Langsa, NagaNews.co, – Pemilihan Geuchik (Pilchiksung) Kota Langsa yang awalnya direncanakan berlangsung pada 22 Juni 2026 mengalami penundaan sementara, Jumat (22/5/2026).
Berdasarkan pantauan naganews.co di lima kecamatan dalam wilayah Pemerintah Kota Langsa, situasi terkini tetap kondusif. Tidak ditemukan gejolak akibat penundaan tersebut.
Untuk mengetahui potensi gangguan stabilitas keamanan pascapenundaan, naganews.co merangkum informasi dari berbagai sumber terpercaya. Hasilnya, kondisi keamanan di lima kecamatan dinyatakan aman dan terkendali, tanpa gejolak.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Camat Langsa Baro, Marendra Ramadata, menyampaikan, “Alhamdulillah, kondisi di wilayah kami Kecamatan Langsa Baro kondusif. Keamanan dan kenyamanan masyarakat tetap terjaga. Terkait penundaan Pilchiksung, belum ada laporan penolakan dari P2G (Panitia Pemilihan Geuchik) maupun calon Geuchik yang sudah mendaftar.”
Marendra menjelaskan, “Sejauh ini penundaan Pilchiksung tidak menjadi persoalan yang meluas hingga berdampak pada gangguan keamanan, khususnya di Kecamatan Langsa Baro. Durasi penundaan hanya hitungan hari, saya rasa tidak masalah.”
Camat Langsa Barat, Rizky Ardian, dalam konfirmasinya kepada naganews.co mengungkapkan hal serupa. “Kondisi wilayah Kecamatan Langsa Barat kondusif, tidak berpotensi terjadi gangguan stabilitas keamanan,” ungkapnya.
Rizky menambahkan, “Ini penundaan sementara, hanya pergeseran hari. Saya rasa tidak menjadi soal bagi P2G dan calon Geuchik. Malah sebaliknya, penundaan ini memberi peluang waktu untuk memantapkan persiapan menghadapi Pilchiksung,” sebut Rizky dalam chat WhatsApp-nya.
Secara terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Kota Langsa, Dewi Nursanti, dimintai tanggapan apakah penundaan Pilchiksung berdampak pada kerugian biaya persyaratan yang telah dikeluarkan calon Geuchik.
Dewi menjelaskan, “Tidak ada yang sia-sia dari biaya perlengkapan syarat yang sudah dikeluarkan calon Geuchik. Persyaratan seperti tes urine, tes mengaji, dan lainnya tetap berlaku tanpa perlu mengulang.”
Dewi menambahkan, “Penundaan ini hanya pergeseran waktu untuk menyelaraskan regulasi daerah dengan regulasi pemerintah pusat. Saya harap para calon Geuchik tidak perlu resah. Tetap semangat dan persiapkan diri secara matang demi kemenangan dalam Pilchiksung nantinya.”
Sebelumnya beredar isu di media yang menyebutkan calon Geuchik resah atas penundaan karena berdampak pada kerugian biaya kelengkapan syarat. Namun, dari penelusuran NagaNews.co, tidak ditemukan keresahan calon Geuchik sebagaimana isu yang dikembangkan di salah satu media. (B.01)
Penulis : Baihaqi
Editor : Redaksi






