Langsa, NagaNews. Co, – Pengadaan sapi Meugang bantuan pemerintah pusat dalam rangka datangnya bulan suci ramadhan 1447 H/2026 yang diserahkan melalui propinsi Aceh ke kota Langsa, dan selanjutnya disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana diduga sarat penyimpangan serta adanya indikasi korupsi berjamaah pada pengadaan sapi – sapi tersebut.
Dari hasil pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket) yang dilakukan NagaNews.co dalam beberapa hari belakangan ini mendapati adanya kejanggalan pada realisasi sejumlah sapi meugang dimana besaran sapi dengan besaran harga beli diduga tidak sesuai.
Sejumlah sumber, Sabtu (7 Maret 2026) menyebut bahwa sapi meugang yang diterima setelah disembelih diperoleh dagingnya berkisar antara 50 kg s/d 55 kg, jumlah ini jika dihargai dalam satu ekor sapi diduga hanya memerlukan uang sebesar 8 juta saja per ekornya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu sumber lain menyebut, untuk pengadaan sebanyak 71 ekor sapi di Pemko Langsa menghabiskan anggaran bantuan Pusat sebesar Rp 1.029.500.000,dengan rincian harga pe rekornya sebesar Rp 14.500.000,-
*Dugaan korupsi berjamaah*
Indikasi dugaan terjadinya korupsi berjamaah pada pengadaan sapi meugang jelang ramadhan lalu, hal itu dapat dilihat dari tertutupnya infomasi pada pengadaan sapi meugang yang dilakukan Pemko Langsa yang belakangan beredar informasi dikelola oleh dinas Pertanian Peternakan Kota Langsa.
Dalam pada itu, Kepala Dinas Pertanian kota Langsa Ernie Yanti yang dikonfirmasi beberapa waktu lalu menanyakan terkait pengadaan sapi meugang bagi masyarakat terdampak bencana di kota Langsa, yang bersangkutan memilih diam tidak membalas pesan WhatsApp yang di kirim wartawan.
Disisi lain, saat dikonfirmasi kepada Camat, mereka juga mengaku tidak mengetahui terkait besaran anggaran untuk membeli sapi – sapi meugang tersebut, pihaknya hanya sebagai penyambung tangan menindaklanjuti penyerahan sapi megang itu ke Gampong-gampong yang ada di wilayahnya.
Atas hal tersebut di atas, diamnya Pihak Dinas terkait dan pihak Kecamatan selaku pengadaan dan pendistribusian sapi meugang, layak diduga ada yang disembunyikan, ada dugaan penyimpangan dan indikasi terjadinya korupsi berjamaah pada pengadaan sapi meugang di kota Langsa. (B.01)
Penulis : Baihaqi
Editor : Redaksi






