Langsa, NagaNews. Co, – Ketua Umum HMI Cabang Langsa, Abdi Maulana, menagih pernyataan (statement) yang disebutnya “bullshit” dari Humas PTPN IV Regional VI, Muhammad Febriansyah.
“PTPN IV Regional VI adalah badan usaha milik negara yang harus memiliki komitmen dan integritas yang jelas,” ujar Abdi.
Ia menambahkan, segala bentuk kinerja serta penempatan, pemanfaatan, dan implementasi visi-misi perusahaan seharusnya bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara, bukan untuk oknum pribadi atau segelintir orang yang merujuk pada praktik kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pasalnya, Humas PTPN IV Regional VI telah menyatakan kepada sejumlah media bahwa pada minggu kedua atau ketiga di bulan Ramadhan tahun 2026, perusahaan akan mengumumkan transparansi terkait program Corporate Social Responsibility (CSR) selama tahun 2025.
Namun, kata Abdi, sudah dua minggu berlalu dan bulan pun berganti, pernyataan tersebut belum juga direalisasikan kepada publik. Hal ini, menurutnya, terkesan sebagai pernyataan bullshit yang dapat merusak kepercayaan publik terhadap BUMN tersebut.
HMI menduga ada hal-hal tertentu yang ditutupi dan berpotensi terindikasi sebagai praktik KKN. Apalagi, negara telah menjamin hak warganya melalui Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, yang menjadi landasan hukum hak warga negara untuk mengakses informasi dari badan publik.
Terkait hal tersebut, HMI Cabang Langsa mendesak PTPN IV Regional VI agar segera menuntaskan apa yang disebut sebagai “pernyataan bullshit” itu. HMI menegaskan bahwa ini menjadi acuan dan referensi untuk menjaga kepercayaan publik serta menghindari gejolak amarah masyarakat. (B.01/ril)
Penulis : Baihaqi
Editor : Redaksi






