Langkat, NagaNews.co — Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 06 IAIN Langsa yang bertugas di Desa Tanjung Putus, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, turut berperan aktif dalam menyukseskan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-IV. Pada kegiatan tersebut, KKN Kelompok 06 dipercaya sebagai penanggung jawab cabang perlombaan tilawah.
Pelaksanaan cabang tilawah berlangsung lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta maupun masyarakat. Para peserta tampil dengan kemampuan terbaik dalam melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an, menunjukkan penguasaan tajwid, fashahah, lagu, serta adab membaca Al-Qur’an.
Peran Aktif KKN dalam Menyukseskan Cabang Tilawah
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagai penanggung jawab, KKN Kelompok 06 memastikan seluruh rangkaian perlombaan cabang tilawah berjalan tertib dan sesuai ketentuan yang ditetapkan. Koordinasi dilakukan bersama panitia MTQ dan berbagai pihak terkait agar perlombaan berlangsung kondusif, transparan, dan memberikan pengalaman yang baik bagi seluruh peserta.
Untuk menjaga kualitas dan objektivitas penilaian, cabang tilawah menghadirkan dewan juri dari MTQ Kabupaten Langkat. Kehadiran mereka diharapkan mampu memastikan proses penilaian berjalan akurat, objektif, dan profesional sesuai standar Musabaqah Tilawatil Qur’an. Dengan demikian, hasil perlombaan dapat dipertanggungjawabkan dan memberikan penghargaan yang layak kepada peserta berdasarkan kemampuan yang ditampilkan.
MTQ sebagai Wadah Pembentukan Kader Qur’ani
Namun, pelaksanaan cabang tilawah tidak hanya dimaknai sebagai ajang untuk menentukan juara. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membentuk dan mempersiapkan kader-kader Qur’ani di Desa Tanjung Putus.
Harapan tersebut juga disampaikan oleh Kepala Desa Tanjung Putus, agar kegiatan MTQ dapat memberikan dampak jangka panjang bagi pembinaan generasi muda. Para peserta diharapkan tidak berhenti pada kemampuan mengikuti perlombaan, tetapi terus mengembangkan kemampuan membaca Al-Qur’an dan menjadi generasi yang mampu meneruskan tradisi serta syiar Al-Qur’an di tengah masyarakat.
Antusiasme tinggi dari peserta menunjukkan bahwa Desa Tanjung Putus memiliki potensi generasi muda yang cukup besar dalam bidang Al-Qur’an. Potensi ini menjadi modal penting untuk terus dilakukan pembinaan secara berkelanjutan, sehingga nantinya dapat lahir kader-kader Qur’ani yang mampu membawa nama baik desa dalam berbagai ajang MTQ, baik di tingkat kecamatan, kabupaten, maupun tingkat yang lebih tinggi.
Pengabdian Mahasiswa yang Berkelanjutan
Bagi KKN Kelompok 06 IAIN Langsa, keterlibatan dalam pelaksanaan cabang tilawah menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Melalui kolaborasi bersama BKPRMI, panitia MTQ, serta pihak terkait, kegiatan ini diharapkan tidak hanya sukses secara teknis, tetapi juga mampu meninggalkan manfaat dan semangat pembinaan keagamaan yang berkelanjutan di Desa Tanjung Putus.
Dengan terlaksananya cabang tilawah secara lancar, objektif, dan profesional, MTQ Ke-IV Desa Tanjung Putus diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan generasi Qur’ani sekaligus mewujudkan harapan desa dalam melahirkan kader-kader yang mencintai, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. (B.01/ril)
Penulis : Baihaqi
Editor : Redaksi






