Tapanuli Tengah, Pandan. NagaNews.co — Dalam upaya memperoleh data profil kompetensi dan potensi Aparatur Sipil Negara (ASN) secara terukur dan objektif guna mendukung pengembangan kompetensi serta manajemen talenta, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah (Tapteng) melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tapteng resmi melaksanakan kegiatan Profiling ASN.
Kegiatan yang diikuti para peserta ProASN ini diselenggarakan di Ruang Laboratorium SMAN 1 Matauli Pandan pada Senin, 14 September 2026.
Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, saat membuka kegiatan tersebut menekankan pentingnya aparatur yang memiliki nilai profesionalisme, integritas, dan dedikasi tinggi dalam menjalankan roda pemerintahan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Inilah bagian dari peningkatan kompetensi aparatur kita. Sehingga kita semua dituntut bekerja dengan penuh tanggung jawab, tepat waktu, dan tepat sasaran. Kerja yang berdampak dan punya hasil serta manfaat nyata ke masyarakat,” tegas Bupati Masinton Pasaribu.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa hasil Profiling ASN ini akan digunakan Pemkab Tapteng dalam menerapkan manajemen talenta secara transparan, di mana seluruh kebijakan penempatan diukur berdasarkan kemampuan, kapasitas, kompetensi, dan integritas ASN.
“Jadi kita tinggalkan pola kerja lama yang membuat kita tertinggal. Kalau pemerintahan pelayanannya bagus, maka akan berdampak pada peningkatan dan kemajuan daerah. Jadi ini yang akan kita lakukan terus-menerus,” ujarnya.
Kepala Kantor Regional VI BKN Medan, Dr. Janry Haposan U. P. Simanungkalit, S.Si., M.Si., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa pelaksanaan Profiling ASN ini krusial untuk mempercepat pencapaian visi dan misi Bupati Tapanuli Tengah, sekaligus menjadi prioritas bagi pemerintah daerah.
Menurutnya, prinsip utama dalam ProASN adalah mendapatkan data dan informasi akurat terkait potensi, kompetensi, hingga literasi digital ASN, mengingat tuntutan era digital saat ini.
“Jangan nanti seseorang yang tidak cocok pada tempatnya dipaksakan pada tempat itu. Itu melanggar prinsip menempatkan orang yang tepat, pada tempat yang tepat, pada waktu yang tepat, dan alasannya juga harus tepat. Jadi tidak bisa nanti tanpa berbasis data,” jelas Dr. Janry Haposan.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Tapanuli Tengah, Gusni Army Pasaribu, S.IP., M.M., dalam laporannya mengatakan bahwa tujuan dari ProASN (Profiling ASN) adalah:
· Mengetahui kondisi aktual ASN (kompetensi, kinerja, dan potensi);
· Mendukung manajemen talenta ASN agar penempatan, promosi, dan pengembangan karier berbasis data objektif;
· Menentukan kebutuhan pengembangan kompetensi (diklat, coaching);
· Mewujudkan sistem merit dalam pengelolaan kepegawaian.
Peserta ProASN (Profiling ASN) sebanyak 236 orang, terdiri dari Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, Fungsional, dan Pelaksana.
Pelaksanaan pembukaan Profiling ASN di SMAN 1 Matauli Pandan ini turut dihadiri oleh Sekdakab Tapanuli Tengah, Asisten Administrasi dan Umum Tapteng, Kepala BKPSDM Tapteng, Kepala SMAN 1 Matauli Pandan, Tim BKN VI Medan, serta para peserta ProASN. (RM)
Penulis : RM
Editor : Redaksi






