Dua Tewas di Setokok, PK NTT: Ini Sengketa Lahan, Bukan Perang Suku

Selasa, 15 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto: Ketua Umum PK NTT Kota Batam, Mohammad Agung Teibang, saat membesuk salah satu korban bentrok lahan Setokok di RS Bhayangkari Batam. (dok. ist)

Keterangan foto: Ketua Umum PK NTT Kota Batam, Mohammad Agung Teibang, saat membesuk salah satu korban bentrok lahan Setokok di RS Bhayangkari Batam. (dok. ist)

Batam, NagaNews.co – Bentrokan sengketa lahan di Setokok, Kecamatan Bulang, Barelang, Batam, Senin (14/9/2026), menewaskan dua orang dan melukai sejumlah warga. Peristiwa ini ditegaskan bukan konflik antarsuku.

Ketua Umum PK NTT Kota Batam, Mohammad Agung Teibang, mengatakan bentrokan terjadi antara dua kelompok yang memiliki kepentingan berbeda terhadap lahan tersebut. Kelompok Lang Laut disebut sebagai penerima kuasa dari perusahaan pemilik lokasi, sedangkan kelompok lain mengaku sebagai penggarap kebun yang belum menerima ganti rugi.

“Saya tegaskan, bentrok ini bukan antarsuku Melayu dan Flores. Ini murni dua kelompok yang punya kepentingan berbeda terhadap lahan di Setokok,” ujar Agung, sebagaimana dilansir Batamtoday.com, Selasa (15/9/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Agung menyampaikan belasungkawa atas korban jiwa. Ia berharap keluarga korban diberi ketabahan dan semua pihak menahan diri agar situasi tidak memanas.

Masyarakat Diminta Tak Terprovokasi

Agung mengimbau masyarakat, khususnya warga NTT di Batam, agar tidak mudah percaya informasi di media sosial. Menurutnya, setiap informasi harus diverifikasi ke pihak berwenang sebelum dipercaya atau disebarkan.

“Mari kita menahan diri. Jangan mudah percaya informasi di media sosial sebelum ada kepastian dari pihak berwenang,” ujarnya.

Ia menilai informasi yang tidak terverifikasi, terutama yang membawa isu suku, bisa memperkeruh situasi dan memperluas konflik.

Apresiasi Polisi Tangkap Terduga Pelaku

Agung mengapresiasi polisi yang telah menangkap pimpinan Lang Laut, Suherman. Ia berharap penangkapan itu meredakan emosi keluarga korban.

Ia meminta semua pihak mempercayakan proses hukum kepada kepolisian. Menurutnya, aparat harus mengungkap siapa pelaku, apa perannya, dan kronologi kejadian secara objektif, profesional, dan adil.

Akar Sengketa Lahan Harus Dibongkar

Agung menilai proses hukum tidak boleh berhenti pada pelaku bentrokan. Akar sengketa lahan juga harus diungkap, termasuk sejarah kepemilikan, status hukum, dan dasar klaim masing-masing pihak.

“Jangan hanya berhenti pada siapa yang melakukan bentrokan. Akar persoalannya juga harus dibongkar,” tegasnya.

Ia berharap sengketa diselesaikan lewat jalur hukum, bukan kekerasan.

Kapolda Kepri Imbau Warga Tetap Beraktivitas Normal

Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Syafrudin, mengimbau warga Batam tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa. Ia meminta masyarakat tidak terprovokasi atau ikut memperkeruh keamanan.

“Saya mengimbau masyarakat Batam tetap melakukan aktivitas normal. Jangan terprovokasi dan terpancing untuk ikut menambah suasana tidak kondusif,” tegas Asep.

Penanganan kasus ini, katanya, menjadi ranah aparat penegak hukum. Masyarakat diminta tenang sambil menunggu proses penyelidikan.

Penyelesaian persoalan diharapkan tidak hanya menindak pelaku bentrokan, tetapi juga membongkar akar sengketa lahan agar konflik serupa tidak terulang.(NB.01)

Lihat semua berita di Indeks

Penulis : NB. 01

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Batamtoday

Berita Terkait

Ketua Umum FORSAL M. Yani Mengecam Keras Penyadapan yang Dilakukan oleh Mantan Kapolri Jenderal Pol. LSP terhadap Presiden RI
Opini :Ketika Aspirasi Politik Masuk Ruang Beasiswa
For-WIN & FORSAL Berharap Kasus PT PSMI Dapat Diselesaikan dengan Baik demi Kelangsungan Usaha Petani, Karyawan, dan Penggiat Usaha
Warga Dusun VII Manunggal Gelar Makan Bersama di Lorong Gang, Pererat Silaturahmi Antar Tetangga
BENTARA NJ Kota Langsa Mendukung Kejaksaan dalam Pemberantasan Korupsi
Ketua BENTARA NJ Kota Langsa Apresiasi Kinerja Polri, Dukung Polres Langsa dalam Pemberantasan Narkoba
Wali Kota Langsa Hadiri Maulid di Empat Gampong, Serukan Penguatan Iman dan Ukhuwah Islamiyah
Bertabur Hadiah, Jalan Sehat Semangat Juara KNPI Langsa di CFD Diikuti Ribuan Warga
Berita ini 22 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 20:57 WIB

Ketua Umum FORSAL M. Yani Mengecam Keras Penyadapan yang Dilakukan oleh Mantan Kapolri Jenderal Pol. LSP terhadap Presiden RI

Selasa, 3 November 2026 - 19:05 WIB

Opini :Ketika Aspirasi Politik Masuk Ruang Beasiswa

Minggu, 1 November 2026 - 07:19 WIB

For-WIN & FORSAL Berharap Kasus PT PSMI Dapat Diselesaikan dengan Baik demi Kelangsungan Usaha Petani, Karyawan, dan Penggiat Usaha

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:36 WIB

Warga Dusun VII Manunggal Gelar Makan Bersama di Lorong Gang, Pererat Silaturahmi Antar Tetangga

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:50 WIB

BENTARA NJ Kota Langsa Mendukung Kejaksaan dalam Pemberantasan Korupsi

Berita Terbaru

Oleh: Muhammad Taufik Hidayat, CPM
Ketua Umum DEMA Fakultas Syariah IAIN Langsa

Berita

Opini :Ketika Aspirasi Politik Masuk Ruang Beasiswa

Selasa, 3 Nov 2026 - 19:05 WIB