Diduga Dana Desa Tahun 2025, Digunakan di Tahun 2026 Tanpa Melalui Proses Silpa

Jumat, 23 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket. Foto : Karikatur Dana Desa

Ket. Foto : Karikatur Dana Desa

Langsa, NagaNews. Co – Anggaran Dana Desa (ADD) baik yang bersumber APBN maupun APBK pada tahun 2026 tahun ini belum terealisasi pencairannya ke pada 66 Gampong yang ada di Pemko Langsa.

Meskipun demikian, walau dana desa tahun berjalan 2026 belum terealisasi disamping hal lain Perwal Walikota dan Permendes PDTT belum juga turun sebagai acuan untuk penggunaan ADD dan DD pada tahun ini.

Geuchik Gampong Blang Kecamatan Langsa Kota, Kota Langsa nekat mengambil kebijakan yang terindikasi berbenturan dengan regulasi penggunaan dana desa tahun berjalan sebelumnya tahun 2025.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain dari itu layak juga diduga bahwa pelatihan peningkatan kafasitas aparatur desa Gampong Blang tersebut telah mengangkangi teknik dan ketentuan pada penggunaan anggaran dana desa.

Kegiatan pelatihan peningkatan kafasitas aparatur desa yang terlaksana secara instan dari pukul 10.00 wib s/d 12.00 wib itu berlangsung di L.Ruma Jln Iskandar Muda Paya Bujok Blang Pase pada Rabu tanggal 21 Januari 2026.

Fenomena penggunaan dana desa yang melewati batas waktu tahun anggaran untuk hal tersebut bukan hal baru yang terjadi pada penggunaan anggaran dana desa di kota Langsa.

Beberapa tahun silam hal serupa juga tersorot oleh awak media dimana anggaran ketahanan pangan digunakan untuk pembangunan infrastruktur yaitu pembukaan jalan baru untuk akses petani sawit pada tahun berikutnya tanpa melalui proses SILPA.

Terlepas dari itu, ditahun 2026 awak media NagaNews.co kembali merilis temuan dana desa tahun 2025, dikerjakan pada tahun 2026, kegiatan tersebut dikerjakan tanpa melalui proses SILPA terlebih dahulu untuk digunakan kembali di tahun 2026.

Guna perimbangan pemberitaan, NagaNews.co mencoba lakukan konfirmasi dengan Geuchik Gampong Blang Junaidi melalui chat WhatsApp nya, namun tidak ada balasan dari sejak semalam hingga siang hari ini.

Hal yang sama Geuchik Junaidi juga tidak mengangkat panggilan masuk saat dihubungi NagaNews.co untuk di konfirmasi lebih lanjut terkait dari mana sumber anggaran, dan berapa besar anggaran, Geuchik Junaidi bungkam tidak merespon panggilan masuk, selanjutnya berita dikirim naik tayang dimeja redaksi. (B.01)

Penulis : Baihaqi

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Ropii Siregar: APE untuk TK Siabu, Wujud Nyata Kepedulian pada Pendidikan Anak Usia Dini
Kadisdikbud Langsa Turun Langsung Pantau TKA SD Hari Pertama
Polisi Tangkap Dua Pelaku Pembunuhan Ketua Golkar Nus Kei dalam Dua Jam
Kisah Puspa Rini, Ibu Paruh Baya yang Dipisahkan dari Anak karena Brondolan Sawit, Kini Bisa Kembali ke Keluarga Berkat Kepedulian Wali Kota Jeffry
Transparan dan Akuntabel, Pengadaan Peralatan Sekolah Disdikbud Langsa Sesuai Ketentuan
Klarifikasi Showroom Astra Service Langsa: Isu Penipuan Tidak Benar, Kepuasan Konsumen Tetap Prioritas
Sinergitas TNI-Polri dan Pemda: Kapolda, Sekda, dan Danrem 031, Kawal Cooling System di Panipahan
Menyambut TA 2026/2027, Disdikbud Langsa Gelar Sosialisasi SPMB
Berita ini 207 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 19:09 WIB

Ropii Siregar: APE untuk TK Siabu, Wujud Nyata Kepedulian pada Pendidikan Anak Usia Dini

Senin, 20 April 2026 - 11:45 WIB

Kadisdikbud Langsa Turun Langsung Pantau TKA SD Hari Pertama

Senin, 20 April 2026 - 11:25 WIB

Polisi Tangkap Dua Pelaku Pembunuhan Ketua Golkar Nus Kei dalam Dua Jam

Minggu, 19 April 2026 - 00:35 WIB

Kisah Puspa Rini, Ibu Paruh Baya yang Dipisahkan dari Anak karena Brondolan Sawit, Kini Bisa Kembali ke Keluarga Berkat Kepedulian Wali Kota Jeffry

Jumat, 17 April 2026 - 13:31 WIB

Klarifikasi Showroom Astra Service Langsa: Isu Penipuan Tidak Benar, Kepuasan Konsumen Tetap Prioritas

Berita Terbaru