Efek Lemahnya Pengawasan dan Dorongan Pihak Kecamatan, Berdampak Lambatnya Serapan Dana Desa

Rabu, 10 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langsa, NagaNews.co, – Diduga lemahnya pengawasan dan dorongan dari pihak Kecamatan pada realisasi dana desa membuat sejumlah gampong di Kecamatan Langsa Lama lambat dalam menyerap APBN DD tahap 2 tahun 2025 tahun ini.

Berdasarkan data daftar pengajuan realisasi APBN DD update tanggal 25 Agustus 2025, dari data tersebut gampong di Kecamatan Langsa Lama, jauh tertinggal dibanding Kecamatan lain di Pemko Langsa.

Gampong di kecamatan Langsa Lama dari jumlah 15 gampong (desa), pada update data tanggal 25 September 2025 di dapati 9 gampong yang bertanda hitam atau belum mengajukan ke BPKD.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, seiring waktu berjalan investigasi kembali dilakukan oleh wartawan media ini untuk mengetahui perkembangan terkini terkait serapan APBN DD di Kecamatan tersebut.

Dari investigasi yang dilakukan, diketahui bahwa hingga pada update data Selasa kemarin tanggal 9 September 2025, masih ada 6 gampong lagi yang berwarna hitam atau belum mengajukan ke BPKD.

Adapun 6 gampong tersebut antara lain sebagai berikut:

1. Gampong Baro (hitam)

2. Baroh Langsa Lama (hitam)

3. Asam Peutik (hitam)

4. Seulalah Baro (hitam)

5. Meurandeh Aceh (hitam)

6. Bate Puteh (hitam).

Dalam pada itu, hasil investigasi yang dilakukan juga mendapati ada 3 Gampong saat ini masih dalam proses di KPPN, sementara 6 gampong lagi sudah masuk ke Kas Desa.

Dari fakta tersebut, maka dapat disimpulkan gampong yang ada di Kecamatan Langsa Lama jauh tertinggal dalam menyerap APBN DD tahun 2025 dibandingkan gampong lain pada Kecamatan berbeda.

Guna antisipasi hal tersebut kembali terulang, hal itu perlu adanya peran aktif pihak terkait petugas yang ada di Kecamatan, dan juga pendamping desa dalam mendorong percepatan serapan anggaran-anggaran ADD maupun DD.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui apa kendala yang menyebabkan 6 Gampong di Kecamatan Langsa Lama hingga saat ini masih bertanda warna hitam, demikian. (B.01)

Lihat semua berita di Indeks

Berita Terkait

Ketua Umum FORSAL M. Yani Mengecam Keras Penyadapan yang Dilakukan oleh Mantan Kapolri Jenderal Pol. LSP terhadap Presiden RI
Opini :Ketika Aspirasi Politik Masuk Ruang Beasiswa
For-WIN & FORSAL Berharap Kasus PT PSMI Dapat Diselesaikan dengan Baik demi Kelangsungan Usaha Petani, Karyawan, dan Penggiat Usaha
Warga Dusun VII Manunggal Gelar Makan Bersama di Lorong Gang, Pererat Silaturahmi Antar Tetangga
BENTARA NJ Kota Langsa Mendukung Kejaksaan dalam Pemberantasan Korupsi
Ketua BENTARA NJ Kota Langsa Apresiasi Kinerja Polri, Dukung Polres Langsa dalam Pemberantasan Narkoba
Wali Kota Langsa Hadiri Maulid di Empat Gampong, Serukan Penguatan Iman dan Ukhuwah Islamiyah
Bertabur Hadiah, Jalan Sehat Semangat Juara KNPI Langsa di CFD Diikuti Ribuan Warga
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 20:57 WIB

Ketua Umum FORSAL M. Yani Mengecam Keras Penyadapan yang Dilakukan oleh Mantan Kapolri Jenderal Pol. LSP terhadap Presiden RI

Selasa, 3 November 2026 - 19:05 WIB

Opini :Ketika Aspirasi Politik Masuk Ruang Beasiswa

Minggu, 1 November 2026 - 07:19 WIB

For-WIN & FORSAL Berharap Kasus PT PSMI Dapat Diselesaikan dengan Baik demi Kelangsungan Usaha Petani, Karyawan, dan Penggiat Usaha

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:36 WIB

Warga Dusun VII Manunggal Gelar Makan Bersama di Lorong Gang, Pererat Silaturahmi Antar Tetangga

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:50 WIB

BENTARA NJ Kota Langsa Mendukung Kejaksaan dalam Pemberantasan Korupsi

Berita Terbaru

Oleh: Muhammad Taufik Hidayat, CPM
Ketua Umum DEMA Fakultas Syariah IAIN Langsa

Berita

Opini :Ketika Aspirasi Politik Masuk Ruang Beasiswa

Selasa, 3 Nov 2026 - 19:05 WIB