Ingin Ungkap Cinta Terlarang Penjaga Sekolah, Kepsek Diduga Sogok Wartawan dengan Rp20.000

Selasa, 5 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Wartawan menolak Uang yang dititip sebagai tutup mulut

Keterangan foto : Wartawan menolak Uang yang dititip sebagai tutup mulut

Langsa, NagaNews.co, – Beredar kabar tentang pasangan nonmuhrim yang tengah asyik menikmati cinta terlarang di Kota Langsa. Peristiwa yang melibatkan seorang penjaga sekolah itu berakhir dengan penggerebekan oleh suami sah dari pasangan wanita tersebut.

Peristiwa yang terjadi beberapa waktu lalu itu kini dalam proses penanganan Polres Langsa, karena suami yang bersangkutan tidak bersedia berdamai. Hal ini diungkapkan sumber kepada NagaNews.co, Selasa (5/5/2026).

Menurut sumber, aksi cinta terlarang pasangan nonmuhrim itu dilakukan di rumah dinas milik sekolah setempat. “Suasana sepi dan jauh dari keramaian. Potensi ini meyakinkan mereka bahwa perbuatan terlarang tidak akan tercium siapa pun,” ujar sumber.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun fakta berkata lain. Lelaki penjaga sekolah dan pasangannya yang berstatus istri orang itu akhirnya digerebek oleh suami sah dari wanita tersebut.

Yang menarik, kasus perselingkuhan di lingkungan pendidikan ini tidak mencuat ke media. Diduga, kepala sekolah (Kepsek) berusaha membungkam kasus tersebut, seperti yang dilakukannya terhadap wartawan media ini dan satu rekan lainnya.

Dalam upaya menyogok wartawan agar tidak mengungkap kasus dugaan perselingkuhan tersebut, Kepsek memanfaatkan Mustafa, seorang wartawan media online. Melalui Mustafa, Kepsek menitipkan uang sebesar Rp20.000 (dua puluh ribu rupiah) yang diduga untuk membungkam wartawan yang datang untuk kepentingan konfirmasi.

Namun upaya itu tidak berhasil karena Kepsek sedang tidak berada di tempat. Menurut keterangan Putri, Kepala Tata Usaha (KTU) di sekolah tersebut, Kepsek sedang berada di Dinas Pendidikan.

“Ibu Kepsek tidak ada di sekolah. Ibu ke Dinas Pendidikan tadi, katanya ada kegiatan,” ujar Putri dengan ketus kepada wartawan.

Hingga berita ini diturunkan, Kepsek salah satu SD di Kota Langsa yang namanya masih dirahasiakan itu belum berhasil dijumpai untuk kepentingan konfirmasi. Nomor WhatsApp yang ditinggalkan tidak kunjung dihubungi. Berita pun naik tayang di meja redaksi. (B.01)

Penulis : Baihaqi

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Bukit Raya Jalin Kolaborasi dengan Formulator FMC Group: Tingkatkan Produktivitas Pertanian & Perkuat Kemandirian Pangan Masyarakat
Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk Tangki di Muratara, 16 Orang Tewas Terbakar
Wamendagri Bima Arya di Penutupan Magang: Karakter Tentukan 80 Persen Kesuksesan
Kapolri: Polri Terus Berbenah demi Wujudkan Reformasi dan Pelayanan Prima
Presiden Mahasiswa USCND Kritik BPSDM Aceh: Langsa Tidak Masuk Prioritas Bantuan Pendidikan Rp10 Miliar
Diduga Hina Kerja Pers, Kepsek SDN 7 Langsa Sengaja Nitipkan Uang Rp20 Ribu kepada Wartawan
Camat Langsa Barat Gelar Pelatihan P2G demi Sukseskan Pilchiksung
For-WIN Peringati Hari Kebebasan Pers Sedunia, Soroti Dampak AI terhadap Media
Berita ini 425 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:08 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Bukit Raya Jalin Kolaborasi dengan Formulator FMC Group: Tingkatkan Produktivitas Pertanian & Perkuat Kemandirian Pangan Masyarakat

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:24 WIB

Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk Tangki di Muratara, 16 Orang Tewas Terbakar

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:42 WIB

Wamendagri Bima Arya di Penutupan Magang: Karakter Tentukan 80 Persen Kesuksesan

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:26 WIB

Kapolri: Polri Terus Berbenah demi Wujudkan Reformasi dan Pelayanan Prima

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:05 WIB

Presiden Mahasiswa USCND Kritik BPSDM Aceh: Langsa Tidak Masuk Prioritas Bantuan Pendidikan Rp10 Miliar

Berita Terbaru