Siak Hulu, Pasir Putih, NagaNews.co – Hari Minggu, 21 Juni 2026, menjadi hari yang penuh sukacita bagi keluarga Aipda R. Sinaga dan L. Br. Aritonang, SE. Pada hari tersebut, putra semata wayang mereka, Charlos Brata Sinaga, menerima pemberkatan Sidi bersama 79 teman seangkatannya di Gereja HKBP Trinitas Pasir Putih.
Sebagai wujud syukur atas naik sidinya Charlos, pihak keluarga mengadakan acara syukuran makan bersama di Gedung Sekolah Minggu HKBP Trinitas Pasir Putih. Acara ini dihadiri oleh saudara, kerabat, serta para parsahutaon (warga lingkungan) sekitar.

Rangkaian acara dimulai dengan pemberian dekke upa (ikan persembahan) dari keluarga Sinaga, serta dari warga lingkungan (parsahutaon), yakni Nainggolan (Tulang Bao), Aritonang (Tulang), dan Aritonang (Hula-hula). Masing-masing perwakilan dongan tubu, tulang bao, tulang, hula-hula, turut memberikan dekke dan ulos sebagai bagian dari prosesi adat Batak. Dalam filosofi Batak, dekke melambangkan perlindungan dan kekuatan, sementara ulos merekatkan ikatan kekeluargaan serta melambangkan ikatan batin yang erat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih lanjut, Oppung Redion mengingatkan pentingnya falsafah hidup Batak. “Somba marhula-hula, manat mardongan tubu, elek marboru. Jika ini dapat Charlos pedomani, ke mana pun nanti merantau, ia akan cepat mendapat saudara,” ungkapnya penuh haru.
Di penghujung acara, Charlos menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua tulang, oppung, bapa tua, dan bapa uda atas segala nasihat dan dukungan yang diberikan.
Sementara itu, ibunda Charlos, L. Br. Aritonang, mengungkapkan bahwa acara syukuran ini memang telah direncanakan matang. Selain sebagai rasa syukur atas naik Sidi, acara ini juga menjadi ucapan syukur atas pulihnya kesehatan anaknya. “Beberapa tahun lalu, Charlos sempat mengalami kecelakaan hingga harus bolak-balik melakukan pengobatan ke Malaka. Namun, puji Tuhan, berkat doa seluruh keluarga, anak kami kini sudah sehat dan hari ini dapat menerima Sidi,” ucapnya dengan haru.
Adapun acara syukuran tersebut dipandu oleh H. Sinaga (Pak Jecklin), salah satu pemangku adat di PPTSB Cabang Kampar 2, yang mewakili keluarga dalam memimpin jalannya seluruh rangkaian kegiatan. (ED***)
Penulis : ED
Editor : Redaksi






