Langsa, NagaNews. Co, – Seiring perkembangan zaman, banyak perubahan yang telah terjadi. Semua itu mendorong kita untuk ikut menyesuaikan diri menuju peradaban yang lebih maju.
Peran wanita yang dahulu hanya sebatas mengurus rumah tangga, kini tidak dapat dihindari mengalami perubahan menyeluruh seiring dengan kemajuan tersebut.
Pada zaman sekarang, banyak posisi strategis—mulai dari pemerintahan terkecil (Gampong), kabupaten/kota, provinsi, hingga tingkat pemerintah pusat—tidak jarang ditempati oleh kaum perempuan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Terkait hal tersebut, Ketua Presma USCND Langsa, Mirza Maulana, ketika dimintai tanggapannya pada Jumat (3 April 2026), keoada NagaNews. Co, mengatakan, “Menurut saya, keberadaan perempuan di posisi strategis adalah hal yang positif dan harus kita dukung penuh,” ucap Mirza dalam konfirmasinya kepada naganws.co di Langsa.
Mirza menambahkan—dikutip dari buku Politik Perempuan—bahwa dengan adanya posisi strategis yang ditempati kaum perempuan, hal itu akan membuka mata publik bahwa zaman sekarang kompetisi tidak lagi memandang gender. “Selama dia punya kapasitas, integritas, dan memang ahli di bidangnya, menurut saya tidak ada masalah,” ungkap Mirza.
“Contohnya, seperti yang kita ketahui saat ini, Ibu Sherly Joanda yang menjabat sebagai Gubernur di Maluku. Beliau adalah salah satu bukti bahwa perempuan juga punya kapasitas untuk mengambil tanggung jawab besar, apalagi di tengah situasi yang menantang—misalnya bagaimana dinamika konflik di sana saat pemilihan Gubernur Maluku.”
“Bagi saya,” timpal Mirza lagi, “selama dia amanah dan bisa membawa perubahan nyata bagi masyarakat, itu adalah kemajuan besar.”
Lebih lanjut, tokoh mahasiswa tersebut mengatakan, “Kehadiran perempuan dalam jabatan pemerintahan itu penting agar kebijakan yang diambil bisa lebih adil dan menyentuh sisi-sisi yang mungkin tidak terpikirkan oleh laki-laki.”
“Jadi, selama tujuannya untuk kesejahteraan rakyat dan dia bekerja secara profesional, saya rasa itu langkah bagus bagi kemajuan daerah atau negara kita,” tandas Mirza dalam tanggapannya kepada wartawan. (B.01)
Penulis : Baihaqi
Editor : Redaksi






