Langsa, NagaNews.co — Tata kelola administrasi Bank Syariah Nasional (BSN) Kantor Cabang Langsa menuai kritik tajam dari nasabah. Kinerja manajerial bank tersebut dinilai tidak profesional, terutama dalam penyelesaian hak dasar nasabah pada fasilitas pembiayaan perumahan.
Seorang nasabah pembiayaan perumahan berinisial MH (32) mengungkapkan kekecewaannya atas ketidakjelasan pengurusan sertifikat tanah miliknya. Meskipun kewajiban angsuran telah berjalan lancar, dokumen vital tersebut tak kunjung diserahkan hingga mendekati masa dua tahun.
“Setiap bulan selama 11 bulan saya datang menanyakan kepastian sertifikat ke Kepala BSN Langsa, jawabannya selalu sama: ‘masih dalam proses’. Namun, proses macam apa yang memakan waktu hampir dua tahun tanpa titik terang?” ujar MH dengan nada kecewa, Selasa (8/9/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sikap manajemen BSN Langsa yang dinilai mengulur waktu dan memberikan jawaban normatif itu pun dinilai mengabaikan prinsip transparansi serta pelayanan prima yang seharusnya diusung lembaga perbankan syariah.
Kondisi ini turut memicu kekhawatiran nasabah lain mengenai keamanan dokumen penting yang dipercayakan kepada pihak bank. Ketidakpastian hukum atas kepemilikan aset akibat keterlambatan penyerahan sertifikat dinilai berpotensi merugikan nasabah secara finansial maupun psikologis.
Sementara itu, Harvis selaku Kepala Bank BSN yang dihubungi NagaNews.co melalui pesan WhatsApp untuk konfirmasi pemberitaan memberikan tanggapan singkat. “Akan kami tindak lanjuti ke pihak notaris dan developer. Insya Allah dalam waktu dekat ada kabar baik,” tutup Harvis. (B.01/ril).
Penulis : Baihaqi
Editor : Redaksi






