Langsa, NagaNews.co – Pemerintah Kota Langsa dipercaya menjadi tuan rumah High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) se-Aceh Tahun 2026. Kegiatan yang digelar atas kerja sama Pemerintah Aceh dan Bank Indonesia ini berlangsung di Aula Hotel Harmoni, Kota Langsa, Senin (6/7/2026).
Acara dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Muhammad Nasir, S.IP., M.P.A., dan dihadiri sejumlah pejabat penting, seperti Asisten Perekonomian Pemerintah Aceh Ir. T. Robby Irza, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh Agus Chusaini, Kepala BPS Aceh Agus Andria, serta para bupati dan wali kota se-Aceh. Turut hadir pula pimpinan Bank Aceh Cabang Langsa, perwakilan Bulog, serta jajaran TPID dan TP2DD kabupaten/kota.
Sinergi Pengendalian Inflasi dan Digitalisasi Keuangan
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mengusung tema “Sinergi Pengendalian Infasi dan Digitalisasi Keuangan untuk Pemulihan Ekonomi Aceh Pasca Bencana”, forum ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat koordinasi lintas sektor. Dalam sambutannya, Sekda Aceh Muhammad Nasir menegaskan bahwa pertemuan ini adalah wujud kolaborasi nyata dalam menyepakati langkah-langkah pengendalian inflasi dan percepatan digitalisasi keuangan daerah.
Menurutnya, kedua agenda tersebut saling melengkapi untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan tangguh. Ia mengingatkan agar TPID di setiap daerah terus memperkuat sinergi, mulai dari perencanaan produksi, kelancaran distribusi, hingga stabilisasi harga. Selain itu, digitalisasi keuangan melalui Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) dinilai mampu meningkatkan transparansi dan efisiensi pendapatan daerah.
Muhammad Nasir juga mengajak pemerintah kabupaten/kota untuk memperkuat kerja sama antar-daerah, terutama dalam hal distribusi pangan. “Wilayah dengan surplus produksi harus bisa menjadi penyangga bagi daerah yang kekurangan pasokan. Ini kunci ketahanan pangan dan stabilitas harga di Aceh,” ujarnya.
Komitmen Pemko Langsa: Raih Penghargaan Kota Terbaik Pengendalian Inflasi
Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S. Putra, S.E., yang diwakili oleh Sekda Kota Langsa, Dra. Suhartini, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemerintah Aceh dan Bank Indonesia. Menurut Suhartini, pengendalian inflasi sangat penting untuk menjaga daya beli masyarakat dan menciptakan iklim investasi yang kondusif.
Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Langsa dalam mendukung TPID melalui berbagai langkah, seperti:
· Pemantauan harga kebutuhan pokok secara berkala,
· Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah dan operasi pasar,
· Penguatan ketahanan pangan, dan
· Menjaga kelancaran distribusi barang.
Di sisi digitalisasi, Pemko Langsa terus mempercepat implementasi ETPD, digitalisasi pelayanan publik, dan optimalisasi penerimaan pajak serta retribusi secara elektronik guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Alhamdulillah, atas berbagai upaya tersebut, Pemerintah Kota Langsa berhasil meraih penghargaan sebagai Kota Terbaik I dalam Pengendalian Inflasi Tahun 2026 Tingkat Sumatera dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia,” ungkap Suhartini bangga.
Harapan ke Depan
Menutup sambutannya, Suhartini berharap forum ini dapat melahirkan langkah nyata dalam memperkuat ketahanan ekonomi daerah. “Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, BPS, dunia usaha, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan, kita optimistis mampu mewujudkan Aceh yang maju, tangguh, dan sejahtera,” pungkasnya. (B.01)
Penulis : Baihaqi
Editor : Redaksi






