Kisah Kader Posyandu Menjadi Penggerak Dapur Sehat Lawan Stunting di Air Jamban

Jumat, 3 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket. Foto : Kader Posyandu di Kelurahan Air Jamban, Duri Bengkalis menginisiasi dapur sehat dalam upaya menghadirkan makanan bergizi pencegahan stunting.

Ket. Foto : Kader Posyandu di Kelurahan Air Jamban, Duri Bengkalis menginisiasi dapur sehat dalam upaya menghadirkan makanan bergizi pencegahan stunting.

Duri, NagaNews. Co, – Di tengah upaya penurunan angka stunting di Provinsi Riau, terselip kisah inspiratif dari Yulianti, seorang kader Posyandu di Kelurahan Air Jamban, Duri, Kabupaten Bengkalis.
 
Yulianti telah mengabdikan diri selama lebih dari tiga dekade sebagai kader Posyandu. Ia menjadi saksi sekaligus pejuang Kesehatan bagi ibu dan anak di lingkungannya.
 
Kini, melalui kolaborasi dengan program PHR Peduli Stunting (PENTING), Yulianti menginisiasi Dapur Sehat Ruko Permata, sebuah gerakan swadaya untuk mengolah makanan bergizi bagi balita dan ibu hamil.
 
Sebelum program ini berjalan, Yulianti menghadapi tantangan berat berupa rendahnya pemahaman masyarakat tentang gizi seimbang. Tidak jarang ia menghadapi penolakan halus dari warga yang belum percaya pada intervensi gizi. Keterbatasan ekonomi juga membuat pangan bergizi bukan menjadi prioritas utama bagi banyak keluarga.
 
“Dulu kami sering bingung harus mulai dari mana, bahkan sempat menghadapi penolakan saat datang ke rumah warga,” ujar Yulianti mengenang masa sulitnya.
 
Kehadiran PHR  melalui Program PENTING memberikan angin segar bagi Yulianti. Ia kini tidak lagi bergerak sendiri. Ia bersama kader lainnya mendapatkan pelatihan pengolahan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis komunitas dan pendampingan intensif.
 
Dukungan ini mengubah pola kerja kader di Air Jamban. Dari yang sebelumnya hanya menjalankan rutinitas Posyandu, kini mereka mampu mengolah PMT secara mandiri melalui Dapur Sehat. Pendekatan personal yang dilakukan secara sabar mulai menumbuhkan kepercayaan masyarakat.
 
Hasil dari konsistensi ini mulai terlihat nyata, kader Posyandu kini lebih solid, aktif, dan memiliki kapasitas dalam mengedukasi serta mengolah nutrisi lokal. Masyarakat juga lebih terbuka terhadap edukasi gizi dan aktif memantau tumbuh kembang anak di Posyandu.
 
Di wilayah Air Jamban, upaya ini telah menjangkau 22 penerima manfaat langsung: terdiri 15 balita dan 7 ibu hamil. Secara luas, program PENTING telah memberi manfaat kepada 908 orang di 22 desa wilayah Riau melalui edukasi pencegahan stunting, baik masyarakat umum, ibu hamil dan remaja tingkat sekolah.
 
Sedangkan distribusi PMT dan PKMK telah menjangkau 395 penerima manfaat langsung, yang terdiri atas 301 balita stunting atau berisiko stunting dan 94 ibu hamil dengan kondisi KEK atau berisiko tinggi.
 
Bagi Yulianti, melihat anak-anak tumbuh sehat adalah upah yang tidak ternilai. “Saat melihat anak-anak mulai tumbuh lebih sehat dan para ibu semakin peduli dengan gizi keluarganya, rasanya semua proses, lelah, dan tantangan yang kami lalui benar-benar terbayar,” pungkasnya.
 
Di Hari Kesehatan Internasional pada 7 April 2026, cerita Yulianti dan kader Posyandu di Air Jamban merefleksikan kembali bagaimana akses kesehatan dan kesadaran gizi bukan sekadar teori, melainkan aksi nyata yang lahir dari kemandirian masyarakat di tingkat akar rumput.
 
“Menyaksikan perjuangan Ibu Yulianti dan rekan-rekan kader di Air Jamban adalah pelajaran nyata tentang ketangguhan. Mereka membuktikan bahwa dari sebuah dapur swadaya, kita bukan hanya sedang menyiapkan menu tambahan, melainkan sedang membangun benteng pertahanan untuk masa depan generasi yang lebih baik,” kata Manager Community Involvement & Development (CID) PHR, Iwan Ridwan Faizal.

Tentang PHR Zona Rokan

PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018. Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021.
 
Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan Zona Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041.
 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Daerah operasi Zona Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). Zona Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina.
 

Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan. (Rilis/PHR)

Lihat semua berita di Indeks

Penulis : MS/Rilis

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Tak Lagi Tadah Hujan, Warga Desa Pinggir Rasakan Manfaat Air Bersih untuk Kehidupan dari Pertamina Hulu Rokan
Ketua Umum FORSAL M. Yani Mengecam Keras Penyadapan yang Dilakukan oleh Mantan Kapolri Jenderal Pol. LSP terhadap Presiden RI
Opini :Ketika Aspirasi Politik Masuk Ruang Beasiswa
For-WIN & FORSAL Berharap Kasus PT PSMI Dapat Diselesaikan dengan Baik demi Kelangsungan Usaha Petani, Karyawan, dan Penggiat Usaha
Warga Dusun VII Manunggal Gelar Makan Bersama di Lorong Gang, Pererat Silaturahmi Antar Tetangga
BENTARA NJ Kota Langsa Mendukung Kejaksaan dalam Pemberantasan Korupsi
Ketua BENTARA NJ Kota Langsa Apresiasi Kinerja Polri, Dukung Polres Langsa dalam Pemberantasan Narkoba
Wali Kota Langsa Hadiri Maulid di Empat Gampong, Serukan Penguatan Iman dan Ukhuwah Islamiyah
Berita ini 31 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 20:11 WIB

Tak Lagi Tadah Hujan, Warga Desa Pinggir Rasakan Manfaat Air Bersih untuk Kehidupan dari Pertamina Hulu Rokan

Rabu, 4 November 2026 - 20:57 WIB

Ketua Umum FORSAL M. Yani Mengecam Keras Penyadapan yang Dilakukan oleh Mantan Kapolri Jenderal Pol. LSP terhadap Presiden RI

Selasa, 3 November 2026 - 19:05 WIB

Opini :Ketika Aspirasi Politik Masuk Ruang Beasiswa

Minggu, 1 November 2026 - 07:19 WIB

For-WIN & FORSAL Berharap Kasus PT PSMI Dapat Diselesaikan dengan Baik demi Kelangsungan Usaha Petani, Karyawan, dan Penggiat Usaha

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:36 WIB

Warga Dusun VII Manunggal Gelar Makan Bersama di Lorong Gang, Pererat Silaturahmi Antar Tetangga

Berita Terbaru

Oleh: Muhammad Taufik Hidayat, CPM
Ketua Umum DEMA Fakultas Syariah IAIN Langsa

Berita

Opini :Ketika Aspirasi Politik Masuk Ruang Beasiswa

Selasa, 3 Nov 2026 - 19:05 WIB