Konten Dinilai Tak Mengandung Unsur Hinaan, Admin Wajah Langsa Dilaporkan ke UU ITE

Kamis, 7 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langsa,NagaNews.co, – Laporan dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) terhadap admin media sosial “Wajah Langsa” kini menuai perhatian publik. Pasalnya, konten yang dipersoalkan dinilai tidak mengandung unsur pencemaran nama baik, tidak menyebut nama seseorang, tidak mencantumkan alamat, identitas, maupun ciri-ciri tertentu yang mengarah kepada pihak mana pun.

Admin Wajah Langsa yang juga berprofesi sebagai wartawan dan pegiat media sosial selama ini dikenal aktif menyampaikan berbagai informasi sosial dan kemanusiaan kepada masyarakat Kota Langsa, khususnya saat bencana banjir melanda berbagai wilayah.

Dalam video yang dilaporkan, admin Wajah Langsa justru menyampaikan imbauan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dan dimanfaatkan oleh pihak tertentu, serta tetap menjaga situasi aman dan damai agar pemerintah dapat fokus mempercepat penyaluran bantuan kepada korban banjir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Konten tersebut juga disebut bersumber dari informasi resmi pemerintah dan kondisi nyata di lapangan, bukan hoaks maupun berita lama yang sengaja disebarkan ulang untuk menimbulkan keresahan.

Terkait pernyataan pelapor yang mengatakan admin Wajah Langsa menyebarkan berita hoaks tentang bantuan jadup yang cair seminggu lagi, menurut admin, pelapor tidak memahami konteks dalam video tersebut. Padahal, ia telah membuat keterangan berupa prediksi pencairan, bukan waktu pasti pencairan bantuan.

Selama penanganan banjir berlangsung, admin Wajah Langsa bahkan aktif berkoordinasi dengan Ketua Satgas Penanganan Banjir Kota Langsa, yakni Sekretaris Daerah Kota Langsa, guna menggali informasi terkait bantuan dan kendala di lapangan agar cepat diketahui masyarakat.

Tanggapan Admin Wajah Langsa

Menanggapi laporan terhadap dirinya, admin Wajah Langsa menegaskan bahwa ia sama sekali tidak memiliki niat menyerang atau mempermalukan pihak mana pun.

“Konten itu semata-mata imbauan kepada masyarakat untuk menjaga ketertiban dan kondusifitas daerah dalam upaya percepatan proses penanganan dan penyaluran bantuan terhadap masyarakat terdampak banjir. Tidak ada niat untuk menyudutkan pihak mana pun,” ungkap Afandi yang karib disapa Pandex, pegiat media sosial di Kota Langsa, Kamis (7 April 2026).

Tanggapan Warga

Sementara itu, salah seorang warga Langsa yang enggan disebut namanya mengatakan, “Menurut saya, laporan tersebut tidak mendasar, karena dalam video yang beredar luas itu tidak menyebut nama siapa pun, tidak mempermalukan siapa pun, dan tidak menyerang pihak tertentu. Video tersebut bersifat imbauan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi, sehingga konsentrasi pemerintah kota dalam mempercepat bantuan banjir dapat terlaksana dengan baik.”

“Banyak saya dapati video maupun postingan dari oknum warga dan akun palsu yang memfitnah dan mencemarkan nama baik admin Wajah Langsa. Tapi saya melihat beliau tetap tenang dan fokus membantu masyarakat, terutama terkait informasi bantuan banjir,” tambahnya.

Laporan Balik Direncanakan

Terkait laporan dugaan pelanggaran UU ITE terhadap admin Wajah Langsa, terlapor (Pandex) juga tidak tinggal diam. Ia berencana melaporkan balik atas tuduhan yang dinilai tidak berdasar. Menurutnya, dalam konten tersebut tidak ada nama, tidak ada inisial, dan tidak ada ciri-ciri spesifik yang merujuk kepada pelapor.

Pandex mempertanyakan dasar laporan tersebut. Sebab, di tengah kondisi masyarakat yang sedang bangkit dari musibah banjir, informasi bantuan dan ajakan agar masyarakat tetap tenang justru dilaporkan ke aparat penegak hukum.

Bagi sebagian warga, langkah admin Wajah Langsa selama ini justru membantu masyarakat memperoleh informasi terkait bantuan banjir, kondisi lapangan, hingga imbauan agar situasi tetap kondusif.

Di tengah musibah yang masih dirasakan warga, publik menilai fokus utama seharusnya adalah mempercepat bantuan kepada korban banjir, bukan mempermasalahkan imbauan damai yang bertujuan menjaga ketertiban masyarakat. (B.01)

Penulis : Baihaqi

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Ketua Umum FOR-WIN: “Permintaan Maaf Akhiri Perkara, Tapi Tak Hapus Luka Marwah Wartawan”
Program PKG/CKG Pusat Sukses Digalakkan Dinkes Langsa, Peserta Tembus Ribuan Orang
Peringati HUT ke-1, Pangdam XIX Tuanku Tambusai Pimpin Karya Bakti Libatkan Masyarakat dan Lintas Instansi
Melangkah Bersama PHR, Koperasi Pucuk Rebung Ekspor Produk UMKM Hingga Negeri Sakura
Dinsos Tapteng Salurkan Bantuan kepada Penyandang Disabilitas di Kelurahan Lubuk Tukko
Walikota Langsa Lantik 47 Geuchik Hasil Pilchiksung
Sentuh Hati Keluarga Prajurit, Kodam XIX/Tuanku Tambusai Salurkan Bantuan dan Dukungan Moral
Peringati HUT Kodam XIX/Tuanku Tambusai, Koramil 06/Siak dan Koramil 05/Siak Hulu Gelar Aksi Bersih-Bersih Pasar Bersama PAC PP Siak Hulu
Berita ini 197 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:27 WIB

Ketua Umum FOR-WIN: “Permintaan Maaf Akhiri Perkara, Tapi Tak Hapus Luka Marwah Wartawan”

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:47 WIB

Program PKG/CKG Pusat Sukses Digalakkan Dinkes Langsa, Peserta Tembus Ribuan Orang

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:58 WIB

Peringati HUT ke-1, Pangdam XIX Tuanku Tambusai Pimpin Karya Bakti Libatkan Masyarakat dan Lintas Instansi

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:31 WIB

Melangkah Bersama PHR, Koperasi Pucuk Rebung Ekspor Produk UMKM Hingga Negeri Sakura

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:23 WIB

Dinsos Tapteng Salurkan Bantuan kepada Penyandang Disabilitas di Kelurahan Lubuk Tukko

Berita Terbaru