Spanduk Dicabut, Gerbang Ditendang – Kericuhan KSO vs Masyarakat di Kampar.

Kamis, 3 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Aksi penolakan warga Desa Kotagaro terhadap pihak KSO di Tapung Hilir, Kampar. (dok.ist)

Keterangan Foto: Aksi penolakan warga Desa Kotagaro terhadap pihak KSO di Tapung Hilir, Kampar. (dok.ist)

Kampar, Tapung Hilir. NagaNews.co — Konflik antara pihak KSO (Kontrak Saling Oper) dan masyarakat meletus di lokasi yang menjadi titik perselisihan. Tim media yang berada langsung di lokasi memantau jalannya peristiwa serta upaya aparat kepolisian dalam mengendalikan situasi.

Berdasarkan pantauan di lapangan dan keterangan yang dihimpun, kericuhan bermula ketika pihak KSO mencabut spanduk penolakan yang dipasang oleh warga. Tak berselang lama, seorang pria kemudian menendang gerbang lokasi, yang semakin memicu ketegangan.

Melihat situasi mulai memanas, aparat kepolisian yang berada di lokasi segera mengimbau kedua belah pihak untuk menahan diri. Imbauan itu sempat diindahkan, dan situasi untuk sementara kembali kondusif.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, beberapa jam kemudian, ketegangan kembali meningkat. Pihak KSO terlihat memaksa masuk dengan membawa pekerja panen dan sejumlah mobil truk. Buah sawit yang telah dimuat ke dalam truk hendak dibawa keluar, tetapi dihadang warga. Bahkan, seorang perempuan sempat naik ke atas bak truk sebagai bentuk perlawanan.

Konflik kembali pecah setelah kunci mobil truk disebut diambil secara paksa oleh salah seorang warga. Pria tersebut kemudian dikerumuni oleh pihak KSO. Secara spontan, warga lain turut merapat ke lokasi kerumunan, dan situasi yang awalnya berupaya dilerai berubah menjadi aksi saling pukul.

Dalam insiden tersebut, seorang ninik mamak Melayu bernama Nurman dilaporkan mengalami luka sobek di bagian kening.

Melihat hal itu, aparat kepolisian dan TNI segera bergerak menuju kerumunan. Seorang anggota polisi tiba lebih dahulu, disusul personel TNI dan anggota lainnya di belakang.

Di tengah situasi yang masih tegang, polisi berupaya mengamankan seorang warga yang berada di tengah kerumunan. Pria tersebut diduga merupakan sosok yang sebelumnya terlibat dalam aksi menendang gerbang dan mencabut spanduk. Langkah ini diambil karena kondisi dinilai berpotensi kembali memicu bentrokan.

Saat proses pengamanan berlangsung, terjadi aksi saling dorong dan pukulan. Namun, aparat berhasil membawa pria tersebut menjauh dari kerumunan guna mencegah situasi semakin tidak terkendali.

Polisi Jaga Harkamtibmas

Sepanjang kejadian, kehadiran aparat kepolisian bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), mencegah bentrokan lebih luas, serta memastikan tidak ada korban jiwa dari kedua belah pihak.

Dari pantauan media di lokasi, aparat terus berupaya mengendalikan massa saat situasi memanas. Tindakan mengamankan seseorang dari tengah kerumunan dilakukan dalam kondisi potensi bentrokan yang masih tinggi.

Hingga situasi dapat diredam, polisi terus mengimbau kedua belah pihak untuk menahan diri dan tidak memicu kericuhan kembali. Kepolisian juga mengingatkan agar seluruh pihak mengedepankan komunikasi dan penyelesaian secara damai demi menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah.(N.01/Int)

Penulis : N. 01

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Ribuan Pomparan Toga Sinaga Hadiri Pelantikan PPTSB Samosir, Pemkab Siap Perkuat Sinergi
Pangdam XIX/TT: Donor Darah dan Pengobatan Gratis Wujud Pengabdian TNI kepada Rakyat
Kemendagri Dorong Pemda di NTB Perkuat KPDBU untuk Percepatan Pembangunan Infrastruktur
Kapolres Pimpin Sertijab Kasat Binmas dan 6 Kapolsek Jajaran Polres Kampar
Pusat Studi Kepolisian Bidang Lingkungan UNRI Resmi Diresmikan, Perkuat Kolaborasi Hadapi Kejahatan Lingkungan
1.115 Warga Beutong Ateuh Banggalang Dukung Investasi, Aspirasi Disampaikan ke Komisi III DPR RI
Penempatan Siti Zuriah Sebagai Kepala BKPSDM Langsa Perlu Ditinjau Ulang, Ini Alasannya
Ketua Harian Dekranas Tekankan Pentingnya Sinergi Lintas Lembaga untuk Perkuat Daya Saing Global Perajin Nusantara
Berita ini 7 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 23:21 WIB

Ribuan Pomparan Toga Sinaga Hadiri Pelantikan PPTSB Samosir, Pemkab Siap Perkuat Sinergi

Minggu, 20 September 2026 - 10:58 WIB

Pangdam XIX/TT: Donor Darah dan Pengobatan Gratis Wujud Pengabdian TNI kepada Rakyat

Minggu, 20 September 2026 - 10:30 WIB

Kemendagri Dorong Pemda di NTB Perkuat KPDBU untuk Percepatan Pembangunan Infrastruktur

Sabtu, 19 September 2026 - 15:33 WIB

Kapolres Pimpin Sertijab Kasat Binmas dan 6 Kapolsek Jajaran Polres Kampar

Sabtu, 19 September 2026 - 15:07 WIB

Pusat Studi Kepolisian Bidang Lingkungan UNRI Resmi Diresmikan, Perkuat Kolaborasi Hadapi Kejahatan Lingkungan

Berita Terbaru