Kodam XIX Tuanku Tambusai dan Tim Gabungan Berjuang Padamkan Karhutla di Hutan GSK Bengkalis

Sabtu, 29 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Personel TNI dari Kodam XIX Tuanku Tambusai bersama tim gabungan berjibaku memadamkan api di lahan gambut Hutan GSK, Bengkalis.

Keterangan Foto: Personel TNI dari Kodam XIX Tuanku Tambusai bersama tim gabungan berjibaku memadamkan api di lahan gambut Hutan GSK, Bengkalis.

Bengkalis, NagaNews.co — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali menyala di kawasan Hutan GSK, Desa Tasik Tebing Serai, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis, Sabtu (29/8/2026). Kodam XIX Tuanku Tambusai bersama tim gabungan dikerahkan untuk menjinakkan api yang diperkirakan telah melalap lahan gambut seluas 10 hektare.

Operasi pemadaman dimulai sejak pukul 12.00 WIB di sekitar Jalan Tobing Soai Km 75, RT 02/RW 04. Hingga sore hari, petugas masih mendapati api dan asap mengepul dari sejumlah titik. Karena itu, upaya pemadaman, penyisiran, dan pendinginan terus digencarkan untuk mencegah bara api bangkit kembali dan merambat lebih luas.

Sebanyak puluhan personel gabungan diterjunkan, terdiri dari Koramil 03/Mandau, Polsek Pinggir, MPA, BBKSDA, BPBD, RPK, serta warga setempat yang turun langsung membantu. Dukungan peralatan pun tergolong memadai, dengan empat unit mini striker, 16 rol selang panjang, dan satu unit helikopter water bombing yang melakukan pengeboman air dari udara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kendati demikian, medan gambut yang tebal, minimnya sumber air permukaan, teriknya cuaca, serta angin kencang yang kerap berubah arah menjadi ujian berat di lapangan. Jarak lokasi kebakaran yang mencapai 80 kilometer dari Koramil 03/Mandau juga menambah kompleksitas distribusi logistik dan pergerakan personel.

“Kami terus memadamkan api secara intensif bersama tim gabungan. Lahan gambut membuat api bisa bersembunyi di bawah permukaan, jadi penyisiran dan pendinginan harus kami lakukan berulang kali agar tidak muncul titik api baru,” ujar salah seorang petugas di lokasi.

Sejauh ini, sekitar 1,5 hektare area berhasil dikuasai dan dipadamkan, sementara 8,5 hektare sisanya masih dalam proses penanganan. Sementara itu, Polsek Pinggir masih mendalami penyebab kebakaran dan status kepemilikan lahan yang terbakar. (N.04)

Penulis : N. 04

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Pendam XIX/Tuambusai

Berita Terkait

Proyek Siring Irigasi APBN di Way Kanan Diduga Bermasalah, Dinding Diduga Hanya Polesan
Pemko Langsa Percepat Input Data SIKN-JIKN, Dorong Tata Kelola Kearsipan Digital yang Akuntabel
Program Unggulan Nikah Gratis Pemko Langsa Semakin Digandrungi Masyarakat, Ini Faktanya
Forum Diskusi Radio Riau Desak Komisioner KPID Segera Dilantik
Media Visit AJP 2026, PHR Dorong Kemandirian Kelompok Disabilitas di Zona Rokan
Rajut Kebersamaan, Wali Kota Langsa Silaturahmi dan Temu Ramah dengan Insan Pers
Abana Murdani Kembali Memimpin PW HUDA Kota Langsa Periode 2026–2030
Ribuan Pomparan Toga Sinaga Hadiri Pelantikan PPTSB Samosir, Pemkab Siap Perkuat Sinergi
Berita ini 9 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 17:04 WIB

Proyek Siring Irigasi APBN di Way Kanan Diduga Bermasalah, Dinding Diduga Hanya Polesan

Selasa, 22 September 2026 - 15:41 WIB

Pemko Langsa Percepat Input Data SIKN-JIKN, Dorong Tata Kelola Kearsipan Digital yang Akuntabel

Selasa, 22 September 2026 - 12:43 WIB

Program Unggulan Nikah Gratis Pemko Langsa Semakin Digandrungi Masyarakat, Ini Faktanya

Selasa, 22 September 2026 - 12:12 WIB

Forum Diskusi Radio Riau Desak Komisioner KPID Segera Dilantik

Selasa, 22 September 2026 - 11:37 WIB

Media Visit AJP 2026, PHR Dorong Kemandirian Kelompok Disabilitas di Zona Rokan

Berita Terbaru