Langsa, NagaNews. Co – Anggaran Dana Desa (ADD) baik yang bersumber APBN maupun APBK pada tahun 2026 tahun ini belum terealisasi pencairannya ke pada 66 Gampong yang ada di Pemko Langsa.
Meskipun demikian, walau dana desa tahun berjalan 2026 belum terealisasi disamping hal lain Perwal Walikota dan Permendes PDTT belum juga turun sebagai acuan untuk penggunaan ADD dan DD pada tahun ini.
Geuchik Gampong Blang Kecamatan Langsa Kota, Kota Langsa nekat mengambil kebijakan yang terindikasi berbenturan dengan regulasi penggunaan dana desa tahun berjalan sebelumnya tahun 2025.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain dari itu layak juga diduga bahwa pelatihan peningkatan kafasitas aparatur desa Gampong Blang tersebut telah mengangkangi teknik dan ketentuan pada penggunaan anggaran dana desa.
Kegiatan pelatihan peningkatan kafasitas aparatur desa yang terlaksana secara instan dari pukul 10.00 wib s/d 12.00 wib itu berlangsung di L.Ruma Jln Iskandar Muda Paya Bujok Blang Pase pada Rabu tanggal 21 Januari 2026.
Fenomena penggunaan dana desa yang melewati batas waktu tahun anggaran untuk hal tersebut bukan hal baru yang terjadi pada penggunaan anggaran dana desa di kota Langsa.
Beberapa tahun silam hal serupa juga tersorot oleh awak media dimana anggaran ketahanan pangan digunakan untuk pembangunan infrastruktur yaitu pembukaan jalan baru untuk akses petani sawit pada tahun berikutnya tanpa melalui proses SILPA.
Terlepas dari itu, ditahun 2026 awak media NagaNews.co kembali merilis temuan dana desa tahun 2025, dikerjakan pada tahun 2026, kegiatan tersebut dikerjakan tanpa melalui proses SILPA terlebih dahulu untuk digunakan kembali di tahun 2026.
Guna perimbangan pemberitaan, NagaNews.co mencoba lakukan konfirmasi dengan Geuchik Gampong Blang Junaidi melalui chat WhatsApp nya, namun tidak ada balasan dari sejak semalam hingga siang hari ini.
Hal yang sama Geuchik Junaidi juga tidak mengangkat panggilan masuk saat dihubungi NagaNews.co untuk di konfirmasi lebih lanjut terkait dari mana sumber anggaran, dan berapa besar anggaran, Geuchik Junaidi bungkam tidak merespon panggilan masuk, selanjutnya berita dikirim naik tayang dimeja redaksi. (B.01)
Penulis : Baihaqi
Editor : Redaksi






