ADAPI IAIN Langsa Dukung Penuh Alih Status Dosen PPPK ke PNS: “Ini Soal Keadilan dan Kepastian Karier”

Minggu, 24 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Ketua Umum Asosiasi Dosen PPPK se-Indonesia (ADAPI) Komisariat IAIN Langsa, Dr. Muhammad Dayyan, M.Ec

Keterangan foto : Ketua Umum Asosiasi Dosen PPPK se-Indonesia (ADAPI) Komisariat IAIN Langsa, Dr. Muhammad Dayyan, M.Ec

Langsa, NagaNews.co, – Ketua Umum Asosiasi Dosen PPPK se-Indonesia (ADAPI) Komisariat IAIN Langsa, Dr. Muhammad Dayyan, M.Ec., menyatakan dukungan penuh terhadap langkah DPP ADAPI Pusat yang memperjuangkan alih status dosen PPPK menjadi PNS melalui Komisi II DPR RI.

Dukungan itu disampaikan menyusul persetujuan Komisi X DPR RI terhadap usulan alih status sebanyak 10.942 dosen PPPK menjadi PNS. Menurut Dr. Muhammad Dayyan, langkah ini merupakan bentuk keberpihakan negara terhadap kepastian karier tenaga pendidik di perguruan tinggi.

“Kami mendukung penuh perjuangan DPP ADAPI Pusat. Alih status ini bukan sekadar perubahan status kepegawaian, tetapi menyangkut keadilan, kepastian karier, dan motivasi dosen PPPK,” ujarnya dalam rilis yang diterima media ini, Minggu (24/5/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan tiga poin utama sikap ADAPI Komisariat IAIN Langsa:

1. Keadilan dan kepastian karier adalah hak dosen PPPK. Status kontrak yang dapat berakhir sewaktu-waktu perlu dialihkan ke PNS agar dosen mendapat kepastian hukum dan fokus menjalankan tridharma perguruan tinggi.
2. Mutu pendidikan tinggi akan meningkat karena kepastian status berdampak pada loyalitas, stabilitas, serta semangat riset dan pengabdian dosen.
3. Alih status menjaga SDM unggul di lingkungan kampus negeri, mencegah dosen berkualitas berpindah ke sektor lain.

ADAPI Komisariat IAIN Langsa mendesak pemerintah dan DPR RI segera menindaklanjuti proses alih status sesuai mekanisme yang berlaku. Pihaknya juga mengajak seluruh dosen PPPK di Indonesia mengawal dan mendukung perjuangan ini secara konstitusional.

“Kami percaya, dosen yang tenang secara status akan melahirkan mahasiswa dan riset yang unggul. Ini investasi jangka panjang untuk masa depan pendidikan Indonesia,” pungkas Dr. Muhammad Dayyan. (B.01)

Penulis : Baihaqi

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Dukung Rekor MURI 9.000 Tanjak, Tokoh Batak Riau: Ini Kebanggaan Kita Semua
Plt Gubri Lantik 238 Pejabat: “Jangan Biasa-Biasa, Tahun Ini Riau Diuji”
Aliansi WALHI se-Sumatra Desak Pemerintah Pusat dan Gubernur: Selamatkan Ekologi yang Sudah di Titik Kritis
Agung Nugroho Ajak Masyarakat Salat Iduladha di Marpoyan Damai, Hadiah Umroh Menanti
Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Bukit Raya Ikuti Penyuluhan Pertanian
Gangguan Listrik Sumatera Akibat Cuaca Ekstrem, Polri Pastikan Tak Ada Sabotase
Janji Jatah Hidup (Jadup) Banjir Langsa Tak Kunjung Cair, Warga: Jangan Beri Harapan Palsu
Pembunuhan Berencana di Mobil Ekspedisi Terungkap, Tiga Pelaku Ditangkap, Satu Masih Buron
Berita ini 23 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 00:20 WIB

Dukung Rekor MURI 9.000 Tanjak, Tokoh Batak Riau: Ini Kebanggaan Kita Semua

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:25 WIB

Plt Gubri Lantik 238 Pejabat: “Jangan Biasa-Biasa, Tahun Ini Riau Diuji”

Senin, 25 Mei 2026 - 23:38 WIB

Aliansi WALHI se-Sumatra Desak Pemerintah Pusat dan Gubernur: Selamatkan Ekologi yang Sudah di Titik Kritis

Senin, 25 Mei 2026 - 22:52 WIB

Agung Nugroho Ajak Masyarakat Salat Iduladha di Marpoyan Damai, Hadiah Umroh Menanti

Senin, 25 Mei 2026 - 17:09 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Bukit Raya Ikuti Penyuluhan Pertanian

Berita Terbaru