Rapat Perdana PPTSB Riau Putuskan Pembangunan Kebun Sawit dan Pemutakhiran Data Anggota

Sabtu, 5 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto: Suasana akrab pengurus PPTSB Riau bersama pengurus cabang usai pelaksanaan Rakerwil.(Hotman)

Keterangan foto: Suasana akrab pengurus PPTSB Riau bersama pengurus cabang usai pelaksanaan Rakerwil.(Hotman)

Pekanbaru, NagaNews.co – Pengurus Parsadaan Pomparan Toga Sinaga dohot Boru (PPTSB) Wilayah Riau resmi menetapkan program strategis pembangunan kebun sawit sebagai sumber pemasukan utama perkumpulan di masa depan. Keputusan ini diambil dalam Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) perdana yang digelar di Hotel Mutiara Merdeka, Jalan Yos Sudarso, Pekanbaru, Sabtu (5/9/2026).

Rapat yang dihadiri perwakilan dari berbagai cabang tersebut menyepakati bahwa pengadaan kebun sawit jauh lebih produktif dibandingkan pembangunan gedung serba guna yang sebelumnya hanya menjadi wacana.

Lahan APL dan Skema Bertahap 50 Hektare

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua PPTSB Wilayah Riau, Rudy A Natalion Sinaga, menjelaskan bahwa tahap awal pengurus akan fokus mencari lahan yang sah dan sesuai ketentuan pemerintah.

“Lahan yang akan kita dapatkan harus berada pada Areal Penggunaan Lain (APL) sesuai regulasi,” ujar Rudy dalam sambutannya.

Ia menambahkan, keputusan ini merupakan hasil usulan peserta rapat dan mendapat persetujuan mayoritas. Ke depannya, perkumpulan menargetkan pengadaan lahan seluas 50 hektare yang akan dibangun secara bertahap, masing-masing 10 hektare, hingga mencapai total keseluruhan.

“Untuk memulai, kita akan menjual aset tanah PPTSB yang sudah ada sebelumnya di Palas. Hasil penjualan itu akan menjadi modal awal untuk pembelian lahan kebun sawit,” jelasnya.

Alasan Produktivitas: Gedung Kurang Diminati

Usulan kebun sawit mengemuka karena sejumlah peserta menilai gedung serba guna kurang efektif, terutama bagi anggota di luar Pekanbaru.

“Anggota di daerah masing-masing sudah memiliki gedung serba guna sendiri. Sangat tipis kemungkinan gedung itu akan kami pakai,” ungkap Tannis Sinaga, Ketua DPC PPTSB Cabang Pelalawan. Hal senada juga disampaikan Tumbur Sinaga, Ketua DPC PPTSB Cabang Kampar 1.

Data Anggota Direset, Bere dan Ibabere Masuk Database

Selain pembangunan kebun sawit, rapat juga menyepakati pemutakhiran database seluruh anggota PPTSB se-Wilayah Riau. Kebijakan baru ini mengakomodasi seluruh komunitas marga Sinaga, Boru, Bere, dan Ibabere ke dalam data keanggotaan hingga tingkat wilayah dan pusat.

Selama ini, Bere dan Ibabere hanya tercatat di tingkat sektor atau kecamatan. Mulai saat ini, mereka akan dimasukkan dalam database resmi di seluruh Wilayah Riau.

Rudy menargetkan proses pendataan ini rampung sebelum Juni 2027. “Pada rapat wilayah mendatang, database PPTSB Wilayah Riau yang terdiri dari 12 cabang harus sudah valid,” pintanya di hadapan peserta.

Sekretaris Wilayah, Rudyanto S Sinaga, S.H., M.Kn., menambahkan bahwa pihaknya akan segera merampungkan aplikasi pendataan yang akan dibagikan ke seluruh cabang. Ia berharap seluruh pengurus cabang kooperatif menyikapi program ini.

“Mari bekerja dengan sepenuh hati untuk kemajuan marga Sinaga, Boru, Bere, dan Ibabere di Riau,” ajak Rudyanto.

Cetak Biru Organisasi dan Urgensi Data Valid

Usai rapat, Rudy menegaskan bahwa perkumpulan tidak bisa menjalankan program tanpa data anggota yang valid. Menurutnya, pendataan adalah titik tolak segala bentuk program kerja dan harus diperbarui setiap tahun.

“Apapun programnya, harus didukung finansial dan data yang pasti. Untuk itu, dalam kepengurusan periode 2026–2030 ini, kita akan meletakkan cetak biru rencana kerja yang berkelanjutan,” tegasnya.

Kehadiran Cabang

Rakerwil perdana ini dihadiri perwakilan dari PPTSB Cabang Pekanbaru 1, Pekanbaru 2, Siak, Bengkalis, dan Pelalawan. Sementara lima cabang lainnya—Dumai, Inhu, Rohul, Rohil, dan Kuansing—memohon izin tidak hadir karena halangan.

Hadir pula dalam rapat tersebut Wakil Ketua Celsi Sinaga dan Op Miguel Sinaga, sejumlah penasihat seperti Op Noah Sinaga, Op Vian Sinaga, dan Op Vanya Sinaga, serta anggota Generasi Muda PPTSB. (Tan/Nes/Hot)

Penulis : Tan

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Ribuan Pomparan Toga Sinaga Hadiri Pelantikan PPTSB Samosir, Pemkab Siap Perkuat Sinergi
Pangdam XIX/TT: Donor Darah dan Pengobatan Gratis Wujud Pengabdian TNI kepada Rakyat
Kemendagri Dorong Pemda di NTB Perkuat KPDBU untuk Percepatan Pembangunan Infrastruktur
Kapolres Pimpin Sertijab Kasat Binmas dan 6 Kapolsek Jajaran Polres Kampar
Pusat Studi Kepolisian Bidang Lingkungan UNRI Resmi Diresmikan, Perkuat Kolaborasi Hadapi Kejahatan Lingkungan
1.115 Warga Beutong Ateuh Banggalang Dukung Investasi, Aspirasi Disampaikan ke Komisi III DPR RI
Penempatan Siti Zuriah Sebagai Kepala BKPSDM Langsa Perlu Ditinjau Ulang, Ini Alasannya
Ketua Harian Dekranas Tekankan Pentingnya Sinergi Lintas Lembaga untuk Perkuat Daya Saing Global Perajin Nusantara
Berita ini 31 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 23:21 WIB

Ribuan Pomparan Toga Sinaga Hadiri Pelantikan PPTSB Samosir, Pemkab Siap Perkuat Sinergi

Minggu, 20 September 2026 - 10:58 WIB

Pangdam XIX/TT: Donor Darah dan Pengobatan Gratis Wujud Pengabdian TNI kepada Rakyat

Minggu, 20 September 2026 - 10:30 WIB

Kemendagri Dorong Pemda di NTB Perkuat KPDBU untuk Percepatan Pembangunan Infrastruktur

Sabtu, 19 September 2026 - 15:33 WIB

Kapolres Pimpin Sertijab Kasat Binmas dan 6 Kapolsek Jajaran Polres Kampar

Sabtu, 19 September 2026 - 15:07 WIB

Pusat Studi Kepolisian Bidang Lingkungan UNRI Resmi Diresmikan, Perkuat Kolaborasi Hadapi Kejahatan Lingkungan

Berita Terbaru