Ketua DEMA Fakultas Syariah IAIN Langsa Soroti Maraknya Korupsi Kepala Daerah

Jumat, 24 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DEMA Fakultas Syariah IAIN Langsa Soroti Maraknya Korupsi Kepala Daerah

Ketua DEMA Fakultas Syariah IAIN Langsa Soroti Maraknya Korupsi Kepala Daerah

Langsa, NagaNews.co – Maraknya kasus dugaan korupsi yang menjerat sejumlah kepala daerah sepanjang tahun 2026 mendapat perhatian serius dari kalangan mahasiswa. Ketua Umum Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Syariah IAIN Langsa, Muhammad Taufik Hidayat, menyatakan keprihatinan mendalam atas fenomena tersebut.

Menurut Taufik, rentetan penindakan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap kepala daerah menunjukkan bahwa praktik korupsi masih menjadi persoalan serius dalam penyelenggaraan pemerintahan. Kondisi itu dinilai mencederai amanah rakyat sekaligus menghambat terwujudnya pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

“Korupsi bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi juga pengkhianatan terhadap kepercayaan rakyat. Jabatan publik adalah amanah konstitusional yang harus dijalankan untuk kepentingan masyarakat, bukan dimanfaatkan sebagai alat memperkaya diri,” tegas Taufik kepada NagaNews.co, Kamis (23/7/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mahasiswa Fakultas Syariah itu menilai maraknya kepala daerah yang berhadapan dengan hukum harus menjadi momentum evaluasi terhadap sistem pengawasan, tata kelola pemerintahan, serta komitmen penyelenggara negara dalam menjalankan prinsip good governance.

Taufik menegaskan, DEMA Fakultas Syariah IAIN Langsa mendukung penuh upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan aparat penegak hukum secara profesional dan independen. Namun, pemberantasan korupsi tidak boleh berhenti pada aspek penindakan semata, melainkan juga harus dibarengi langkah pencegahan melalui penguatan sistem, transparansi birokrasi, dan pendidikan antikorupsi.

“Penegakan hukum harus dilakukan tanpa pandang bulu, tetapi tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah dan due process of law. Pada saat yang sama, pemerintah juga harus memperkuat sistem pengawasan agar praktik korupsi dapat dicegah sejak dini,” ujarnya.

Sebagai organisasi mahasiswa di lingkungan Fakultas Syariah, DEMA berkomitmen mengawal nilai-nilai integritas, supremasi hukum, dan akuntabilitas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Taufik menegaskan bahwa mahasiswa memiliki fungsi strategis sebagai agen perubahan (agent of change), kontrol sosial (social control), dan penjaga nilai moral (moral force) dalam mengawasi jalannya pemerintahan.

Ia juga mengajak seluruh kepala daerah, pejabat publik, dan penyelenggara negara untuk menjadikan jabatan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, bukan sebagai ruang menyalahgunakan kewenangan.

“Kami mengingatkan seluruh pejabat publik agar selalu memegang teguh integritas, transparansi, dan akuntabilitas. Kepercayaan masyarakat adalah modal utama dalam menjalankan pemerintahan. Jangan sampai amanah yang diberikan rakyat berakhir dengan penyalahgunaan kekuasaan yang merugikan negara,” tuturnya.

Menutup pernyataannya, Taufik berharap seluruh elemen bangsa dapat bersama-sama membangun budaya antikorupsi sejak dini. Menurutnya, keberhasilan pemberantasan korupsi tidak hanya bergantung pada aparat penegak hukum, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif masyarakat, akademisi, dan mahasiswa.

“Korupsi adalah musuh bersama. Sudah saatnya seluruh elemen bangsa bersatu memperkuat budaya integritas demi terwujudnya Indonesia yang bersih dari korupsi dan berorientasi pada kepentingan rakyat,” pungkasnya. (B.01)

Penulis : Baihaqi

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Pangdam XIX/TT: Donor Darah dan Pengobatan Gratis Wujud Pengabdian TNI kepada Rakyat
Kemendagri Dorong Pemda di NTB Perkuat KPDBU untuk Percepatan Pembangunan Infrastruktur
Kapolres Pimpin Sertijab Kasat Binmas dan 6 Kapolsek Jajaran Polres Kampar
Pusat Studi Kepolisian Bidang Lingkungan UNRI Resmi Diresmikan, Perkuat Kolaborasi Hadapi Kejahatan Lingkungan
1.115 Warga Beutong Ateuh Banggalang Dukung Investasi, Aspirasi Disampaikan ke Komisi III DPR RI
Penempatan Siti Zuriah Sebagai Kepala BKPSDM Langsa Perlu Ditinjau Ulang, Ini Alasannya
Ketua Harian Dekranas Tekankan Pentingnya Sinergi Lintas Lembaga untuk Perkuat Daya Saing Global Perajin Nusantara
249 Anak PAUD Tapteng Unjuk Kreativitas, Bunda PAUD Dorong Generasi Emas
Berita ini 36 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 10:58 WIB

Pangdam XIX/TT: Donor Darah dan Pengobatan Gratis Wujud Pengabdian TNI kepada Rakyat

Minggu, 20 September 2026 - 10:30 WIB

Kemendagri Dorong Pemda di NTB Perkuat KPDBU untuk Percepatan Pembangunan Infrastruktur

Sabtu, 19 September 2026 - 15:33 WIB

Kapolres Pimpin Sertijab Kasat Binmas dan 6 Kapolsek Jajaran Polres Kampar

Sabtu, 19 September 2026 - 15:07 WIB

Pusat Studi Kepolisian Bidang Lingkungan UNRI Resmi Diresmikan, Perkuat Kolaborasi Hadapi Kejahatan Lingkungan

Sabtu, 19 September 2026 - 10:10 WIB

1.115 Warga Beutong Ateuh Banggalang Dukung Investasi, Aspirasi Disampaikan ke Komisi III DPR RI

Berita Terbaru