Bengkalis, NagaNews.co — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali menyala di kawasan Hutan GSK, Desa Tasik Tebing Serai, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis, Sabtu (29/8/2026). Kodam XIX Tuanku Tambusai bersama tim gabungan dikerahkan untuk menjinakkan api yang diperkirakan telah melalap lahan gambut seluas 10 hektare.
Operasi pemadaman dimulai sejak pukul 12.00 WIB di sekitar Jalan Tobing Soai Km 75, RT 02/RW 04. Hingga sore hari, petugas masih mendapati api dan asap mengepul dari sejumlah titik. Karena itu, upaya pemadaman, penyisiran, dan pendinginan terus digencarkan untuk mencegah bara api bangkit kembali dan merambat lebih luas.
Sebanyak puluhan personel gabungan diterjunkan, terdiri dari Koramil 03/Mandau, Polsek Pinggir, MPA, BBKSDA, BPBD, RPK, serta warga setempat yang turun langsung membantu. Dukungan peralatan pun tergolong memadai, dengan empat unit mini striker, 16 rol selang panjang, dan satu unit helikopter water bombing yang melakukan pengeboman air dari udara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kendati demikian, medan gambut yang tebal, minimnya sumber air permukaan, teriknya cuaca, serta angin kencang yang kerap berubah arah menjadi ujian berat di lapangan. Jarak lokasi kebakaran yang mencapai 80 kilometer dari Koramil 03/Mandau juga menambah kompleksitas distribusi logistik dan pergerakan personel.
“Kami terus memadamkan api secara intensif bersama tim gabungan. Lahan gambut membuat api bisa bersembunyi di bawah permukaan, jadi penyisiran dan pendinginan harus kami lakukan berulang kali agar tidak muncul titik api baru,” ujar salah seorang petugas di lokasi.
Sejauh ini, sekitar 1,5 hektare area berhasil dikuasai dan dipadamkan, sementara 8,5 hektare sisanya masih dalam proses penanganan. Sementara itu, Polsek Pinggir masih mendalami penyebab kebakaran dan status kepemilikan lahan yang terbakar. (N.04)
Penulis : N. 04
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Pendam XIX/Tuambusai






