Tembus Desa Terisolir, Aliansi Mahasiswa Langsa Jalankan Misi Kemanusiaan di Ujung Aceh Tamiang

Sabtu, 20 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket. Foto :Aliansi Mahasiswa Langsa, Saat Mengangkut Batuan ke Desa Terpencil Mengunakan Kapal Motor.

Ket. Foto :Aliansi Mahasiswa Langsa, Saat Mengangkut Batuan ke Desa Terpencil Mengunakan Kapal Motor.

Aceh Tamiang, NagaNews. Co – Aliansi Mahasiswa Kota Langsa melakukan aksi heroik dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Desa Sulum, Kecamatan Sekrak, Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (19/12/2025). Desa ini merupakan salah satu wilayah paling terisolir yang terletak di ujung kabupaten tersebut.

Perjalanan menuju lokasi bukanlah perkara mudah. Tim relawan harus menempuh waktu sekitar 4 jam perjalanan darat melalui jalur Seumadam dengan medan yang berat. Tak berhenti di situ, akses darat yang terbatas memaksa rombongan melanjutkan perjalanan dengan mengarungi sungai selama 30 menit menggunakan perahu motor untuk mencapai pemukiman warga.

Kolaborasi Mahasiswa Antar-Pulau.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi kemanusiaan ini merupakan hasil kolaborasi lintas provinsi yang diinisiasi oleh Presiden Mahasiswa Universitas Sains Cut Nyak Dhien (USCND) Langsa, Mirza Maulana. Tidak sendiri, Mirza menggandeng lima Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, yakni:
* BEM PGRI Tulungagung (Jawa Timur)
* BEM UPB Jawa Tengah
* BEM Nurtanio Bandung (Jawa Barat)
* BEM Stikes Mitra Ria Husada Jakarta
* BEM ITKES WHS Samarinda (Kalimantan Timur)

“Ini adalah bukti bahwa solidaritas mahasiswa tidak dibatasi oleh sekat geografis. Kami bergerak bersama dari Sumatera, Jawa, hingga Kalimantan untuk satu tujuan kemanusiaan,” ujar Mirza Maulana dalam keterangannya di lokasi, Jumat.

Ket. Foto : Aliansi Mahasiswa Langsa, Saat Menyalurkan Bantuan, di di desa-desa terpencil

Program Multisektoral : Dari Kesehatan Hingga Traumatic Healing, di Desa Sulum, aliansi mahasiswa tidak hanya menyalurkan bantuan logistik. Mereka menghadirkan paket pelayanan lengkap untuk masyarakat penyintas, meliputi cek kesehatan gratis, pembagian obat-obatan, serta edukasi pola hidup sehat.

Selain itu, para relawan juga mendirikan dapur umum dan memberikan layanan pangkas rambut gratis bagi warga. Bagi anak-anak di desa tersebut, mahasiswa menyelenggarakan ‘Sekolah Rakyat’ dan sesi traumatic healing guna memulihkan kondisi psikologis mereka pasca-bencana.
Apresiasi Untuk Donatur dan Relawan.

Menutup rangkaian kegiatan, Mirza Maulana menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah menyokong gerakan ini.
“Saya secara pribadi dan mewakili Aliansi Mahasiswa mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh donatur yang telah menitipkan amanahnya melalui kami. Terima kasih juga kepada rekan-rekan relawan yang luar biasa, yang tangguh menembus hutan dan sungai demi menjangkau saudara-saudara kita di pelosok Aceh Tamiang ini. Tanpa kerja keras kalian, misi ini tidak akan sampai ke ujung Desa Sulum,” pungkas Mirza.
Aksi ini diharapkan dapat meringankan beban para penyintas sekaligus menjadi pemantik bagi pemerintah untuk memberikan perhatian lebih terhadap infrastruktur dan akses kesehatan di desa-desa terpencil. (B.01/ril)

Penulis : Baihaqi

Editor : M.Sinaga

Berita Terkait

Ropii Siregar: APE untuk TK Siabu, Wujud Nyata Kepedulian pada Pendidikan Anak Usia Dini
Kadisdikbud Langsa Turun Langsung Pantau TKA SD Hari Pertama
Polisi Tangkap Dua Pelaku Pembunuhan Ketua Golkar Nus Kei dalam Dua Jam
Kisah Puspa Rini, Ibu Paruh Baya yang Dipisahkan dari Anak karena Brondolan Sawit, Kini Bisa Kembali ke Keluarga Berkat Kepedulian Wali Kota Jeffry
Transparan dan Akuntabel, Pengadaan Peralatan Sekolah Disdikbud Langsa Sesuai Ketentuan
Klarifikasi Showroom Astra Service Langsa: Isu Penipuan Tidak Benar, Kepuasan Konsumen Tetap Prioritas
Sinergitas TNI-Polri dan Pemda: Kapolda, Sekda, dan Danrem 031, Kawal Cooling System di Panipahan
Menyambut TA 2026/2027, Disdikbud Langsa Gelar Sosialisasi SPMB
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 19:09 WIB

Ropii Siregar: APE untuk TK Siabu, Wujud Nyata Kepedulian pada Pendidikan Anak Usia Dini

Senin, 20 April 2026 - 11:45 WIB

Kadisdikbud Langsa Turun Langsung Pantau TKA SD Hari Pertama

Senin, 20 April 2026 - 11:25 WIB

Polisi Tangkap Dua Pelaku Pembunuhan Ketua Golkar Nus Kei dalam Dua Jam

Minggu, 19 April 2026 - 00:35 WIB

Kisah Puspa Rini, Ibu Paruh Baya yang Dipisahkan dari Anak karena Brondolan Sawit, Kini Bisa Kembali ke Keluarga Berkat Kepedulian Wali Kota Jeffry

Jumat, 17 April 2026 - 13:31 WIB

Klarifikasi Showroom Astra Service Langsa: Isu Penipuan Tidak Benar, Kepuasan Konsumen Tetap Prioritas

Berita Terbaru