Masyarakat Gampong Alur Dua Minta Aparat Usut Dugaan Raibnya Mobil dan Uang Penyertaan Modal BUMG

Minggu, 29 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langsa, NagaNews. Co, – Masyarakat Gampong Alur Dua, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, meminta aparat penegak hukum (APH) mengusut dugaan penggelapan satu unit mobil Avanza dan uang penyertaan modal Badan Usaha Milik Gampong (BUMG). Total kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Kedua aset tersebut diduga dibawa kabur oleh ketua BUMG setempat berinisial Rz.

Berdasarkan informasi yang diperoleh NagNews.co dari sumber masyarakat setempat, Minggu (29/3/2026), benar bahwa satu unit mobil Avanza aset BUMG dan uang penyertaan modal yang rencananya akan digunakan untuk pengadaan hewan ternak sapi dan kambing telah dibawa kabur oleh Rz. Hingga saat ini, keberadaan yang bersangkutan belum diketahui.

“Benar, inisial Rz selaku ketua BUMG Gampong Alur Dua diduga telah membawa ratusan juta rupiah uang penyertaan modal dan satu unit mobil Avanza. Sampai sekarang Rz belum kembali. Kami tidak tahu keberadaannya,” ujar salah seorang warga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sumber yang sama juga meminta APH segera mengusut kasus ini. “Kami minta aparat penegak hukum mengusut dugaan penggelapan ini. Itu uang negara yang harus dipertanggungjawabkan penggunaannya,” ungkapnya. Ia meminta identitasnya tidak dituliskan.

Sumber lain menambahkan bahwa mobil Avanza tersebut sebelumnya digunakan untuk keperluan warga, seperti antar-jemput sakit atau keperluan hajatan. Selain itu, mobil juga disewakan kepada masyarakat yang membutuhkan, dan hasil sewanya menjadi tambahan pendapatan BUMG.

“Hasil pendapatan dari aset mobil Avanza itu tidak diketahui berapa pemasukan BUMG dalam beberapa tahun belakangan ini. Mirisnya, penyertaan modal BUMG terus dikucurkan, dan terakhir uang berikut mobil diduga sudah dibawa kabur oleh ketua BUMG,” imbuhnya.

Ia berharap APH turun tangan melakukan penyelidikan. “Jangan-jangan ada pihak lain, termasuk oknum perangkat desa, yang terlibat,” pungkasnya.

Sementara itu, informasi lebih lanjut dari Penjabat Geuchik dan Ketua Tuha Peut Gampong (TPG) setempat belum berhasil diperoleh. Ketua Tuha Peut Mat Syah yang dikonfirmasi tidak menjawab panggilan masuk, hingga berita ini naik ke meja Redaksi NagaNews. Co (B.01)

Penulis : Baihaqi

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Abana Murdani Kembali Memimpin PW HUDA Kota Langsa Periode 2026–2030
Ribuan Pomparan Toga Sinaga Hadiri Pelantikan PPTSB Samosir, Pemkab Siap Perkuat Sinergi
Pangdam XIX/TT: Donor Darah dan Pengobatan Gratis Wujud Pengabdian TNI kepada Rakyat
Kemendagri Dorong Pemda di NTB Perkuat KPDBU untuk Percepatan Pembangunan Infrastruktur
Kapolres Pimpin Sertijab Kasat Binmas dan 6 Kapolsek Jajaran Polres Kampar
Pusat Studi Kepolisian Bidang Lingkungan UNRI Resmi Diresmikan, Perkuat Kolaborasi Hadapi Kejahatan Lingkungan
1.115 Warga Beutong Ateuh Banggalang Dukung Investasi, Aspirasi Disampaikan ke Komisi III DPR RI
Penempatan Siti Zuriah Sebagai Kepala BKPSDM Langsa Perlu Ditinjau Ulang, Ini Alasannya
Berita ini 229 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 16:47 WIB

Abana Murdani Kembali Memimpin PW HUDA Kota Langsa Periode 2026–2030

Minggu, 20 September 2026 - 23:21 WIB

Ribuan Pomparan Toga Sinaga Hadiri Pelantikan PPTSB Samosir, Pemkab Siap Perkuat Sinergi

Minggu, 20 September 2026 - 10:58 WIB

Pangdam XIX/TT: Donor Darah dan Pengobatan Gratis Wujud Pengabdian TNI kepada Rakyat

Minggu, 20 September 2026 - 10:30 WIB

Kemendagri Dorong Pemda di NTB Perkuat KPDBU untuk Percepatan Pembangunan Infrastruktur

Sabtu, 19 September 2026 - 15:33 WIB

Kapolres Pimpin Sertijab Kasat Binmas dan 6 Kapolsek Jajaran Polres Kampar

Berita Terbaru