Ternyata Lukman Bohong, Jekson Tak Pernah Berteriak, Kok Jadi Alasan Pemindahan ke Nusakambangan?

Kamis, 7 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : KTU Lapas Pekanbaru Lukman, mewakili Kalapas KLS II Pekanbaru, saat menerima aktifis yang meminta Jekson supaya di kembalikan ke Pekanbaru

Keterangan foto : KTU Lapas Pekanbaru Lukman, mewakili Kalapas KLS II Pekanbaru, saat menerima aktifis yang meminta Jekson supaya di kembalikan ke Pekanbaru

Pekanbaru, NagaNews.co, – Aktivis dan mahasiswa tidak yakin dengan pernyataan bahwa Eks Ketua PETIR Jekson Sihombing sering berteriak dan berpotensi membuat kekacauan di dalam lapas. Klaim tersebut sebelumnya disampaikan oleh KTU Lapas Pekanbaru Lukman, mewakili, Kalapas Pekanbaru, saat menerima aksi damai pada Kamis (7/5/2026).

Atas ketidakpercayaan itu, para aktivis meminta Lapas Pekanbaru untuk melakukan panggilan video (video call) dengan Jekson Sihombing yang kini berada di Nusakambangan.

Meski sempat terjadi debat alot dengan pihak lapas, permintaan aktivis untuk dapat video call akhirnya dipenuhi. Lapas Pekanbaru bersedia menghubungi Lapas Nusakambangan agar komunikasi langsung bisa dilakukan antara perwakilan aktivis dan perwakilan keluarga Jekson.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sungguh di luar dugaan, ternyata apa yang disampaikan Lukman tidak benar. Dalam pengakuannya saat video call, Jekson mengatakan bahwa ia tidak pernah berteriak-teriak, apalagi berencana membuat keributan.

Mendengar penjelasan langsung dari Jekson, para aktivis semakin yakin bahwa pemindahan Jekson diduga karena adanya intervensi dari pihak tertentu.

Ketidakjelasan alasan pemindahan tersebut, ditambah pengakuan Jekson sendiri bahwa ia tidak pernah berteriak selama ditempatkan di Lapas Kelas IIA Pekanbaru, membuat mahasiswa kembali menyuarakan tuntutan agar Jekson dikembalikan ke Pekanbaru.

Alasan aktivis meminta Jekson dikembalikan ke Pekanbaru adalah karena yang bersangkutan bukanlah penjahat kelas kakap, Jekson hanya menjalani kasus pidana umum. Hukuman itupun sebenarnya masih belum berkekuatan hukum tetap ( incrah), sehingga tidak perlu dipisahkan jauh dari keluarga.

“Kok bisa alasan berteriak jadi alasan pemindahan ke Nusakambangan? Ini kan tidak masuk akal,” ujar salah seorang aktivis.

Untuk diketahui, saat ini anak-anak Jekson masih kecil dan sangat membutuhkan kehangatan keluarga. “Jika di Pekanbaru, keluarga dan anak-anaknya bisa mengunjunginya, paling tidak saat jam kunjungan keluarga,” pungkas aktivis. (MS)

Penulis : MS

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Bangun Sinergitas, DPP For-WIN Gelar Rapat dengan DPD se-Provinsi Lampung
Konten Dinilai Tak Mengandung Unsur Hinaan, Admin Wajah Langsa Dilaporkan ke UU ITE
Puluhan Mahasiswa, Aktivis, dan Wartawan Aksi Damai Minta Penjelasan Pemindahan Aktivis Jekson ke Lapas Nusakambangan
Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Bukit Raya Jalin Kolaborasi dengan Formulator FMC Group: Tingkatkan Produktivitas Pertanian & Perkuat Kemandirian Pangan Masyarakat
Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk Tangki di Muratara, 16 Orang Tewas Terbakar
Wamendagri Bima Arya di Penutupan Magang: Karakter Tentukan 80 Persen Kesuksesan
Kapolri: Polri Terus Berbenah demi Wujudkan Reformasi dan Pelayanan Prima
Presiden Mahasiswa USCND Kritik BPSDM Aceh: Langsa Tidak Masuk Prioritas Bantuan Pendidikan Rp10 Miliar
Berita ini 12 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:19 WIB

Ternyata Lukman Bohong, Jekson Tak Pernah Berteriak, Kok Jadi Alasan Pemindahan ke Nusakambangan?

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:14 WIB

Bangun Sinergitas, DPP For-WIN Gelar Rapat dengan DPD se-Provinsi Lampung

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:02 WIB

Konten Dinilai Tak Mengandung Unsur Hinaan, Admin Wajah Langsa Dilaporkan ke UU ITE

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:08 WIB

Puluhan Mahasiswa, Aktivis, dan Wartawan Aksi Damai Minta Penjelasan Pemindahan Aktivis Jekson ke Lapas Nusakambangan

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:08 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Bukit Raya Jalin Kolaborasi dengan Formulator FMC Group: Tingkatkan Produktivitas Pertanian & Perkuat Kemandirian Pangan Masyarakat

Berita Terbaru