Way Kanan, NagaNews.co – Memasuki puncak musim kemarau yang berkepanjangan, Polsek Bumi Agung Polres Way Kanan bersama unsur Forkopimcam mengintensifkan langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui sosialisasi masif kepada masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di Kampung Bumi Agung, Kecamatan Bumi Agung, Kabupaten Way Kanan, Sabtu (5/9/2026), itu dihadiri oleh Kapolsek Bumi Agung Ipda Indra Setia Budi, para Kepala Kampung, aparatur kampung, ketua RT, serta anggota Linmas se-Kecamatan Bumi Agung. Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran warga sekaligus memperkuat sistem pengawasan dini terhadap potensi kebakaran di wilayah hukum setempat.
Dalam arahannya, Kapolsek Ipda Indra Setia Budi menegaskan larangan tegas bagi seluruh masyarakat—baik pemilik kebun, petani, maupun warga—untuk tidak menggunakan metode pembakaran dalam membersihkan lahan atau perkebunan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran di lahan ataupun perkebunan. Saat ini musim kemarau berkepanjangan, api yang dianggap kecil dapat dengan cepat merambat dan meluas ke kebun maupun lahan lain, sehingga berpotensi menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat dan lingkungan,” tegasnya.
Kapolsek juga mengingatkan bahwa larangan membakar lahan tidak bersifat imbauan semata, melainkan diatur dalam ketentuan hukum pidana. Pelaku yang terbukti sengaja melakukan pembakaran secara melawan hukum diancam hukuman penjara 3 hingga 10 tahun.
“Masyarakat harus memahami bahwa perbuatan ini memiliki konsekuensi hukum. Kami minta para Kepala Kampung, aparatur, ketua RT, dan Linmas untuk aktif melakukan pengawasan serta deteksi dini. Jika menemukan titik api atau aktivitas pembakaran, segera laporkan ke kepolisian atau aparat setempat agar bisa segera ditangani,” pungkasnya.
Dengan sinergi seluruh elemen, diharapkan wilayah Kecamatan Bumi Agung terhindar dari bencana Karhutla yang dapat mengancam keselamatan jiwa, harta benda, dan kelestarian lingkungan.(Budi)
Penulis : Budi
Editor : Redaksi






