Menyorot Pembangunan Infrastruktur Gampong Alur Dua dan Bukit Meutuah Pada Tiga Tahun Silam

Selasa, 20 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket. Foto : Pembangunan jalan lingkungan dan drainase menggunakan anggaran APBK tahun 2023.

Ket. Foto : Pembangunan jalan lingkungan dan drainase menggunakan anggaran APBK tahun 2023.

Langsa, NagaNews. Co, – Dalam sorotan yang dilakukan media ini mendapati adanya pembangunan infrastruktur di Gampong Alur Dua pada tiga tahun silam yang masing-masingnya bersumber anggaran APBK kota Langsa dan APBN.

Adapun sumber APBN yaitu pembangunan Drainase dari kementerian pekerjaan umum perumahan rakyat (PUPR) Direktorat Jendral Sumber Daya Air Balai Wilayah Sungai Sumatera I, proyek tersebut rampung dikerjakan pada akhir tahun 2022 berlokasi di Dusun Damai Gampong Alur Dua, Kecamatan Langsa Baro dengan anggaran APBN tahun 2022 sebesar Rp 4.352.050.000,-

Dalam pada itu, adapun proyek drainase dari Kementerian tersebut, dari sorotan awak media pada akhir tahun 2022 tepatnya tanggal 11 Februari 2023 mendapati adanya dugaan proyek yang dikerjakan rekanan (nama CV dirahasiakan-red), terindikasi dikerjakan tidak sesuai spesifikasi dimana dinding Talud terlihat ada yang retak, namun untuk proses tindak lanjut oleh APH diduga tidak dilakukan hingga saat ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya proyek pembangunan jalan lingkungan dan drainase menggunakan anggaran APBK tahun 2023 dengan besaraan anggaran 1,7 Miliar, untuk proyek ini menjadi target penggeledahan dan penyitaan dokumen oleh tim penyidik Kejari Langsa pada 31 Desember 2025 lalu atas dugaan tindak pidana korupsi.

Selain proyek digampong Alur Dua, dilokasi lain tepatnya di Gampong Bukit Meutuah Kecamatan Langsa Timur terhitung tahun 2019 s/d 2022 juga didapati adanya proyek yang diduga dikerjakan tidak sesuai spesifikasi karena didapati banyak keretakan pada dinding Talud irigasi yang dikerjakan.

Dari sejumlah proyek pembangunan infrastruktur khususnya proyek drainase yang sudah dikerjakan pada beberapa tahun silam tersebut, proyek – proyek itu diduga tidak tersentuh oleh hukum meski fakta lapangan menunjukkan adanya dugaan proyek itu asal jadi alias dikerjakan tidak sesuai spek, dan sejarang malah target penyidikan terfokus pada proyek jalan lingkungan dan drainase Gampong Alur Dua. (B.01)

Penulis : Baihaqi

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Ropii Siregar: APE untuk TK Siabu, Wujud Nyata Kepedulian pada Pendidikan Anak Usia Dini
Kadisdikbud Langsa Turun Langsung Pantau TKA SD Hari Pertama
Polisi Tangkap Dua Pelaku Pembunuhan Ketua Golkar Nus Kei dalam Dua Jam
Kisah Puspa Rini, Ibu Paruh Baya yang Dipisahkan dari Anak karena Brondolan Sawit, Kini Bisa Kembali ke Keluarga Berkat Kepedulian Wali Kota Jeffry
Transparan dan Akuntabel, Pengadaan Peralatan Sekolah Disdikbud Langsa Sesuai Ketentuan
Klarifikasi Showroom Astra Service Langsa: Isu Penipuan Tidak Benar, Kepuasan Konsumen Tetap Prioritas
Sinergitas TNI-Polri dan Pemda: Kapolda, Sekda, dan Danrem 031, Kawal Cooling System di Panipahan
Menyambut TA 2026/2027, Disdikbud Langsa Gelar Sosialisasi SPMB
Berita ini 60 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 19:09 WIB

Ropii Siregar: APE untuk TK Siabu, Wujud Nyata Kepedulian pada Pendidikan Anak Usia Dini

Senin, 20 April 2026 - 11:45 WIB

Kadisdikbud Langsa Turun Langsung Pantau TKA SD Hari Pertama

Senin, 20 April 2026 - 11:25 WIB

Polisi Tangkap Dua Pelaku Pembunuhan Ketua Golkar Nus Kei dalam Dua Jam

Minggu, 19 April 2026 - 00:35 WIB

Kisah Puspa Rini, Ibu Paruh Baya yang Dipisahkan dari Anak karena Brondolan Sawit, Kini Bisa Kembali ke Keluarga Berkat Kepedulian Wali Kota Jeffry

Jumat, 17 April 2026 - 13:31 WIB

Klarifikasi Showroom Astra Service Langsa: Isu Penipuan Tidak Benar, Kepuasan Konsumen Tetap Prioritas

Berita Terbaru