Pekanbaru, NagaNews.co – Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, Mayjen TNI M. Syech Ismed, S.E., M.Han., memimpin langsung pelaksanaan Tactical Floor Game (TFG) secara virtual, Senin (22/6). Kegiatan yang berlangsung di Markas Kodam ini diikuti jajaran pejabat utama untuk menyamakan pola pikir dan tindak seluruh satuan dalam menghadapi potensi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Riau dan Kepulauan Riau.
TFG diawali dengan paparan dari Asisten Intelijen (Asintel) Kodam XIX/Tuanku Tambusai. Dalam pemaparannya, disampaikan peta situasi terkini, tingkat kerawanan wilayah, serta potensi ancaman Karhutla di seluruh area jajaran Kodam. Selanjutnya, Pangdam memimpin jalannya simulasi melalui konferensi video guna menguji kesiapsiagaan, memperkuat koordinasi lintas satuan, serta memastikan kecepatan respons setiap unsur dalam antisipasi dan penanganan Karhutla.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasdam XIX/Tuanku Tambusai Brigjen TNI Rudi Hermawan, S.E., M.M., para Asisten Kasdam, dan sejumlah pejabat utama lainnya. Fokus pembahasan diarahkan pada evaluasi kondisi terkini, pemetaan wilayah rawan, serta pengecekan kesiapan personel dan alutsista menghadapi musim kemarau yang diprediksi meningkatkan risiko kebakaran.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di sela-sela kegiatan, Pangdam menegaskan bahwa pengendalian Karhutla tidak boleh mengalami keterlambatan.
“Setiap satuan harus memahami tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. Kesiapsiagaan, koordinasi, dan respons cepat harus menjadi prioritas, sehingga setiap potensi kebakaran dapat dicegah dan ditangani secara efektif,” tegasnya.
Melalui TFG ini, Kodam XIX/Tuanku Tambusai menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sistem pengendalian operasi, meningkatkan profesionalisme personel, serta membangun sinergi yang solid dengan seluruh pemangku kepentingan. Langkah ini diharapkan mampu mewujudkan penanganan Karhutla yang cepat, terpadu, dan efektif di wilayah Riau dan Kepulauan Riau. (MS***)
Penulis : MS
Editor : Redaksi






