Siak Hulu, NagaNews.co – Dalam upaya mendukung program swasembada pangan nasional yang dicanangkan pada tahun 2026, Kapolsek Siak Hulu, Kompol Deni Afrial, S.Pi., M.H., turun langsung meninjau lahan pertanian jagung pipil di Desa Pangkalan Baru, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Senin (13/7/2026).
Monitoring kali ini difokuskan pada perkembangan tanaman jagung kuartal II yang dikelola oleh Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (KOPPSA-M). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Panit I Binmas Polsek Siak Hulu, Iptu Adi Zulfikar; Panit I Samapta, Aiptu Agus Saputra, S.H.; Mandor Kebun KOPPSA-M, Adi; serta para petani setempat. Kehadiran jajaran kepolisian ini merupakan bentuk pendampingan nyata sekaligus komitmen Polri dalam menyukseskan program ketahanan pangan.
Lahan seluas 10 hektare milik KOPPSA-M tersebut ditanami jagung secara monokultur dengan menggunakan 160 kilogram bibit sejak 9 Mei 2026. Kini, tanaman jagung yang telah berusia 51 hari itu diperkirakan akan memasuki masa panen perdana pada 29 Agustus 2026 mendatang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan peninjauan di lapangan, para petani telah melakukan serangkaian perawatan intensif. Beberapa langkah antisipatif yang telah diterapkan antara lain pemasangan pagar jaring untuk mencegah serangan hama monyet, penyisipan bibit pada lahan yang tanaman sebelumnya gagal tumbuh, pemupukan dengan Urea, pembumbunan, serta pembersihan gulma guna mengoptimalkan penyerapan nutrisi.
Kapolsek Siak Hulu, Kompol Deni Afrial, mengungkapkan bahwa pertumbuhan jagung saat ini terpantau belum sepenuhnya merata. Hal ini disebabkan oleh proses penyisipan yang dilakukan pascatanam, sehingga diperkirakan masa panen akan berlangsung secara bertahap. Selain itu, ia juga menyoroti adanya sejumlah tanaman yang mengalami pertumbuhan kerdil akibat minimnya curah hujan pada awal masa tanam.
“Meskipun ada beberapa kendala teknis di lapangan, kami melihat semangat petani yang sangat gigih dalam melakukan perawatan. Kami optimistis, dengan perawatan yang berkelanjutan, pertumbuhan tanaman jagung ini dapat berjalan optimal,” ujar Kompol Deni di sela-sela kegiatan.
Di kesempatan yang sama, Kapolsek juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat. Ia mengajak seluruh elemen warga untuk terus mempererat sinergi dengan Polri serta aktif mendukung program Asta Cita Pemerintah, khususnya di bidang ketahanan pangan.
“Dengan pendampingan dan monitoring secara berkala, kami berharap hasil panen jagung KOPPSA-M nantinya dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan produksi pangan daerah serta kesejahteraan para petani di Kabupaten Kampar,” pungkasnya.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan. (MS/int)
Penulis : MS
Editor : Redaksi






