaan Peralatan Sekolah Disdikbud Langsa Sesuai Ketentuan
Klarifikasi Showroom Astra Service Langsa: Isu Penipuan Tidak Benar, Kepuasan Konsumen Tetap Prioritas
Sinergitas TNI-Polri dan Pemda: Kapolda, Sekda, dan Danrem 031, Kawal Cooling System di Panipahan
Menyambut TA 2026/2027, Disdikbud Langsa Gelar Sosialisasi SPMB
Berita ini 172 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 19:09 WIB

Ropii Siregar: APE untuk TK Siabu, Wujud Nyata Kepedulian pada Pendidikan Anak Usia Dini

Senin, 20 April 2026 - 11:45 WIB

Kadisdikbud Langsa Turun Langsung Pantau TKA SD Hari Pertama

Senin, 20 April 2026 - 11:25 WIB

Polisi Tangkap Dua Pelaku Pembunuhan Ketua Golkar Nus Kei dalam Dua Jam

Minggu, 19 April 2026 - 00:35 WIB

Kisah Puspa Rini, Ibu Paruh Baya yang Dipisahkan dari Anak karena Brondolan Sawit, Kini Bisa Kembali ke Keluarga Berkat Kepedulian Wali Kota Jeffry

Jumat, 17 April 2026 - 13:31 WIB

Klarifikasi Showroom Astra Service Langsa: Isu Penipuan Tidak Benar, Kepuasan Konsumen Tetap Prioritas

Berita Terbaru