Pemko Langsa Paparkan Update Harga Sembako Per Tanggal 6 Desember 2025, Ini Rinciannya

Minggu, 7 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Ket. Foto : Pendistribusian Beras Bulog, dan situasi Pasar di Kota Langsa.

Ket. Foto : Pendistribusian Beras Bulog, dan situasi Pasar di Kota Langsa.

Langsa,NagaNews.Co,- Untuk menjaga kestabilan harga jual bahan pokok di Pusat pasar kota Langsa dan lonjakan harga jual diatas kewajaran, Pemko Langsa pasca banjir yang terjadi, Pemko Langsa rutin melakukan monitoring Update perubahan harga jual terhadap kebutuhan bahan pokok bagi masyarakat di wilayahnya, Minggu (7 Desember 2025).

Bedasarkan data yang diperoleh NagaNews.co dari laman resmi Tim Pemantau Inflasi Daerah (TPID) Pemko Langsa per Tgl : 06 Desember 2025, Pukul : 10.00 Wib dinyatakan harga jual bahan pokok Dikota Langsa sebagai berikut:
1. Beras Premium : Rp. 16.700
2. ⁠Beras Medium : Rp. 16.000
3. ⁠Cabe Merah Keriting : Rp. 80.000
4. ⁠Cabe Rawit Hijau : Rp. 80.000
5. ⁠Gula Pasir : Rp. 20.000
6. ⁠Minyak Goreng Kemasan : Rp. 23.000
7. ⁠Minyakita : Rp. 21.000
8. ⁠Telur Ayam : Rp. 2.500/butir
9. ⁠Daging Ayam Ras : Rp. 35.000
10. ⁠Daging Sapi : Rp. 150.000
11. ⁠Bawang Merah : Rp. 60.000
12. ⁠Bawang Putih : Rp. 40.000 dan;
13. ⁠Tomat : Rp. 12.000

Sementara untuk Stok Beras didapati dalam keadaan langka di pasaran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Walikota Langsa Jeffry Sentana S.Putra,.SE saat konfirmasi wartawan, kepada naganews.co, menjelaskan, “Alhamdulillah dari Update data bahan pokok yang dilakukan TPID Pemko Langsa per tanggal 6 Desember 2025, untuk sejumlah bahan pokok jenis sayur-sayuran mengalami penurunan harga dari sebelumnya, sedangkan untuk harga beras, juga sudah mulai stabil walaupun didapati adanya kelangkaan, ungkap Jeffry.

Lebih lanjut Walikota Jeffry Sentana menerangkan, “Saya atas nama Pemko Langsa akan terus berbuat mengupayakan percepatan pemulihan situasi pasca banjir besar yang melanda kota Langsa disegala sisi, pihak Kami juga akan terus mendorong dinas dan instansi terkait untuk sama-sama mengatasi dampak yang ditimbulkan oleh bencana yang terjadi di kota ini, mari kita do’a kan agar pemulihan situasi pasca bencana dapat segera kita wujudkan, pungkas Jeffry.

Sementara itu dalam wujud kepeduliannya terhadap korban banjir, pemerintah kota Langsa tidak putus-putus dalam menyalurkan bantuan tanggap bencana secara bertahap kepada masyarakat di lima kecamatan, bantuan Stimulus Langsung Tunai dan Bantuan Langsung Pangan (BLP) hal tersebut sudah sukses disalurkan secara instan kepada 66 Gampong/desa di Pemko Langsa.

Tak hanya sampai disitu, rencana penyaluran bantuan yang diagendakan hari ini, minggu tanggal 7 Desember 2025 juga akan segera disalurkan kepada sejumlah gampong diantaranya:

Kecamatan Langsa Timur:
Gampong Alur Merbau (5,360 ton), Bukit Metuah (3,740 ton)
3. Seneubok Antara (2,340 ton) dan; Gampong Simpang Wie (740 ton), dengan total keseluruhannya sebanyak (12.180 ton)

Selanjutnya penyaluran bantuan juga dilakukan kepada Gampong Alue Beurawe (13,750 ton), Sungai Pauh Pusaka (7,000 ton), Sungai Pauh Tanjong (7,110 ton), dengan Total (14,110 ton). Berlanjut penyaluran bantuan ke Gampong Meutia (7,950 ton), Sungai Pauh Firdaus (4,280 ton) Total (12,230 ton).

Selain dari itu bantuan juga disalurkan ke Gampong PB. Teungoh (7,060 ton), PB. Beuramo (7,270 ton). dengan total keseluruhannya sebanyak (14,330 ton). Kemudian menyusul ke Gampong Sungai Pauh (14,160), Merandeh Dayah (4,350), Sidodadi (9,690 ton)
Sidoarjo (10,950 ton), dengan total keseluruhannya sebanyak (24,990 ton).

Adapun bantuan yang disalurkan pada Agenda tanggal 7 hari ini
Total keseluruhan yang akan di salurkan sebanyak (105,750 ton).
Bantuan berupa Beras tersebut sudah di distribusikan ke desa-desa (Gampong) sampai dengan tanggal 9 des 2025 di mana masa darurat bencana akan berakhir.

Untuk diketahui :
– Adapun bantuan beras dari bantuan Badan Pangan Nasional (BAPENAS) sebanyak 562.000 ton.

– Dalam antisipasi pedagang nakal yang mempergunakan kesempatan dalam kesempitan pasca bencana, Walikota Langsa Jeffry Sentana S. Putra,.SE telah mengeluarkan surat edaran, nomor 500/1542/2024 tentang larangan pedagang menaikkan harga diatas kewajaran.

Selanjutnya Surat edaran nomor 500/1543/2025, tentang larangan menaikkan harga air bersih pasca banjir di kota Langsa, demikian NagaNews.co. (B.01)

Berita Terkait

Ropii Siregar: APE untuk TK Siabu, Wujud Nyata Kepedulian pada Pendidikan Anak Usia Dini
Kadisdikbud Langsa Turun Langsung Pantau TKA SD Hari Pertama
Polisi Tangkap Dua Pelaku Pembunuhan Ketua Golkar Nus Kei dalam Dua Jam
Kisah Puspa Rini, Ibu Paruh Baya yang Dipisahkan dari Anak karena Brondolan Sawit, Kini Bisa Kembali ke Keluarga Berkat Kepedulian Wali Kota Jeffry
Transparan dan Akuntabel, Pengadaan Peralatan Sekolah Disdikbud Langsa Sesuai Ketentuan
Klarifikasi Showroom Astra Service Langsa: Isu Penipuan Tidak Benar, Kepuasan Konsumen Tetap Prioritas
Sinergitas TNI-Polri dan Pemda: Kapolda, Sekda, dan Danrem 031, Kawal Cooling System di Panipahan
Menyambut TA 2026/2027, Disdikbud Langsa Gelar Sosialisasi SPMB
Berita ini 92 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 19:09 WIB

Ropii Siregar: APE untuk TK Siabu, Wujud Nyata Kepedulian pada Pendidikan Anak Usia Dini

Senin, 20 April 2026 - 11:45 WIB

Kadisdikbud Langsa Turun Langsung Pantau TKA SD Hari Pertama

Senin, 20 April 2026 - 11:25 WIB

Polisi Tangkap Dua Pelaku Pembunuhan Ketua Golkar Nus Kei dalam Dua Jam

Minggu, 19 April 2026 - 00:35 WIB

Kisah Puspa Rini, Ibu Paruh Baya yang Dipisahkan dari Anak karena Brondolan Sawit, Kini Bisa Kembali ke Keluarga Berkat Kepedulian Wali Kota Jeffry

Jumat, 17 April 2026 - 13:31 WIB

Klarifikasi Showroom Astra Service Langsa: Isu Penipuan Tidak Benar, Kepuasan Konsumen Tetap Prioritas

Berita Terbaru