Illegal Logging Masih Marak Terjadi di Wilayah Hukum Polsek Sungai Sembilan

Kamis, 13 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dumai, NagaNewsi, co, – Menurut informasi yang berhasil di rangkum tim wartawan yang terdiri dari LakiNews.Com dan NagaNews. Co, menyebutkan, bahwa hingga saat ini, aktivitas illegal logging di wilayah hukum Polsek Sungai Sembilan – Dumai (Riau ) masih tetap berjalan lancar

Padahal menurut sumber tim wartawan yang bergabung di LakiNews. Com dan NagaNews. Co di lapangan, bahwa berita tentang kegiatan Ilegal loging, di Kecamatan Sungai Sembilan Kota Dumai – Riau itu telah sempat viral akibat ada nya upaya dugaan kriminalisasi yang dilakukan oleh oknum suruhan pengusaha illog terhadap sejumlah wartawan dan sejanggota salah satu LSM di Riau

Konon dugaan penganiayan dan intimidasi tersebut terjadi sekitar 2 bulan lalu. Dimana saat itu, ke lima orang warga Dumai yang bergerak mengatas nama kan tim (Wartawan dan LSM) melakukan investisigasi di wilayah Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai -Riau, untuk mengungkap praktik usaha ilegal berupa dugaan pencurian, penebangan, pengolahan kayu hasil hutan dari daerah Sinepis Kecamatan Sungai Sembilan Kota Dumai

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, sayang nya. Ke lima warga Dumai itu kabar nya sempat di hadang oleh puluhan warga Kecamatan Sungai Sembilan dengan alasan kegiatan cari nafkah mereka di usik. Bahkan dalam kejadian penghadangan tersebut. Satu orang wartawan di Dumai sempat mengalami pemukulan oleh oknum yang di duga kaki tangan oknum pengusaha ilegal logging

” Saya kira akibat kejadian itu mereka, maksud saya pelaku Illog itu di larang melakukan aktivitasnya. Eh tak tau nya para oknum penjarahan kayu di kawasan hutan konservasi itu semakin menjadijadi. Bukti nya setiap hari berton-ton kayu siap olah terus keluar dari kawasan hutan konservasi tanpa hambatan dari pihak penegak hukum di Kecamatan Sungai Sembilan ini. ” Ujar salah seorang sumber ke tim wartawan LakiNews Com dan NagaNews. Co di Kecamatan Sungai Sembilan, Rabu (12/03/2025 ) kemarin

Aneh nya hingga saat ini kasus dugaan pemukulan dan intimidasi tersebut tidak naik ke tahap penyidikan. Padahal barang bukti berupa kayu bahan jadi, alat pengangkut berupa mobil pic up udah sempat digiring tim pelaku investigasi yang kena pukul dan intimidasi ke halaman Polsek Sungai Sembilan.

Menariknya lagi, ketika hal dugaan pemukulan dan intimidasi ini di pertanyakan kepada Kapolres Dumai yang baru, AKBP Hardi Dinata H, S.I.K., M.M beberapa bulan lalu. Orang nomor satu di Polres Dumai ini justru menyarankan wartawan untuk konfirmasi langsung ke anggotanya yang membidangi kehumasan di Polres Dumai

Sementara Humas Polres Dumai, AKP Nelly saat di konfirmasi wartawan lewat WhatsApp No 0852-7864-xxxx terkait kejadian dugaan pemukulan dan dugaan intimidasi di Kecamatan Sungai Sembilan. Beliau justru berkata.

” Izin pak sudah saya konfermasi dengan Polsek Sungai Sembilan dan Polres tidak ada laporan tentang hal tersebut pak 🙏. ” Ujar AKP Nelly menjawab Wartawan tanggal 6 February 2025 lalu.

Lebih mengejutkan menurut sumber, bahwa seorang yang diduga sebagai kaki tangan mafia kayu, berinisial FR, kata nya dengan angkuh menantang media untuk memberitakan kasus ini sesering mungkin.

“Silakan kalian beritakan, kapan perlu tiga kali sehari dan di semua media yang ada, itu takkan ada pengaruhnya, karena semua sudah dikasih makan,” ujar FR dengan jumawa kepada seorang Jurnalis yang tidak disebut namanya.

Dengan ada nya pernyataan seperti yang disampaikan oknum di atas, sehingga menimbulkan praduga kalau tidak berhentinya pelaku kegiatan illog di Kecamatan Sungai Sembilan Kota Dumai akibat adanya dugaan Beck Up dari para Oknum Penegak Hukum di Kota Dumai

Sejauh ini, tim wartawan yang terdiri LakiNews. Com dan NagaNews. Co belum berhasil menemui dan konfirmasi kepada Kapolda Riau. (Tim )

Lihat semua berita di Indeks

Berita Terkait

Ketua Umum FORSAL M. Yani Mengecam Keras Penyadapan yang Dilakukan oleh Mantan Kapolri Jenderal Pol. LSP terhadap Presiden RI
Opini :Ketika Aspirasi Politik Masuk Ruang Beasiswa
For-WIN & FORSAL Berharap Kasus PT PSMI Dapat Diselesaikan dengan Baik demi Kelangsungan Usaha Petani, Karyawan, dan Penggiat Usaha
Warga Dusun VII Manunggal Gelar Makan Bersama di Lorong Gang, Pererat Silaturahmi Antar Tetangga
BENTARA NJ Kota Langsa Mendukung Kejaksaan dalam Pemberantasan Korupsi
Ketua BENTARA NJ Kota Langsa Apresiasi Kinerja Polri, Dukung Polres Langsa dalam Pemberantasan Narkoba
Wali Kota Langsa Hadiri Maulid di Empat Gampong, Serukan Penguatan Iman dan Ukhuwah Islamiyah
Bertabur Hadiah, Jalan Sehat Semangat Juara KNPI Langsa di CFD Diikuti Ribuan Warga
Berita ini 25 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 20:57 WIB

Ketua Umum FORSAL M. Yani Mengecam Keras Penyadapan yang Dilakukan oleh Mantan Kapolri Jenderal Pol. LSP terhadap Presiden RI

Selasa, 3 November 2026 - 19:05 WIB

Opini :Ketika Aspirasi Politik Masuk Ruang Beasiswa

Minggu, 1 November 2026 - 07:19 WIB

For-WIN & FORSAL Berharap Kasus PT PSMI Dapat Diselesaikan dengan Baik demi Kelangsungan Usaha Petani, Karyawan, dan Penggiat Usaha

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:36 WIB

Warga Dusun VII Manunggal Gelar Makan Bersama di Lorong Gang, Pererat Silaturahmi Antar Tetangga

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:50 WIB

BENTARA NJ Kota Langsa Mendukung Kejaksaan dalam Pemberantasan Korupsi

Berita Terbaru

Oleh: Muhammad Taufik Hidayat, CPM
Ketua Umum DEMA Fakultas Syariah IAIN Langsa

Berita

Opini :Ketika Aspirasi Politik Masuk Ruang Beasiswa

Selasa, 3 Nov 2026 - 19:05 WIB