Pantauan: Proyek KNMP Bireum Puntong, Rekanan Diduga Kesampingkan Pekerja Lokal

Kamis, 5 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langsa, NagaNews. Co, – Proyek strategis nasional pembangunan Kampong Nelayan Merah Putih (KNMP) yang dikerjakan rekanan atas nama PT.Viola Cipta Mahakarya dan Konsultan Pengawas CV.Pelita Buana di Gampong Birem Puntong Kecamatan Langsa Baro – Kota Langsa, dari pantauan dilakukan media NagaNews co, pada beberapa hari lalu.

Proyek yang menghabiskan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp. 10.703.510.776,- rupiah tersebut, selain di dapati tidak rampung tepat waktu, pekerja proyek juga mayoritas berasal dari luar kota Langsa, sementara pekerja lokal diduga sengaja dikesampingkan oleh rekanan.

“Iya bang, pekerja disini mayoritas berasal dari Sumatera Utara, ada dari Pangkalan Brandan, Binjai, Medan, dan tempat lainnya, namanya juga cari rejeki, dimana ada kerjaan, kami siap bekerja, ungkap salah satu dari pekerja dilokasi proyek KNMP tersebut dalam bincang-bincang nya kepada wartawan beberapa waktu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu Geuchik Gampong Birem Puntong Samsul Bahri yang dihubungi media ini guna dikonfirmasi terkait ada tidak pekerja lokal yang ikut bekerja pada proyek KNMP di wilayahnya mengatakan, “Insya Allah warga Gampong Birem Puntong ada didalam bang sebagai pekerja, selain dari itu koordinasi dengan pihak kami dari desa juga ada, sebut Geuchik singkat menerangkan.

Terlepas dari itu, dari pantauan dilakukan terlihat pengerjaan pembangunan talud penahan material tanah diduga dikerjakan asal jadi dimana lumpur yang berada di alur sungai terpantau tidak terlebih dahulu dibersihkan untuk selanjutnya dilakukan pengecoran pada alas dasar talud tersebut.

Terkait hal itu pengawas lapangan yang dikonfirmasi di lokasi Proyek mengatakan, “untuk pengecoran pondasi bagian bawah (alas dasar) yang merupakan struktur peting pada pembangunan talud kata dia.

“Untuk itu, kami gunakan semen berkualitas, ada obat yang berfungsi untuk memperkuat kondisi material coran semen, sebelumnya pengecoran pada bagian bawah sebagai alas dasar, untuk hal tersebut terlebih dahulu lumpurnya juga sudah dibersihkan, selanjutnya baru kita pasangkan tulang besi untuk memperkuat dinding talud, ungkap pengawas itu yang tidak menyebutkan indentitas namanya kepada wartawan. (B.01)

Penulis : Baihaqi

Editor : Redaksi

Berita Terkait

BARISTA NJ Gelar Turnamen Mini Soccer Perebutkan Piala Nasir Djamil di Langsa
Isu Pengadaan Buku dengan Dana Desa di Langsa Timur dan Langsa Lama, Warga Minta Dihentikan
Dinsos Tapteng Salurkan Bantuan untuk 4 KK Korban Kebakaran di Sirandorung
Tanamkan Nilai Keagamaan, Mahasiswa KKN IAIN Langsa Bimbing Anak-Anak Belajar Mengaji
Ekspedisi Merah Putih Presisi, Polsek Bukit Raya Salurkan Bansos Jelang HUT RI ke-81
Kapolres Langsa Tinjau 40 Titik Sumur Bor Bantuan Polri untuk Warga Pascabanjir
Dinas PPPA Tapteng Gandeng YPI dan Save the Children, Sosialisasi Program PROTEKTA Perkuat Perlindungan Anak Hadapi Bencana
Bupati Tapteng: Manajemen Talenta ASN Fondasi Tata Kelola Birokrasi Profesional
Berita ini 31 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:49 WIB

BARISTA NJ Gelar Turnamen Mini Soccer Perebutkan Piala Nasir Djamil di Langsa

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:10 WIB

Isu Pengadaan Buku dengan Dana Desa di Langsa Timur dan Langsa Lama, Warga Minta Dihentikan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:25 WIB

Dinsos Tapteng Salurkan Bantuan untuk 4 KK Korban Kebakaran di Sirandorung

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:23 WIB

Tanamkan Nilai Keagamaan, Mahasiswa KKN IAIN Langsa Bimbing Anak-Anak Belajar Mengaji

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:20 WIB

Ekspedisi Merah Putih Presisi, Polsek Bukit Raya Salurkan Bansos Jelang HUT RI ke-81

Berita Terbaru