Tanggapan Masyarakat, Ucapan Walikota Terkait Jadup Pada Shalat Idul Adha, Itu Candaan Tidak Mengganggu Jalannya Ibadah

Minggu, 31 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Benner walikota langsa, mengajak masyarakat berkimunisai yang baik,

Keterangan foto : Benner walikota langsa, mengajak masyarakat berkimunisai yang baik, " ada kalanya kalimat candaan untuk kebersamaan" .

Langsa, NagaNews.co, – Beredar kabar mengenai ucapan Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana, saat pelaksanaan shalat Idul Adha 1447 H/2026 M di Lapangan Merdeka, Kota Langsa. Ia dituding mengeluarkan kata-kata nyeleneh dengan mengartikan “Jadup” sebagai “Jeffry akan dua periode”. Ucapan tersebut dinilai tidak tepat karena disampaikan pada momen ibadah shalat Ied.

Dalam konfirmasinya, sejumlah warga menanggapi bahwa ucapan Wali Kota Jeffry Sentana merupakan hal biasa bernada candaan dan tidak mengganggu jalannya ibadah.

“Itu ucapan candaan, tidak ada unsur politik karena saat ini bukan tahun politik. Tidak juga nyeleneh terhadap program Jadup,” ujar salah seorang warga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga lainnya, Romi, menambahkan, “Selain itu, ucapan tersebut tidak berpengaruh terhadap kelangsungan ibadah shalat Ied. Menurut saya, itu hanya candaan sebagai wujud kedekatan Wali Kota Jeffry Sentana dengan bawahannya. Tidak ada masalah terkait ucapan tersebut dan tidak perlu dibesar-besarkan.”

Warga lainnya juga memberikan tanggapan serupa. “Ucapan tersebut sah-sah saja diucapkan, terlebih lagi ini bukan tahun politik. ‘Jadup’ diartikan Jeffry akan dua periode, itu kan versi wali kota. Jadi tidak ada masalah. Saya rasa tidak ada yang tersinggung atas apa yang disampaikan Wali Kota Jeffry Sentana dalam pidatonya pada shalat Ied beberapa hari lalu,” ungkapnya.

Sementara itu, terkait berbagai isu negatif terhadap Pemerintah Kota Langsa yang dihembuskan oknum tidak bertanggung jawab, masyarakat diminta tidak terprovokasi. Isu-isu tersebut dinilai berpotensi mengganggu kinerja Pemkot Langsa dalam mewujudkan kemajuan ke depan yang lebih baik dari yang sudah ada selama ini. Demikian di rangkum media NagaNews.co, dari berbagai sumber (B.01)

Penulis : Baihaqi

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Pangdam XIX/TT: Donor Darah dan Pengobatan Gratis Wujud Pengabdian TNI kepada Rakyat
Kemendagri Dorong Pemda di NTB Perkuat KPDBU untuk Percepatan Pembangunan Infrastruktur
Kapolres Pimpin Sertijab Kasat Binmas dan 6 Kapolsek Jajaran Polres Kampar
Pusat Studi Kepolisian Bidang Lingkungan UNRI Resmi Diresmikan, Perkuat Kolaborasi Hadapi Kejahatan Lingkungan
1.115 Warga Beutong Ateuh Banggalang Dukung Investasi, Aspirasi Disampaikan ke Komisi III DPR RI
Penempatan Siti Zuriah Sebagai Kepala BKPSDM Langsa Perlu Ditinjau Ulang, Ini Alasannya
Ketua Harian Dekranas Tekankan Pentingnya Sinergi Lintas Lembaga untuk Perkuat Daya Saing Global Perajin Nusantara
249 Anak PAUD Tapteng Unjuk Kreativitas, Bunda PAUD Dorong Generasi Emas
Berita ini 144 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 10:58 WIB

Pangdam XIX/TT: Donor Darah dan Pengobatan Gratis Wujud Pengabdian TNI kepada Rakyat

Minggu, 20 September 2026 - 10:30 WIB

Kemendagri Dorong Pemda di NTB Perkuat KPDBU untuk Percepatan Pembangunan Infrastruktur

Sabtu, 19 September 2026 - 15:33 WIB

Kapolres Pimpin Sertijab Kasat Binmas dan 6 Kapolsek Jajaran Polres Kampar

Sabtu, 19 September 2026 - 15:07 WIB

Pusat Studi Kepolisian Bidang Lingkungan UNRI Resmi Diresmikan, Perkuat Kolaborasi Hadapi Kejahatan Lingkungan

Sabtu, 19 September 2026 - 10:10 WIB

1.115 Warga Beutong Ateuh Banggalang Dukung Investasi, Aspirasi Disampaikan ke Komisi III DPR RI

Berita Terbaru