Pekanbaru, NagaNews.co – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional dan implementasi Asta Cita Presiden RI, Polsek Bukitraya melalui Bhabinkamtibmas terus aktif mendampingi kelompok tani di lapangan. Kali ini, Aipda Priyanto, Bhabinkamtibmas Kelurahan Air Dingin, turut serta dalam kegiatan penjemuran jagung pipil pasca-panen raya yang digelar Kelompok Tani (Poktan) Bina Tani Sejahtera.
Kegiatan penjemuran berlangsung pada Jumat (26/6/2026) pukul 10.00 WIB di lokasi UPT Pelatihan Penyuluh Pertanian, Jalan Khaharuddin Nasution, RT 03 RW 007, Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru.
Penjemuran Manual Demi Kualitas dan Daya Simpan
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penjemuran dilakukan secara manual dengan memanfaatkan sinar matahari langsung. Tujuannya untuk menurunkan kadar air (KA) jagung pipil hingga mencapai standar 14 persen sesuai ketentuan penyerapan Bulog. Langkah ini penting untuk mencegah pertumbuhan jamur, menjaga biji agar tidak mudah hancur, serta memastikan komoditas siap disimpan atau dipasarkan.
Riko Sihombing, Ketua Poktan Bina Tani Sejahtera, menjelaskan bahwa proses penjemuran jagung pipil diperkirakan memakan waktu 2 hingga 5 hari, tergantung pada kondisi cuaca dan jenis jagung yang dijemur.
“Kendala utama di lapangan adalah cuaca yang masih sering hujan, sehingga proses penurunan kadar air membutuhkan waktu lebih lama. Kami juga belum memiliki alat pengering (dryer) jagung, sehingga semua masih mengandalkan panas matahari,” ujar Riko.
Kapolsek: Kami Kawal hingga Jagung Siap Simpan
Kompol Hendrix, S.H., M.H. , Kapolsek Bukitraya, menegaskan bahwa pihaknya terus memonitor perkembangan kegiatan dan menginstruksikan Bhabinkamtibmas untuk mengawal proses penjemuran hingga selesai.
“Kami pastikan kegiatan ini berlangsung dengan baik. Jagung pipil dikatakan sudah kering dan aman untuk disimpan jika kadar airnya turun di bawah 14 persen. Secara fisik, biji jagung akan terasa keras saat dipegang, tidak mudah pecah, dan warnanya menjadi lebih mengkilap,” jelas Kapolsek.
Dengan pendampingan dari kepolisian, diharapkan hasil panen jagung Poktan Bina Tani Sejahtera dapat berkualitas tinggi dan mendukung program swasembada pangan nasional secara berkelanjutan.(MS/Ril)
Penulis : MS
Editor : Redaksi






