Ketum TP Posyandu: Posyandu Bertransformasi, Kini Jadi Pusat Layanan 6 Bidang SPM di Desa

Kamis, 25 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Sosialisasi Implementasi Posyandu 6 Bidang SPM Tahun 2026, yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (24/6/2026).

Keterangan foto : Sosialisasi Implementasi Posyandu 6 Bidang SPM Tahun 2026, yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (24/6/2026).

Kupang, NagaNews.co – Ketua Umum Tim Pembina (TP) Posyandu, Tri Tito Karnavian, menegaskan bahwa posyandu telah bertransformasi dari sekadar pusat pelayanan kesehatan menjadi pusat pelayanan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan. Perubahan ini sejalan dengan implementasi enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Pernyataan tersebut disampaikan Tri saat membuka Sosialisasi Implementasi Posyandu 6 Bidang SPM Tahun 2026, yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (24/6/2026).

Perluasan Fungsi Berdasarkan Regulasi Terbaru

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tri menjelaskan bahwa transformasi ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 13 Tahun 2024, yang memperluas fungsi posyandu ke dalam enam bidang SPM, meliputi:

1. Kesehatan
2. Pendidikan
3. Sosial
4. Perumahan Rakyat
5. Pekerjaan Umum
6. Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat (Trantibumlinmas)

Menurutnya, selama ini posyandu lebih dikenal sebagai tempat layanan kesehatan karena banyak dimanfaatkan oleh puskesmas. Padahal, posyandu merupakan lembaga kemasyarakatan desa yang seharusnya menjadi sarana untuk menghadirkan berbagai layanan dasar secara lebih dekat kepada masyarakat.

“Posyandu ini milik desa, lembaga kemasyarakatan desa yang harusnya melayani segala macam bentuk pelayanan yang harus diberikan kepada masyarakat,” ujarnya.

Posyandu Sebagai Pintu Masuk Program Pemerintah

Dengan pendekatan enam bidang SPM, posyandu diharapkan dapat menjadi penghubung antara berbagai program pemerintah dengan kebutuhan warga secara langsung. Beberapa program yang dapat diintegrasikan melalui posyandu antara lain:

· Penanganan stunting
· Peningkatan kualitas pendidikan
· Perbaikan sanitasi
· Penyaluran bantuan sosial
· Program perumahan rakyat

Melalui pendekatan ini, berbagai program tersebut diharapkan dapat menjangkau masyarakat secara lebih cepat dan tepat sasaran.

Peran Strategis Kader Posyandu

Tri juga menyoroti peran penting kader posyandu dalam mendukung pendataan penerima manfaat berbasis nama dan alamat (by name by address). Hal ini dinilai krusial agar pelaksanaan program pemerintah berjalan lebih efektif dan akurat.

Untuk itu, TP Posyandu mendorong percepatan registrasi posyandu di seluruh desa serta penguatan sosialisasi kepada pemerintah daerah dan para kader guna mempercepat implementasi posyandu enam bidang SPM.

“Kami sudah merencanakan mulai 1 Juli 2026 ini ada sosialisasi secara online. Jadi satu bulan sekali akan mengadakan sosialisasi secara online supaya mencakup lebih luas lagi ke tingkat-tingkat daerah di seluruh Indonesia,” tandas Tri.

Hadir dalam Kegiatan

Kegiatan sosialisasi ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh penting, di antaranya:

· Pembina Kesekretariatan TP Posyandu, Yane Ardian Bima Arya
· Ketua TP Posyandu Provinsi NTT, Mindriyati Astiningsih Laka Lena
· Direktur Fasilitasi Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Adat (LKAD), PKK, dan Posyandu Kementerian Dalam Negeri, Nitta Rosalin
· Serta jajaran pemerintah daerah dan para kader posyandu. (MS/rilis)

Penulis : MS/Rilis

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

JMSI Gelar Seminar Sawit Berkelanjutan di Riau, Soroti Tata Kelola dan Konflik Lahan Adat
Walikota Langsa Pantau Pasar Usai Pimpin Rapat Inflasi, Komitmen Jaga Stabilitas Harga
KPK Gandeng Pemprov Lampung, Perkuat Pendidikan Antikorupsi di Sekolah Ratusan Kepala SMA dan SMK se-Lampung Ikuti Sosialisasi
Ansari, S.E Gagas Kepemimpinan 3T untuk Kemajuan Sungai Pauh Induk
Jelang Pilchiksung Sungai Pauh Tanjung, Putra Riskyna: Sosok Muda Nomor Urut 3 yang Siap Bawa Perubahan Nyata
Hari Kelima Penyaluran Bantuan, Wali Kota Langsa Tambah Fasilitas dan Percepat Pelayanan untuk Warga
Darah Batak Mengalir Kuat di Panggung The Icon: Felicia Sihombing, Si Remaja Tangerang yang Siap Guncang Top 5
Silaturahmi dan Coffee Morning, Camat Negeri Agung Ajak Media Wujudkan Wilayah Aman dan Damai
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:19 WIB

JMSI Gelar Seminar Sawit Berkelanjutan di Riau, Soroti Tata Kelola dan Konflik Lahan Adat

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:34 WIB

Walikota Langsa Pantau Pasar Usai Pimpin Rapat Inflasi, Komitmen Jaga Stabilitas Harga

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:16 WIB

Ketum TP Posyandu: Posyandu Bertransformasi, Kini Jadi Pusat Layanan 6 Bidang SPM di Desa

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:53 WIB

KPK Gandeng Pemprov Lampung, Perkuat Pendidikan Antikorupsi di Sekolah Ratusan Kepala SMA dan SMK se-Lampung Ikuti Sosialisasi

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:01 WIB

Ansari, S.E Gagas Kepemimpinan 3T untuk Kemajuan Sungai Pauh Induk

Berita Terbaru