Langsa, NagaNews.co, – Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai program strategis Pemerintah Pusat yang sudah terbentuk disejumlah Gampong di lima Kecamatan di Pemko Langsa.
Untuk hal tersebut, dari amatan media ini mendapati bahwa program KDMP Pemerintah Pusat di kota Langsa hingga saat ini belum ada aktifitas berarti yang dilakukan oleh ketua KDMP dan pengurusnya.
Sementara itu Informasi yang berhasil dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan bahwa saat ini KDMP di kota Langsa sudah seluruhnya berbadan hukum terhitung dari sejak 30 Juni 2025 tahun lalu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Terkait administrasi kelengkapan surat dan status Kopdes MP di kota Langsa, untuk itu sudah seluruhnya berbadan hukum terhitung sejak tanggal 30 Juni 2025.
Sementara untuk KDMP yang sudah berjalan, tidak lagi termonitor saat ini, ujar sumber yang tidak mau namanya di publikasikan naganews.co, Sabtu (17 Januari 2026).
Secara terpisah Plt Kadis Perindagkop UKM kota Langsa Harris Gusnally,.SE,.MH yang dihubungi naganews.co dalam konfirmasinya mengatakan, “untuk program KDMP sudah ada beberapa Gampong yang sudah berjalan meskipun masih terbatas yang tersedia sesuai potensi Gampong.
“Pasca banjir sambungnya lagi, Gerai Kopdes MP yang ada di 6 Gampong/Desa sudah kembali beraktifitas sesuai fungsi dalam upaya tercapainya kemandirian desa yang melibatkan peran serta masyarakat. Harris menambahkan,
Adapun dikota Langsa, setiap Gampong Sudah memiliki KDMP dimana sudah berkekuatan Hukum dengan telah terbitnya Akta Notaris dan AHU dari kementerian Hukum.
“Kita harapkan, dari semuanya yang sudah terbentuk nantinya akan dapat berjalan sesuai yang diharapkan baik oleh desa, pemerintah kabupaten/kota, maupun pemerintah Pusat. Menurut data yang kami terima pada saat pendampingan oleh bapak Kementerian Koperasi di kota langsa, tambah Kadis Perindag lagi.
“Terdapat 5 Gampong KDMP yang sudah berjalan diantaranya Gampong Sidorejo, Seulalah Baru, Paya Bujok Seuleumak, Meurandeh Teungoh, dan Gampong Baro, kata Kadis Perindag Harris menerangkan.
“Adapun KDMP yang sudah beroperasi itu terfasilitasi gerai sembako, namun penjualannya terbatas, masih berkisar pada beras SPHP 5 Kg dari Kerjasama dengan Bulog Langsa. Dan 1 Gerai Agent BSI Smart di Gampong Sidorejo, tambah Harris lagi.
“Insya Allah, di tahun 2026 tahun ini timpal dia, akan bertambah lagi dimana sudah ada beberapa KDMP yang sedang mengajukan permohonan kerjasama untuk membuka gerai Agent BSI Smart.
Diakui Harris, “jika dilapangan sekarang masih terlihat kendala dan hambatan yang membuat dugaan terindikasi vakum, itu dikarenakan pada saat ini masih fokus pada penentuan lokasi dan percepatan pembangunan gedung KDMP di setiap gampong. Untuk hal ini merujuk pada Inpres No 17 Tahun 2025.
“Intinya sambung Harris, Pemko Langsa melalui Disperindagkop UKM kota Langsa akan terus mendorong untuk jalannya KDMP di setiap gampong yang ada di lima Kecamatan, kita harapkan program Pemerintah Pusat ini nantinya dapat berjalan dengan baik yang berimbas kepada peningkatan ekonomi desa dan untuk kesejahteraan masyarakatnya, pungkas Harris. (B.01)
Penulis : Baihaqi
Editor : Redaksi






