Kajari Langsa Beri Kuliah Bahasa Inggris di Kampus, IAIN Langsa Dorong Mahasiswa Siap Bersaing Global

Kamis, 16 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket. Foto : Kepala Kejaksaan Negeri Langsa, Adi Tyogunawan, S.H., M.H., sebagai pemateri dalam Academic Discussion Forum (ADF) bertajuk

Ket. Foto : Kepala Kejaksaan Negeri Langsa, Adi Tyogunawan, S.H., M.H., sebagai pemateri dalam Academic Discussion Forum (ADF) bertajuk "Easy Way to Speak English" di Aula Barat, IAIN Langsa, Rabu (15/4/2026).

Langsa, NagaNews. Co, – Pemandangan tak biasa terjadi di IAIN Langsa. Seorang Kepala Kejaksaan Negeri berdiri di depan kelas, bukan untuk membahas hukum, melainkan mengajarkan bahasa Inggris kepada mahasiswa.

Adalah Adi Tyogunawan, S.H., M.H., Kepala Kejaksaan Negeri Langsa, yang tampil sebagai pemateri dalam Academic Discussion Forum (ADF) bertajuk “Easy Way to Speak English” di Aula Barat, Rabu (15/4/2026). Kehadirannya langsung menyita perhatian dan menuai antusiasme mahasiswa.

Dalam forum tersebut, Adi tidak hanya berbagi teori, tetapi juga pengalaman nyata bagaimana ia menguasai bahasa Inggris dari nol hingga mampu menggunakannya dalam dunia profesional, termasuk di bidang hukum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bahasa Inggris hari ini bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Ini penting untuk komunikasi, diskusi, hingga representasi di tingkat yang lebih luas,” tegasnya di hadapan peserta.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Lembaga Bahasa IAIN Langsa ini menjadi ADF perdana di kampus tersebut dengan konsep interaktif dan aplikatif. Di bawah koordinasi Cut Intan Mutia sebagai penanggung jawab, forum ini berhasil menghadirkan suasana belajar yang hidup dan partisipatif.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan IAIN Langsa, Dr. Amiruddin Yahya Azzawiy, menilai kehadiran Kajari sebagai pengajar menjadi simbol bahwa belajar tidak mengenal batas profesi.

“Ini pesan kuat bagi mahasiswa bahwa siapa pun bisa menjadi pembelajar sekaligus pengajar. Mahasiswa harus tampil sebagai agent of change dengan terus meningkatkan kompetensi diri,” ujarnya.

Adi juga membongkar metode belajarnya yang sederhana namun efektif: belajar melalui menonton, mendengar, membaca, serta membangun kebiasaan mencatat.

“Saya bukan dari latar belakang bahasa Inggris. Kunci saya satu: konsisten. Menulis itu penting, karena kita tidak mungkin mengingat semuanya,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa ada empat fondasi utama yang harus dikuasai mahasiswa, yakni grammar, pronunciation, pemahaman verb dan non-verb, serta vocabulary. Keempatnya, kata dia, hanya bisa dikuasai melalui latihan yang berulang.

Forum berlangsung dinamis dengan diskusi interaktif. Mahasiswa bahkan membandingkan pengalaman belajar bahasa Inggris dengan bahasa Arab. Menanggapi hal itu, Adi mengingatkan pentingnya rasa percaya diri.

“Setiap orang punya kelebihan. Jangan rendah diri, tetapi juga jangan sombong. Semua adalah pemberian Allah,” pesannya.

Di penghujung kegiatan, Adi menegaskan bahwa kemampuan bahasa Inggris kini menjadi salah satu kunci dalam berbagai seleksi profesi, sehingga memperkuat urgensi penguasaan bahasa tersebut di kalangan mahasiswa.

Melalui ADF ini, IAIN Langsa menunjukkan langkah strategisnya dalam menyiapkan mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif dan kompetitif di tingkat global. (B.01/ril)

Penulis : Baihaqi

Editor : Redaksi

Berita Terkait

1.115 Warga Beutong Ateuh Banggalang Dukung Investasi, Aspirasi Disampaikan ke Komisi III DPR RI
Penempatan Siti Zuriah Sebagai Kepala BKPSDM Langsa Perlu Ditinjau Ulang, Ini Alasannya
Ketua Harian Dekranas Tekankan Pentingnya Sinergi Lintas Lembaga untuk Perkuat Daya Saing Global Perajin Nusantara
249 Anak PAUD Tapteng Unjuk Kreativitas, Bunda PAUD Dorong Generasi Emas
Setetes Darah untuk Kemanusiaan, PMI Tapteng Kumpulkan 45 Kantong Darah
Temui Mensos, Bupati Masinton Pastikan Jadup dan Bantuan Isi Hunian Korban Bencana Tapteng Segera Disalurkan
Cegah 3C dan Geng Motor, Polres Tapteng Gencarkan Patroli Blue Light
Karhutla di Kampar Berhasil Dikendalikan, Kodam XIX/TT Kerahkan Pasukan Gabungan
Berita ini 27 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 10:10 WIB

1.115 Warga Beutong Ateuh Banggalang Dukung Investasi, Aspirasi Disampaikan ke Komisi III DPR RI

Sabtu, 19 September 2026 - 08:33 WIB

Penempatan Siti Zuriah Sebagai Kepala BKPSDM Langsa Perlu Ditinjau Ulang, Ini Alasannya

Jumat, 18 September 2026 - 19:36 WIB

Ketua Harian Dekranas Tekankan Pentingnya Sinergi Lintas Lembaga untuk Perkuat Daya Saing Global Perajin Nusantara

Jumat, 18 September 2026 - 17:40 WIB

249 Anak PAUD Tapteng Unjuk Kreativitas, Bunda PAUD Dorong Generasi Emas

Jumat, 18 September 2026 - 17:32 WIB

Setetes Darah untuk Kemanusiaan, PMI Tapteng Kumpulkan 45 Kantong Darah

Berita Terbaru